3

Rindu Pada-Mu (+3)

fitria yustiarsih February 10, 2014

Bismillahirahmanirahim

Assalamu alaikum pembaca, semoga hari ini senantiasa sehat dalam rahmat serta kasih sayang-Nya. Ku awali pagi ini dengan syukur tak terhingga atas nikmat-nikmat-Nya. Setelah selesai ku siapkan sarapan untuk suami tercinta, aku pun segera bergegas untuk melanjutkan tugas  mendidik anak bangsa.

Perjalananku pagi ini sungguh luar biasa di mulai dengan melintasi jalanan yang masih tergenang air sisa air hujan yang turun semalam. Hari senin, jalanan agak macet dikarenakan banyak kendaraan yang menggunakan lajur berlawanan arah, sehingga cukup menguji kesabaran bagi pemilik lajur yang semestinya. Sempat melewati gang, ternyata ada hamba Allah yang telah dipanggil oleh-Nya, sehingga motorku harus mencari jalan alternative yang lain. Alhamdulillah semua bisa berlalu.

Sambil berkendara ingatanku melayang pada suatu moment terindah. Tepat 1 tahun lalu, aku, suami dan ayah mertua sudah tiba di Bandara Soekarno Hatta, untuk memenuhi panggilan-Nya. Bersama keluarga tercinta mengantarkan keberangkatan kami. Bahagia, sedih dan sejuta rasa mewarnai saat itu.

Pada masa persiapan menuju Rumah-Nya, banyak ujian yang hadir dalam kehidupan kami. Sampai dengan hari keberangkatanku, aku dibuat sangat takut oleh ketentuan-Nya. Pasalnya, sehari sebelum berangkat tanda-tanda haid tiba-tiba datang. Padahal obat hormonal sudah ku konsumsi dari seminggu sebelumnya. Ya Allah…

Allah memang penuh kejutan. Setelah hampir 12 jam kami terbang bersama Garuda airlines, akhirnya tiba juga di Airport King Abdul Aziz. Setelah melakukan pengecekan ulang di Bandara tersebut, kami diminta menunggu, untuk pemberangkatan ke Madinah dengan menggunakan Bus.

Pada saat pengecekan Travel Bag seluruh jamaah, aku kembali dibuat khawatir oleh-Nya. Pasalnya, travel bag ku sudah ditelusuri beberapa kali, tak jua ketemu. Tubuh yang lelah, membuatku terdiam dalam zikir dan berdoa dalam kepasrahan. Alhamdulillah, setelah ku mengikhlaskan, ada seorang ibu yang memanggilku dan ternyata beliau menemukan travel bag ku. Terima kasih Ya Allah..

Perjalanan ke Madinah dimulai dengan mengendarai Bus. Dalam kegelapan ku lafadzkan zikir Qolbu, memohon segala Rhido dan perkenan-Nya agar aku diizinkan untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan hati dan tubuh yang bersih.

Alhamdulillah, akhirnya perjalanan kami sudah tiba pada tujuan Madinah Al Munawarroh. Mesjid nan Agung dan Indah sekali. Ku panjatkan syukur tak terkira, kami bisa dihadirkan ditempat ini. Allah takdirkan aku mendapat teman-teman yang sangat baik. Terima kasih ya Allah.

Saat itu, seperti aku dituntun oleh-Nya untuk selalu menuliskan apa-apa yang ku alami melalui pena dan buku catatan. Sehingga, tak terasa buku catatanku sudah penuh terisi sampai dengan kepulanganku ke Tanah Air. Mulai dari peristiwa ini, aku membuat blog dan tulisan tentang “Perjalanan Tauhid Menggapai Rhido Illahi”. Tulisan pertama yang tergores indah pada blog pribadiku. Jika, aku merasa kangen dengan masa-masa indah itu, kubuka serta kubaca kembali hal-hal indah yang pernah kulewati bersama-Nya.

Terima Kasih Allah telah hadir dalam jiwaku dan telah Kau hadirkan aku dalam Cinta Indah Kasih-Mu.

Seindah – indahnya pertemuan adalah Pertemuan dengan-Mu

Semoga kami masih Kau berikan kesempatan lagi untuk berkunjung ke Rumah-Mu dengan panggilan Cinta serta kasih sayang-Mu. Aamin.

 

 Wassalam

(jengfidi.blogspot.com) Pukul. 11.30

825 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (3)

  1. Subhanallah. Pengalaman yang luar biasa bu Fitri, syukur alhamdulillah ibu sekeluarga telah mendapat kesempatan pergi ke rumah Nya. Ya ibu, tiada hal yang lebih membahagiakan ketika kita bisa dekat denganNya. Selamat ibu, terima kasih sharingnya. Saya ikut sedikit prihatin, ikut berdoa, kemudian turut bahagia, alhamdulillah. Salam perjuangan.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar