5

Sekolahku Anti Korupsi (Survey ku) (+2)

Hendra Gunawan December 13, 2013

 

Tulisan kali ini berawal ketika kemarin di waktu istirahat sekolah saya mengbrol panjang dengan beberapa rekan guru. Obrolan menjadi semakin hot ketika membahas tentang pembiayaan pendidikan khususnya di sekolah yang sebagaimana kita ketahui sebenarnya sangat melimpah, untuk tahun 2014 saja pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar 371,2 triliun untuk pendidikan (sumber : http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/1631), itu belum ditambah dana dari pemerintah propinsi dan kabupaten.

Mungkin tidak perlu lebih jauh saya ceritakan tentang isi obrolan tersebut. Tetapi selesai obrolan tersebut saya “tergelitik” untuk mengetahui seberapa banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang anti korupsi atau bersih dari korupsi anggaran sekolah. Untuk itu saya mencoba membuat sebuah survey sederhana untuk mengetahui hal tersebut. Perlu saya tekankan sebelumnya, survey ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak tertentu, tetapi semata-mata hanya untuk memberi gambaran seberapa banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang anti korupsi.

Sebelum mengikuti survey ini, kiranya perlu kita ketahui pengertian dari korupsi itu sendiri. Korupsi atau rasuah atau yang dalam bahasa latin disebut corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi). Melalui survey ini saya tantang bapak & ibu guru untuk berani menyatakan bahwa sekolahnya bersih dari korupsi anggaran pendidikan.

Untuk mengikuti survey, bapak & ibu guru cukup menuliskan kalimat berikut pada kolom komentar.

“Demi Allah*), saya tidak pernah melihat dan mendengar secara langsung kegiatan korupsi anggaran pendidikan di SMA 1 Budi Luhur*)

*) silahkan disesuaikan dengan agama & nama sekolah masing-masing.

Survey ini bukan keharusan dan paksaan bagi bapak & ibu guru yang berkeberatan berpartisipasi. Karena sekali lagi survey ini ditujukan untuk memberi gambaran seberapa banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang anti korupsi.

Untuk mempermudah dalam perhitungan dan analisis hasil survey, saya akan delete komentar lain selain kalimat di atas. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya dan saya acungkan dua jempol saya untuk bapak & ibu guru serta sekolahnya yang berani menyatakan diri bersih dari korupsi anggaran sekolah. Semoga bapak & ibu guru serta sekolahnya selalu dilimpahi rahmat oleh Allah SWT.

Sekian.
Maju terus pendidikan Indonesia

 

Survey juga bisa anda ikuti di

http://iyaifiles.blogspot.com/2013/12/sekolahku-anti-korupsi-survey-ku.html

1,746 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (5)

  1. “saya akan delete komentar lain selain kalimat di atas” kejam sekali survey ini, padahal orang yang korupsi itu gak merasa bahwa dirinya korupsi itu kata hati sebelah kiri (nasud) sedangkan hati kanannya (lahud) berkata “ya kamu korupsi” nah kami para guru gak tahu.

  2. Terimakasih pak Hendra Gunawan gunawan atas sharingnya. Pada dasarnya kurupsi itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak secara terang-terangan maka sulit untuk mendapatkan sebuah pengakuan bahwa mereka tidak melihat dan mendengar adanya praktek korupsi. Lihat rekam jejak mereka dan khususnya SPJ dalam setiap kegiatan.

    Saya sepakat dengan pak Subhan.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar