23

SEMUA ORANG TAKUT NAMANYA DITULIS DI SINI (+5)

mokhamad subakri May 17, 2015

orang takut namanya ditulis di sini

Liburan tidak harus selalu jalan-jalankan? Bisa juga kita gunakan untuk bersih-bersih rumah, merapikan buku-buku, santai bersama keluarga atau kerja bakti dengan tetangga (rt), atau bisa juga kita gunakan untuk instropeksi diri. Gimana caranya gurarues? Berikut ini tips sederhana dan matab agar kita selalu lebih baik dan berhati-hati. Semoga Menginspirasi. Simak yuuuuuk …..

Dengan nama semua hal bisa berarti. Sebuah nama juga menunjukkan gambaran dari suatu benda. Nama juga memudahkan bagi kita untuk mengidentifikasi sesuatu. Apa lagi nama itu adalah nama manusia, sesuatu yang berharga bagi kita.

Nama yang diberikan orang tua sejak kita baru lahir merupakan pilihan terbaik dari mereka. Ada nama yang diambil dari inisial orang tua, ada yang diambil dari nama tokoh, nama yang bernuansa agama, kata-kata baik, dan ada pula nama yang sederhana. Tapi yang jelas nama yang diberikan oleh mereka nama yang syarat dengan makna tertentu.

Namun, Terkadang ada beberapa orang yang agak tidak suka dengan nama pemberian orang tuannya. Ada yang karena alasan terlalu pendek, arti kurang pas, dan nama tokoh yang tidak dia suka. Namun semua nama itu sudah tercatat di Akte Kelahiran yang membuat kita mengikutinya seumur hidup.

Ada pula yang memiliki nama lebih dari satu karena mengikuti Ras, suku, atau agama. Semisal orang Islam yang memiliki dua, sama juga dengan orang cina.

Sejak kecil nama kita sudah banyak tertulis diberbagai tempat. Misalkan Surat Akte Kelahiran, Raport, Absen, KTP, SIM, ASKES, ATM, dan masih banyak yang lain. Pastinya nama yang paling Anda suka adalah saat nama Anda tertulis di undangan pernihakan Anda, betul bukan?

Tetapi ada satu tempat yang paling kita takut nama kita ditulis di sana? Taukah Anda? Pernahkan terfikirkan di mana tempat itu?

Kalau ingin tahu tempatnya klik di sini dan di sini

 


TERIMA KASIH atas KEBAIKAN ANDA

MAJUTERUS PENDIDIKAN INDOESIA

 

finalis 15 besar guraru

15 finalis guraru 2013

********************************************

guraru

********************************************

ANIMASI AYO MENDIDIK DINAS TERKAIT

β€œArtikel ini tidak diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10”

guraru

2,070 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (23)

  1. Nisan. ya, meski banyak pula yang kini sudah memesan kuburan, membelinya dengan harga mahal, lengkap dengan batu nisan tertulis namanya.
    lalu, tentang pemberian nama orang tua. hehe.. saya juga lagi nyari nama untuk calon anak saya yang kedua. Beberapa orang menganggap tidak perlu, bahkan melarangnya. sebab takutnya jabang bayi tidak suka dengan nama yang kita siapkan. Wah, itu mitos sih. Tapi sepertinya banyak orangtua yang tidak menyiapkan nama buat anak mereka. Nama itu terlahir begitu saja, sesaat sesaat setelah anaknya lahir. Dan apakah kita harus suka dengan pemberian nama dari orang tua? iya, itu adalah bukti hormat kita kepada keduanya. bagaiamana kalau saya memiliki nama pena? tentu saja tidak apa-apa. toh nama saya tetap tidak berubah.
    salam ibu Siti Mugi Rahayu

  2. Nasehat yang baik, bagaimanapun dulu kita 9 bulan di perut ibu kita, lalu lahir diberi nama, jadi bocah bernama, remaja bernama, dewasa bernama, meninggal-pun dengan nama yang sama, di dalam kubur-pun akan dipanggil oleh munkar dan nakir dengan nama kita, bahkan sampai di tempat zikir ta,ziah-pun nama kita tetap disebut dengan sebutan yang sama. Terima kasih Pak Subakri. Untuk mmenambah kengerian/ketakutan kita bisa lihat http://rw03bedahan.wordpress.com/2012/01/22/ibu-hasanah-binti-senan-wafat/#jp-carousel-133

  3. Wah gurunya guru, subhan itu kata ibu saya subuh gak ketahan alasannya ibu saya lagi sholat subuh rakaat kedua… eh lahir saya. he he he jadi malu tapi nyata. subhan bin h.abdulrahman, Pak RW-nya minta dibikinkan pak meskipun dia gak ngerti, kan anak-anak di RW kita harus ngerti, yang penting katanya:” pokoknya apa aja dah yang baik-baik kita bilangin ke umum lewat internet” he he he. Tapi benar pak… gara-gara RW 03 bikin… eh dilirik oleh Pemda kota depok (diskominfo) bahwa semua kelurahan di depok wajib punya blog dengan kontributor 2 orang. http://www.depok.go.id/13/12/2013/01-berita-depok/diskominfo-selenggarakan-workshop-pengembangan-blog-kelurahan

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar