1

Pesatnya Laju Teknologi Serta Segala Efeknya Bagi Guru dan Dunia Pendidikan (+1)

Johan Firmansyah May 31, 2017

Di suatu kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 1987, sang guru menuliskan beberapa dasar perhitungan singkat dengan menggunakan kapur tulis berwarna putih, sementara seorang siswa diminta maju ke depan untuk menuliskan sebuah jawaban dengan kapur tulis warna merah. Tak lama berselang beberapa orang siswi yang berada di bangku depan batuk secara bersamaan saat sang guru menghapus papan tulis tersebut terlalu kencang dan debu bertaburan kemana-mana.

20 tahun berlalu…

Tahun 2007, di sebuah ruang kelas SMP, lampu mendadak dimatikan dan dengan sedikit remang-remang sang guru menghidupkan proyektor dan mulai menjelaskan pelajaran fisika dengan runut melalui slide demi slide yang telah dibuat sebelumnya. Siswa-siswa menatap tajam ke layar dan terus mencoba memahami teori yang sedang dijelaskan.

20 tahun berlalu…

Waktu terus berjalan. Setelah 20 tahun berlalu. Di sebuah SMP pada tahun 2027. Siswa-siswa sudah berada di kelas namun tidak tampak seorang guru yang hadir di sana. Di hadapan mereka hanyalah sebuah LED screen raksasa dengan kondisi ‘stand by’, siap untuk digunakan.

Tak lama berselang, tampak seseorang muncul di layar, lengkap dengan panel-panel penunjang kehidupan di luar angkasa dan tampak melayang-layang sambil mengucapkan salam kepada siswa-siswa yang dari tadi sudah berada di kelas. Itu guru fisika mereka, guru mereka akan mengajarkan langsung bagaimana efek dan teori grafitasi dari ruang angkasa. Mereka terhubung langsung dengan jaringan satelit dan teknologi level tertinggi sehingga memungkinkan untuk tidak sekedar belajar teori di kelas, namun melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana teori itu diadaptasi di ruang angsa yang hampa. Teknologi mengantar mereka ke tempat yang sangat jauh dan membuat proses belajar lebih tepat.

Astronot Tim Peake menyapa dari ruang angkasa  (vitabiotics.com)

Astronot Tim Peake menyapa dari ruang angkasa (vitabiotics.com)

Sementara di sebuah lapangan futsal indoor, masih di sekolah yang sama, sekelompok anak dengan pakaian olahraga mereka tampak bersemangat melakukan pemanasan sebelum nantinya mereka bermain bola. Gerakannya sama dan seragam seolah mengikuti apa yang dilakukan oleh guru pembimbing mereka. Namun lagi-lagi, mereka hanya menatap layar LED raksasa yang terpasang di tiap sudut lapangan. Tampak di sana sosok Lionel Messi yang memberikan arahan dan menebar senyum khas, membuat para siswa bahagia bisa langsung belajar dari sang idola yang juga megabintang sepakbola. Sekali lagi teknologi telah membuat siswa merasa dekat dan proses belajar mengajar makin lancar.

Megabintang sepakbola Lionel Messi melakukan latihan sendiri (gettyimages.com)

Megabintang sepakbola Lionel Messi melakukan latihan sendiri (gettyimages.com)

 

Apakah saya menuliskan sebuah mimpi?
Apakah saya menggambarkan sebuah imajinasi?

Tidak, teknologi bisa dipastikan akan menjawab semua tantangan dan menghapus segala batasan. Bahkan ketika kini kita sudah dihadapkan dengan beragam kemajuan yang terus mengalir, sesungguhnya akan masih banyak kejutan dan hal yang akan muncul di luar dugaan kita.

Guru akan tetap memiliki porsinya, sebagai seseorang yang ‘digugu lan ditiru’, menurut bahasa Jawa, namun gaya dan cara penyaluran ilmu akan semakin berubah sejalan dengan perkembangan. Teknologi akan jadi jembatan ilmu di era digital ini. Itulah mengapa seorang guru sudah seharusnya menjadi orang pertama yang melek teknologi sekaligus sebagai filter dan garda depan dalam menahan penyalahgunaan ilmu teknologi itu sendiri.

Internet, teknologi, kemajuan memang terus bergerak cepat di dunia maya, namun sentuhan dan kontrol awal dari seorang guru yang akan bisa menjadi ‘firewall’ penting dari anak-anak didiknya.

Maju Terus, Guru Indonesia!

 

 

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

315 total views, 3 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (1)

  1. Avatar of mokhamad subakri

    setuju sekali mas Firmansyah

    Internet, teknologi, kemajuan memang terus bergerak cepat di dunia maya, namun sentuhan dan kontrol awal dari seorang guru yang akan bisa menjadi ‘firewall’ penting dari anak-anak didiknya.

    semoga sukses
    salam kenal

    artikelnya sudah sy VOTE UP dan like facebook
    semoga sukses
    bisa lihat juga inovasi pembelajaran berikut ini
    artikel 1
    http://guraru.org/guru-berbagi/peningkatan-motivasi-belajar-siswa-saat-liburan-dengan-game-bom-whatsapp/?replytocom=43267#respond
    artikel 2
    http://guraru.org/guru-berbagi/kearifan-lokal-dunia-digital-belajar-menakjubkan-2/

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!