Artikel Pilihan

Tampilan Baru untuk Website Guraru

Guraru, tak terasa website Guru Era Baru (Guraru) hampir menginjak…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Cara Mudah Membuat Aplikasi Android Sendiri

Menjadi tiga besar artikel pilihan di bulan Juni 2014 memotivasi…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Pengumuman Pemenang Artikel Pilihan 3 Besar di Bulan Juni 2014

Assalamualikum Wr. Wb. Selamat siang guraruers, semoga sehat selalu dan…

Selengkapnya

Aktivitas
Home > Aktivitas […] Belajar-mengajarIlmu Pengetahuan SosialLain-lainLainnyaMatematikaMengajar kreatifTeknologiTeknologi Informasi KomputerTips dan rekomendasi > Suka Duka Mengikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013

Suka Duka Mengikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 (+3)

Suka Duka Mengikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 di Grand Hotel Lembang Bandung

foto bersama usai pelatihan

Foto bersama usai pelatihan

Alhamdulillah senang sekali hari ini. Sabtu, 13 Juli 2013 acara kegiatan pelatihan implementasi kurikulum 2013 bagi guru SMP Mata Pelajaran PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, PJOK, Seni budaya, dan prakarya provinsi DKI Jakarta ditutup secara resmi oleh Ibu Teriska R Setiawan, Kepala PPPPTK Bahasa.

Inilah acara yang paling ditunggu-tunggu para peserta. Khususnya ibu-ibu  yang belum sempat menyiapkan putra-putrinya di tahun ajaran baru. Saya sendiri merasakan, betapa tidak enaknya harus jauh dari buah hati di saat mereka membutuhkannya. Biasanya, sebelum masuk sekolah saya menemani mereka untuk membeli peralatan sekolah dan kelengkapan lainnya.

Rasanya, kegiatan pelatihan implementasi kurikulum 2013 tidak berada pada timing yang tepat. Guru-guru yang biasanya sudah berada di sekolah untuk menyambut siswa baru terpaksa berhalangan. Apalagi, kebanyakan guru yang diutus adalah para guru kelas 7 SMP yang akan menerapkan kurikulum baru. Setelah 5 hari mengikuti pelatihan (9-13 Juli 2013), kami sudah harus menerapkannya di  tahun ajaran baru yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2013. Praktis, tinggal kelelahan yang kini tersisa. Namun, demi kemajuan pendidikan di Indonesia, kami siap mengemban tugas Negara.

Guru tak boleh mengeluh. Guru harus mampu memotivasi dirinya sendiri, sebelum memotivasi peserta didiknya. Guru harus mampu menjadi guru tangguh berhati cahaya dalam keadaan apapun. Seperti tanaman yang bisa tumbuh di lahan tandus sekalipun atau seperti mata air yang tak pernah habis diambil airnya. Guru harus menjadi pelita bagi peserta didiknya.

Selama mengikuti pelatihan implementasi kurikulum 2013, tentu ada suka dan dukanya. Ibu Shelma dari SMP Labschool Kebayoran mengatakan, “Demi Negara kami siap meninggalkan keluarga tercinta”. Itulah kesan dan pesan yang disampaikan oleh ibu Shelma dengan wajah gembira mewakili para peserta.

Kurikulum 2013 memang menantang guru untuk lebih kreatif dalam pembelajarannya. Kurikulum ini membuka seluas-luasnya bagi guru untuk melakukan kreativitas dan melakukan penilaian autentik. Tentu saja tak ada kurikulum yang sempurna. Demikian juga kurikulum 2013.

Ibu Teriska dalam sambutannya berharap, terjadi pergantian kurikulum dalam kurun waktu 5 tahun. Beliau juga memberikan informasi bahwa KTSP tidak sempat disosialisasi seperti Kurikulum 2013. KTSP juga tidak melibatkan banyak guru dalam proses pembuatannya. Beda sekali dengan kurikulum 2013, dimana pemerintah mengajak guru yang kompeten di bidangnya untuk mampu menjadi master teacher dan guru inti dalam kurikulum 2013. Demikian beberapa info yang saya catat dari sambutan ketua PPPPTK Bahasa yang lokasinya ada di Srengseng sawah, Jagakarsa Jaksel ini.

Beliau juga menyoroti tentang kurikulum bahasa Indonesia dan kurangnya guru bahasa Indonesia yang mampu menguasai bahasa asing. Padahal banyak sekali negara asing yang membutuhkan guru bahasa Indonesia. Orang dari luar negeri ingin sekali belajar bahasa Indonesia, tapi minim pemandu.

Selain mendengarkan sambutan di acara penutupan, sebelumnya Ketua panitia pelatihan juga meminta maaf kepada para peserta bila selama kegiatan pelatihan berlangsung ditemukan hal-hal yang kurang berkenan. Kamipun memaafkannya, karena tak ada gading yang tak retak. Tak ada manusia yang sempurna. Namun demikian, ada beberapa catatan penting yang sudah saya buat dan publikasikan di blog dan facebook. Anda bisa membacanya di bawah ini:

  1. http://edukasi.kompasiana.com/2013/07/09/hari-pertama-mengikuti-implementasi-kurikulum-2013-575510.html
  2. http://edukasi.kompasiana.com/2013/07/10/catatan-hari-kedua-pelatihan-implementasi-kurikulum-2013-575790.html
  3. http://edukasi.kompasiana.com/2013/07/11/apa-yang-menarik-dari-implementasi-kurikulum-2013-576004.html
  4. http://edukasi.kompasiana.com/2013/07/12/liputan-pelatihan-implementasi-kurikulum-2013-hari-keempat-576171.html
  5. http://edukasi.kompasiana.com/2013/07/13/kelebihan-dan-kekurangan-pelatihan-implementasi-kurikulum-2013-576344.html

Sebagai salah seorang guru yang mengikuti pelatihan itu, tentu saya harus bersyukur kepada Allah dapat mengikuti kegiatan ini. Apalagi setelah tahu harga kamar hotel ukuran standard room per harinya senilai Rp. 658.000 di hari week end. Buat saya, uang sebesar itu amatlah besar.

Selama 5 hari itu kami menikmati akomodasi dan konsumsi yang tersedia. Seperti raja dan ratu yang dilayani setiap harinya. Kami tinggal belajar, lalu makan dan tidur di tempat yang suhu udaranya dingin ini. Tak ada AC dalam ruangan. Allah memberikannya secara gratis kepada kita semua di Lembang Bandung. Alhamdulillah.

Setiap hari, selama mengikuti pelatihan itu, saya berusaha untuk menuliskan informasi yang saya dapatkan dalam pelatihan. Saya berharap dapat berbagi kepada teman-teman guru di seluruh Indonesia. Walaupun hanya melalui tulisan di blog, saya berupaya untuk berbagi kebahagiaan kepada teman-teman guru di nusantara.

Saya bersyukur ditunjuk dan dituagskan oleh pimpinan sekolah untuk mengikuti pelatihan kurikulum 2013 ini meskipun pemberitahuannya sangat mendadak dan hanya melalui sms saja. Sebagai prajurit, saya siap berangkat menjalankan tugas Negara. (bersambung)

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 

424 total views, 1 views today



Harap login untuk Vote UP postingan ini.


  1. Avatar of Botaksakti

    sepakat soal timing itu. Lagi-lagi, ini juga penyakit lama Dikbud. Terkesan asal-asalan menentukan timing padahal bisa sangat berpengaruh pada pencapaian sebuah pelatihan. Salam!

    Botaksakti Komentar pada July 14, 2013 8:32 am

  2. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Timing yang kurang tepat karena memang waktunya yang sudah mepet untuk pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan kurikulum 2013.

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada July 14, 2013 10:53 am

You must be logged in to post a comment.

Panduan

Mari bergabung dengan Guru Era Baru! Baca panduan disini.

Panduan Bergabung

Klik Disini
Dr. Acer

Punya pertanyaan seputar komputer dan produk Acer lainnya?

Tanya Dr. Acer

Submit