15

Sejauh manakah pengertian Go Green? (+5)

Bu Etna @gurutematik January 21, 2014

Selamat Pagi Guraru. Istilah Go Green sudah tak asing lagi. Seluruh masyarakat se dunia dihimbau untuk dapat melaksanakannya. Go Green ditujukan untuk apa? Penghijauan dengan penanaman sejuta pohon atau cara lain untuk mengatasi Global Warming? Ya benar. Lingkungan hidup makin panas sehingga bumipun makin panas pula. Limbah industri, rumah tangga, dll telah merusak bumi dan lingkungan hidup. Polusi udara, air, dan tanah merusak apapun yang terdapat di alam semesta ini. Sejauh manakah pengertian Go Green? Adakah hal lain yang amat penting dan harus dilakukan? Masih ada, salah satunya adalah “Green Chemistry.”

“Green Chemistry” yang diprogramkan untuk industri adalah suatu dorongan agar segera meminimalkan resiko penggunaan bahan-bahan baku serta produk yang dihasilkan. Dengan demikian limbah industri  dapat terbebas dari polutan yang beracun atau polutan yang memberikan dampak negatif  terhadap lingkungan hidup. Hingga saat ini masih banyak produk yang dikonsumsi masyarakat, mengandung resiko bagi kesehatan. Bermacam-macam produk beresiko ini masih ada saja yang beredar di pasaran, terutama  produk makanan yang ditujukan untuk anak kecil. Contoh makanan yang beredar  di pasaran adalah kue kering dalam kemasan plastik. Kue-kue ini mengandung cukup  banyak zat aditif yang tidak diperlukan oleh tubuh, bahkan membuat banyak anak  menderita sakit. Contoh penyakit yang sering di derita anak-anak akibat zat aditif atau bahan sintetis berbahaya adalah batuk, enfluenza, dan sejenisnya.

Green Chemistry mengacu kepada  penggunaan bahan-bahan kimia alami atau bahan kimia sintesis yang ramah  lingkungan. Kedua jenis bahan kimia ini diharapkan dapat dimaksimalkan,  untuk mengatasi keseimbangan kebutuhan bahan sandang, pangan, papan,  karena bahan kimia yang beresiko berangsur-angsur harus diminimalkan  bahkan dihentikan peredarannya. Sangat diharapkan, dalam kurun waktu  yang relatif pendek, bahan makanan siap saji atau cepat saji, dapat  dihindarkan dari resiko zat aditif yang berdampak kurang mendukung  tumbuh kembang anak. Bagaimanapun, walau dianjurkan makanan itu untuk  remaja atau dewasa, namun karena kemasannya menarik bagi anak, masyarakat merasa kesulitan untuk menghindarkan diri dari keinginannya atau  anaknya agar tidak mengkonsumsi makanan tersebut, kecuali makanan itu ditarik dari peredaran.

Uraian di atas yang mengaju pada  anjuran untuk dilaksanakan oleh industri merupakan konsekuensi industri  akan produk dan juga limbah yang terjadi. Itulah resiko yang harus  ditanggung oleh industri yang produk dan limbahnya tidak ramah  lingkungan dan menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan, terutama  kesehatan. Semoga sumbang saran ini dapat bermanfaat bagi pemikiran dan pertimbangan yang perlu dilakukan baik oleh produsen maupun konsumen. Guraru, kita harus selektif terhadap makanan/minuman yang kita beli. So let’s Green Chemistry in our life, especially for our kids. Go Green and Be Green our Food. Insya Allah pembahasan dan himbauan ini bermanfaat bagi kesehatan kita. Be Healthy. Amin.

2,309 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

About Author

Bu Etna @gurutematik

Saya guru kimia di SMAN 16 Surabaya sejak tahun 1973 hingga Desember 2011. Saya sudah purna tugas sebagai PNS, namun Insya Allah saya tetap mengajar untuk melayani bangsa hingga akhir hayat. Pembelajaran yang saya lakukan dapat melalui blog, sms, email, atau yang lain. Saya selalu berupaya untuk mengajar kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sebagian dari pengalaman ini sudah saya tulis di blog saya. Insya Allah saya dapat menulis secara rutin, termasuk permintaan pengguna blog.

View all posts by Bu Etna @gurutematik →

Comments (15)

  1. Guraru, marilah kita berbuat yang terbaik, minimal untuk keluarga dan anak didik. Ajakan hidup sehat amat penting agar pembelajaran dapat lancar dan sukses. Apalagi di era cyber ini. Sarana pendidikan serba internet cukup mahal, namun makin banyak pasien RS yang sakit kurang gizi sebab salah pilih makanan. Salam sehat.

  2. Semestinya makanan tsb dihindari atau jangan terlalu seting. Kalau suatu saat terpaksa mengkonsumsi, hrs didahului dg vit mineral di pagi hari, dan sayur atau buah di saat makan. Paling tidak, hrs minum air minimal setengah gelas, boleh orange jus, tdk boleh teh atau soft drink. Insya Allah bermanfaat. Salam sehat.

  3. Wow seru ni…. “tidak boleh teh” nah setiap hari saya minum teh, belum siap kalau belum minum teh, di sekolah selain ada air putih siap juga disediakan teh, di arisan RT tempat saya tinggal wajib disediakan teh. orang jepang banyak yang minum teh, apa manfaat teh dan apa bahaya teh? he he he mohon penjelasan

  4. @Pak Subhan: Maksudnya jika seseorg sdg mkn makanan yg mengandung bhn aditif, pewarna, pengawet, dll tak baik minum teh atau soft drink. Ketika minum teh, sebaiknya saat break time atau agak jauh dari makanan di atas, minimal 30 menit. Glontor dulu bhn sintetis atau bhn adituf tak bergizi itu dg air, agar tak mengendap di ginjal dll. Ingat pula ketika minum air, hrs duduk, agar smua kotoran dan racun tersaring dan tak mengendap di ginjal atau organ lain. Insya Allah bermanfaat.

  5. @Pak Subhan: Sama-sama pak, ini sudah menjadi tugas saya sebagai guru kimia, Insya Allah peduli terhadap pendidikan kesehatan bangsa selalu kami tanamkan dalam hati, mempelajarinya, menerapkannya, menulisnya paling tidak dlm my special diary, mengembangkannya sebagai ebook, secara bertahap sesuai kepentingan mensosialisasikannya. Insya Allah tepat guna bapak. Gemuk tak masalah pak, asal hdp selalu berpola lahir bathin, Insya Allah hdp terasa bahagia, tak mudah marah dll, tak terpancing atau tergoyahkan oleh apapun yang duniawi. Amin. Salam takzim.

  6. @Bu Desi: Seluruh alam semesta dan seisinya itu kimia ibu. Namun ada alami dan sintetis. Bahan kimia sintetis ada yang aman dan berbahaya. Nah yang berbahaya itulah yg hrs dihindari. Seharusnya produsen itu yg hrs melaksanakan Green Chemistry. Namun kita tak bisa bergantung pd mereka, krn masih maraknya pelanggaran. Di rumah sebaiknyalah bgt bu, masak sendiri, tak perlu MSG dll. Kita gunakan rempah alami, apapun yg alami sdh enak kok bu masakan itu, asal dg enjoy, hehehe. Salam sehat bu.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar