15

‘praktek’ atau ‘praktik’? (+5)

Botaksakti October 13, 2013

Suatu ketika, seorang bertanya,”Pak, yang betul itu ‘praktek’ atau ‘praktik’?”

Pertanyaan itu terlontar manakala anak tersebut saya minta membaca sebuah postingan salah seorang rekan guraruers. Sengaja memang, saya sering menggunakan postingan rekan-rekan untuk beberapa kepentingan, misalnya analisis topik, pesan, penggunaan bahasa(kata/istilah), kohesi dan koherensi, dan sebagainya.

Bukan apa-apa, hal itu saya lakukan semata karena saya ingin menunjukkan bahwa mereka sesungguhnya punya banyak ‘guru’ di luar sana. Saya ingin membuka wawasan mereka agar mereka tidak berhenti belajar hanya dari saya atau guru-gurunya di sekolah.  Banyak guru baik hati yang menularkan ilmunya secara gratis dengan catatan kita mau rendah hati mempelajarinya.

Kembali kepada pertanyaan siswa saya tadi, memang secara maknawi sepertinya kurang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan komunikasi. Hanya saja, bagaimanapun kita perlu untuk terus berusaha berada di jalan yang ‘benar’. Paling tidak ini juga mendidik kita untuk terus belajar mencintai bahasa Indonesia tercinta.

Secara mudah, sebenarnya pertanyaan siswa tadi bisa dijawab dengan meminta mereka mencarinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia yang menjadi pedoman kebakuan. Hanya saja, saya ingin menanamkan pengertian agar siswa-siswa(saya lebih suka menyebut mereka ‘anak-anak’) saya tidak terjebak pada kebiasaan menghafal. Oleh karenanya, saya mencoba mengajak mereka untuk melakukan sedikit analisis sederhana.

“Coba gunakan kata tersebut dalam kalimat!”

“Kami ‘praktek’ Biologi di Laboratorium Biologi”, kata anak itu.

“Nah, coba terapkan untuk menyatakan tentang orang yang berpraktek!”

“Praktekan diharuskan mengumpulkan laporan maksimal satu hari setelah pelaksanaan praktek!”

“Bandingkan dengan bila menggunakan ‘praktik’!

“Praktikan diharuskan mengumpulkan laporan maksimal satu hari setelah pelaksanaan praktik!”

“Nah, enak yang mana kira-kira?”

“Enak yang ‘praktikan’, Pak!”

“Enak bagaimana, sih Pak?”, tukas seorang anak lain sebelum saya sempat menjelaskan lebih lanjut.

“Coba dengan contoh lain, misalnya ‘atlet’ atau ‘atlit’?”

“Kami ikut lomba ‘atletik’!”

“Kami ikut lomba ‘atlitik’!”

Hahahahaha……..anak-anak tertawa.

“Bagaimana?”

“Kalau menggunakan ‘atlit’ jadi lucu, Pak!”

“Nah, begitulah. Jadi bagaimana kesimpulannya?”

“Yang benar ‘praktik’ dan ‘atlet’, Pak!”

“Yakin?”

“Maksudnya, Pak?”

“Coba dicek di KBBI!”

Tak berapa lama, seorang anak yang sudah menginstal KBBI di tabletnya berteriak,”Benar, Pak, yang benar memang ‘praktik’ dan ‘atlet’!”

“Tapi, Pak, kenapa di papan nama para dokter itu masih menggunakan ‘praktek’?”

“Ya, mereka belum pernah membaca KBBI, kali?”

Hahahahaha………….semua tergelak!

797 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (15)

  1. Avatar of Bu Etna @gurutematik

    Iya pak Muhammad, saya sepakat. Ayo pak Isna, bulan oktober kan bulan bahasa, didik kami semua agar bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Oh ya, jelaskan donk pak, bagaimana belajarnya agar mudah, hehehe. Begitu kan Guraru? Salam perjuangan.

  2. Avatar of Botaksakti

    Bu Etna: hahahaha…..terlalu kecil saya untuk menjadi pendidik bagiteman-teman guraruer, Bu! Saya coba sharing ja ya. Mengenai cara mudah belajarnya ya kayak dalam posting saya itu dengan membandingkannya :D nanti kapan-kapan coba saya uraikan deh hehehe. Trims, perhatiannya!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!