Artikel Pilihan

Pengumuman Pemenang Artikel Pilihan 3 Besar di Bulan Juni 2014

Assalamualikum Wr. Wb. Selamat siang guraruers, semoga sehat selalu dan…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Pengumuman tema tulisan bulan Juli 2014 di guraru.org

Selamat pagi guraruers, Semoga kebahagian dan keberkahan selalu tercurahkan kepada…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Membuat Quiz Matematika Online Alternatif Dengan That Quiz

Semakin berkembangnya dunia IT merambah juga pada dunia pendidikan. Sekarang…

Selengkapnya

Lain-lain
Home > Lain-lain […] Teknologi > Semakin Fasih Mengaji Al-Qur’an Berkat Alat Peraga Pembelajaran Berbantu Komputer

Semakin Fasih Mengaji Al-Qur’an Berkat Alat Peraga Pembelajaran Berbantu Komputer (+1)

Penulis: HANAFI SBY
Kategori: Lain-lain […] Teknologi

Al-Qur’an kitab suci umat muslim, TPQ, majlis ta’lim, masjid dan lembaga pendidikan Islam menyebar di seluruh kota Surabaya. Untuk itulah SMA Khadijah memandang pelajaran muatan lokal Tartil Al-Qur’an merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas, karakteristik dan potensi serta keunggulan kota Surabaya khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Dengan pelajaran muatan lokal Tartil Al-Qur’an bersertifikat diharapkan dapat membekali anak didik suatu kecakapan ketrampilan untuk hidup mandiri (life skill) dan sosial kemasyarakatan. Artinya mereka dapat mengajarkan kemahiran membaca Al-Qur'an di lingkungan masyarakatnya masing-masing dan menjadi generasi berkarakter akhlaq qurani.

Disamping itu adalah karena Al-Qur’an kitab suci. Membaca bertajwid merupakan kewajiban dan menjaga kesuciannya. Apabila salah dalam mengucapkan huruf, maka bacaannya tidak dinilai ibadah bahkan berdosa. Karena tiap huruf Al-Qur’an peka terhadap arti.

Dengan demikian SMA Khadijah memiliki beban ganda atas target kompetensi lulusan anak didik yang dikeluarkan kelak selepas dari sekolah ini, yakni lulusan yang mempunyai kompetensi pengetahuan umum sekaligus lulusan yang mengusai kompetensi bidang agama khususnya kemahiran membaca Al-Qur’an dengan fasih yang selama ini menjadi tolak ukur orang tua siswa. Sebab orang tua siswa menitipkan anaknya ke SMA Khadijah agar memperoleh pengetahuan ilmu umum plus pendidikan agama.

Luar biasa memang tanggungjawab yang diemban SMA Khadijah sebagai lembaga pendidikan bernuansa Islami, sebuah sekolah dimana penulis ikut berpartisipasi dalam pembinaan Al-Qur’an sejak tahun 1999. Artinya sudah 13 tahun penulis juga turut bertanggungjawab dan mendedikasikan diri didunia pendidikan, dunia pendidikan yang selalu mengalami perubahan seiring kemajuan zaman, mulai dari perubahan kurikulum hingga alat/media pembelajaran.

Sehingga menjadi seorang guru dituntut untuk kreatif dalam melakukan berbagai inovasi pembelajaran, salah satunya inovasi terhadap alat peraga pembelajaran berbantu komputer atau pembelajaran berbasis ICT. Dan karena saat ini, tidak ada beda antara guru dan CD multimedia pembelajaran. Bahkan kadang lebih manjur dan mengasyikkan CD pembelajaran dalam menyampaikan pelajaran dibandingkan dengan seorang guru. Dan terkadang pula dalam mengoperasikan ICT murid lebih handal ketimbang gurunya.

Tuntutan adanya inovasi pendidikan ini telah diisyaratkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 bahwa agar setiap satuan pendidikan jalur sekolah menyediakan sarana dan prasarana belajar yang memadai sebagai pendukung pelaksanaan pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala seiring perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan.

Pada setiap tahun, kegiatan pelajaran mulok Tartil Al-Qur’an diawali dengan placement test lisan membaca Al-Qur’an ketika penerimaan siswa baru (PSB). Hal ini dilakukan karena adanya perbedaan latar belakang dan kemampuan siswa dalam penguasaan membaca Al-Qur’an, serta untuk mengklasifikasi kelompok siswa berdasar kemampuan kefasihan membaca Al-Qur’an yang nantinya dikelolah dalam kelas PBM.

Proses belajar mengajar (PBM) pelajaran mulok Tartil Al-Qur’an yang sudah diklasifikasi menurut kemampuan membaca Al-Qur’an tersebut, hanyalah pembelajaran memperbaiki (tahsin) yang dinilai belum sesuai standart tajwid. Karena pada umumnya peserta didik atau siswa sudah mengenal huruf-huruf hijaiyah dan dapat membaca Al-Qur’an tapi belum fasih dan masih perlu perbaikan.

Dalam usaha memperbaiki membaca bertajwid itulah dibutuhkan sebuah alat peraga atau media yang berfungsi mampu menjelaskan konsep teori-teori tajwid khususnya tentang makhraj (tempat pengucapan) huruf hijaiyah. Maka dipakailah media Bina Ucap Al-Qur’an Digital (BUQ Digital) sebagai media penunjang untuk memperjelas materi pelajaran yang terdapat didalam buku. Sebab buku tersebut tidak mampu memvisualisasikan materi yang abstrak. Seperti pengucapan huruf SIN ( س ), SYIN ( ش ), SHOD ( ص ) dan lain-lain, dimana pengucapannya memiliki perbedaan tempat pengucapan dan sifat dari huruf-huruf tersebut.

“BUQ Digital” kalau boleh disebut adalah media presentasi PowerPoint yang sederhana, murah dan mudah dibuat serta digunakan oleh siapapun. Media pembelajaran berbasis ICT yang dapat memperjelas konsep makharijul huruf dan sifatul huruf pada materi tajwid. Sebagai alat bantu guru dalam menunjang proses pembelajaran di kelas dan dapat pula sebagai bahan belajar yang dimanfaatkan oleh siswa dalam proses pembelajaran secara mandiri.

Dengan begitu peran guru tidak dominan dan tidak perlu menggambar mulut tempat pengucapan huruf hijaiyah di papan tulis, waktupun bisa dimanfaatkan dengan efektif dan efisien (seminggu 1 kali pertemuan), sehingga kedalaman materi dan interaksi media bisa memunculkan stimulus dan respon siswa.

Bagi siswa media pembelajaran ini dapat memperjelas dan mengetahui perbedaan tempat pengucapan dan sifat huruf-huruf hijaiyah, serta bergairah belajar lagi huruf hijaiyah meskipun dulu pernah dipelajari waktu kecil. Praktis lagi gratis bisa digunakan siswa sebagai media pembelajaran mandiri di komputer atau laptop mereka.

Hal ini dikarenakan BUQ Digital sebagai media pembelajaran berbasis ICT yang setidaknya memiliki keunggulan :

  • Sistem pembelajaran lebih inovatif dan interaktif;
  • Mampu menimbulkan rasa senang selama pembelajaran berlangsung, sehingga akan menambah motivasi belajar siswa;
  • Mampu menggabungkan antara teks, gambar, audio, musik, animasi gambar atau video dalam satu kesatuan yang saling mendukung;
  • Mampu memvisualisasikan materi yang abstrak, tampilan gambar animatif dinamis, memperjelas materi ajar yang bersifat abstrak.
  • Media penyimpanan yang relatif gampang dan fleksibel;
  • Membawa obyek yang sukar didapat atau berbahaya ke dalam lingkungan belajar;
  • dan Menampilkan objek yang tidak dapat dilihat secara langsung.

Adapun implementasi dari kebermanfaatan BUQ Digital adalah melalui analisis rekapitulasi hasil belajar siswa semester ganjil tahun pelajaran 2011 – 2012 kelas X-A3. Hasil dari rekapitulasi ini ternyata membuktikan dapat meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an. Ketercapaian standar ketuntasan belajar mencapai 100 % dan adanya minat yang tinggi dari siswa dalam proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata dari 87,6 pada pentashihan pertama (sebelum menggunakan BUQ Digital) menjadi 94,3 pada pentashihan berikutnya setelah BUQ Digital digunakan. Jadi mengalami kenaikan sebesar 6,7 atau 7,6 %.

BUQ Digital dirancang dan dikembangkan dengan software utama MS Office PowerPoint, software ini sangat mudah, terjangkau dalam pembiayaan, ketersediaan dipasaran, ketersediaan perangkat, serta kemudahan memanfaatkan media/bahan pendukung. Untuk itu, karena begitu bermanfaatnya media pembelajaran berbantu komputer dalam PBM, maka bagi para guru pasti bisa untuk membuat media serupa dan tidak perlu memiliki kemampuan khusus (menjadi seorang programmer). Hanya memerlukan kemauan keras atau bondo nekat (bonek) dan kreativitas.

Zaman sekarang, penggunaan ICT memang bermanfaat dalam pendidikan. Dengan penggunaan ICT ini diharapkan peserta didik dapat dengan mudah memahami konsep dalam pembelajaran yang bersifat abstrak. Tapi perlu di ingat bahwa ICT merupakan salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran di mana peran guru tidak bisa di gantikan oleh ICT. Peran guru tetap dibutuhkan, namun fungsinya sebagai fasilitator dan motivator untuk siswa.

Akhirnya penulis selaku guru Pendidikan Agama Islam berharap semoga para guru PAI dapat menteknologikan pendidikan agama dan mendidik agamakan teknologi. GURU GAPTEK, NO WAY !
 

Penggunaan Buku dan BUQ Digital dalam PBM (video dibawah ini hasil olah PowerPoint 2010)

  ” />

http://www.youtube.com/watch?v=AGcvpZHXmPo

484 total views, 4 views today



Harap login untuk Vote UP postingan ini.


  1. Avatar of Pengelola Guraru

    Ini sangat menarik pak @hanafisby.. Pasti menyenangkan belajar Quran dengan memanfaatkan teknologi… :)

    Pengelola Guraru Komentar pada June 7, 2012 9:18 am

  2. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Artikel menarik pak..!! Semakin Fasih Mengaji Al-Qur’an Berkat Alat Peraga Pembelajaran Berbantu Komputer. Memanfaatkan komputer dengan bantuan software atau Flash untuk belajar mengaji. Teknologi memang memudahkan kita.

    Silahkan kritik dan komentar juga di artikel saya :

    1. Pembelajaran berbasis E-learning di
    http://www.guraru.org/news/2012/05/20/536/klinik_matematika_online.html

    2. Cara praktis memasukkan video pembelajaran dari youtube ke powerpoint di
    http://www.guraru.org/news/2012/06/03/720/bagaimana_cara_memasukkan_video_pembelajaran_dari_youtube_ke_powerpoint_untuk_presentasi.html

    3. Cara praktis mendownload video pembelajaran di Youtube dengan Video Download Helper di
    http://guraru.org/news/2012/06/03/716/bagaimana_cara_mendownload_video_pembelajaran_di_youtube_dengan_menggunakan_video_downloadhelper

    4. Memanfaatkan Youtube sebagai media pembelajaran di
    http://www.guraru.org/news/2012/05/31/639/memanfaatkan_youtube_sebagai_media_pembelajaran_yang_interaktif_menarik_dan_menyenangkan.html

    Maturnuwun…!!!

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada June 9, 2012 6:36 am

You must be logged in to post a comment.

Panduan

Mari bergabung dengan Guru Era Baru! Baca panduan disini.

Panduan Bergabung

Klik Disini
Dr. Acer

Punya pertanyaan seputar komputer dan produk Acer lainnya?

Tanya Dr. Acer

Submit