8

Teknologi dalam Pendidikan: Sebuah Tantangan dan Jawaban (+6)

Oma irama, S.Pd May 31, 2017

images (4)
Menafsirkan Ulang Arti Pendidikan

Pendidikan sejatinya mampu di maknai sebagai sebuah proses sosial yang terus bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman
Menghadapi perubahan di luar dunia pendidikan  yang begitu cepat membutuhkan sinergi dari semua pihak yang terkait (Stakeholders) guna menemukan cara atau metode-metode pendekatan yang lebih efektif dan efisien dalam menjawab semua tantangan perubahan tersebut.
Aplikasi dan adaptasi teknologi dalam ruang-ruang akademik menjadi sebuah keharusan dalam menghadapi perubahan di era globalisasi, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran.

Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut

Guru dan Tantangan Teknologi
Guru sebagai ujung tombak dalam penerimaan Unsur-unsur baru dalam institusi pendidikan ( Proses Belajar Mengajar) memiliki tanggung jawab besar untuk mampu lebih meningkatkan kompetensinya dalam pemanfaatan teknologi .
Setidaknya ada beberapa faktor yang paling urgen mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi yaitu:

(1)Infrastruktur (2)Sumber Daya Manusia (3)Kebijakan (4)Finansial, dan (5)Konten dan Aplikasi (Soekartawi,2003)

Penerapan teknologi dalam pembelajaran memposisikan Guru pada posisi paling vital dalam PBM (Sebagai Sumber Belajar) . Sebagai indikator penting dalam proses belajar mengajar seorang Guru bermuara pada tuntutan untuk selalu meng-up grade kompetensi yang dimilikinya.
Pemerintah sebagai pemegang otoritas regulasi (kebijakan) pendidikan telah melakukan langkah-langkah nyata dalam bentuk program peningkatan kompetensi guru sebagai implementasi kebijakan seperti yang tertuang dalam Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar dirancang berdasarkan Standar Kompetensi Guru (SKG) yang mengacu pada Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
Peningkatan kemampuan tersebut mencakup kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk perbaikan dan pertumbuhan kemampuan (abilities), sikap (attitude), dan keterampilan (skill).
Dari kegiatan ini diharapkan akan menghasilkan suatu perubahan perilaku guru yang secara nyata perubahan perilaku tersebut berdampak pada peningkatan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di kelas.
Minimnya infrastuktur masih menjadi kendala utama dalam setiap implementasi program berbasis teknologi namun terlepas dari semuanya indikator Sumber Daya Manusia dalam hal ini  Guru adalah aktor yang berada pada bagian hulu permasalahan kependidikan bangsa.
Realitas bahwa telah terjadi kesenjangan yang jauh antara kompetensi dan komputerisasi menjadikan penerimaan terhadap teknologi bukan hal yang mudah.

Menjadi Guru Kreatif adalah Solusi
Dengan segala keterbatasan yang ada, kreatifitas menjadi solusi menjawab tantangan yang hadir dalam proses belajar mengajar (Guru dan Siswa) dalam ruang kelas.Pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai dalam setiap materi pembelajaran menjadi hal penting dalam pencapaian tujuan pembelajaran
Setidaknya ada  (3) hal yang sifatnya wajib dimiliki guru dalam memulai proses pembelajaran  moderen di era digital:
1. Laptop
2. Proyektor/LCD
3. Ketersediaan akses jaringan internet
Melihat realitas dilapangan, point (3) masih menjadi masalah yang belum tersedia secara merata ditiap satuan pendidikan terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil atau pedalaman

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

1,624 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (8)

  1. dengan pernyataan ini

    Realitas bahwa telah terjadi kesenjangan yang jauh antara kompetensi dan komputerisasi menjadikan penerimaan terhadap teknologi bukan hal yang mudah

    solusinya pakai smart phone, gmn mas?

    salam kenal ya

    artikelnya sudah sy VOTE UP dan like facebook
    semoga sukses
    bisa lihat juga inovasi pembelajaran berikut ini
    http://guraru.org/guru-berbagi/peningkatan-motivasi-belajar-siswa-saat-liburan-dengan-game-bom-whatsapp/?replytocom=43267#respond

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar