4

PERAN PENTING GURU DI DUNIA MAYA (+2)

ikki May 22, 2017

Dewasa ini perkembangan teknologi dalam berbagi informasi terbilang sangatlah cepat. Ada berbagai macam jenis media sosial diluar sana, begitupula dengan tingkahlaku para penggunanya. Ada yang berkarya, ada yang berjualan, ada yang menghujat orang lain, ada yang menyebarkan hoax, ada yang menyebarkan aib orang, ada yang tak tau malu, ada yang bermesraan, ada yang ini, ada yang itu dan masih banyak lagi yang tidak ingin saya sebutkan.

 

Melihat banyaknya orang yang menyalahgunakan media sosial, seharusnya disinilah peran para Guru untuk turun tangan. Dizaman serba digital seperti sekarang ini sudah seharusnya dan sewajarnya Guru tidak hanya menjadi contoh yang baik bagi para muridnya, tidak hanya dilingkungan sekolah saja tapi juga di dunia maya. Guru harus bisa dan mampu untuk mengajarkan serta menjadi contoh bagaimana seharusnya menjadi warga dunia maya yang bermoral dan bertanggung jawab atas segala informasi yang mereka sebarkan di dunia maya.

 

Tapi mirisnya ada beberapa oknum Guru yang menjadi contoh yang tidak baik di dunia maya seperti berkata kotor dan kasar, mungkin anda semua pernah mendengarnya atau melihatnya secara langsung tapi itulah kenyataannya. Ironis memang, Guru yang seharusnya di gugu dan ditiru malah melakukan hal yang tindak pantas seperti itu. Saya, kami dan kita pun tau kalau Guru hanyalah seorang manusia biasa yang bisa salah dan khilaf. Tapi meskipun begitu bukan berarti perbuatan seperti itu boleh dilakukan oleh seorang Guru! Seperti yang saya tulis diatas Guru haruslah bisa menjadi contoh yang baik bagaimana caranya menjadi warga dunia maya yang “bermoral” dan “bertanggung jawab”! Berat memang tapi itulah resiko dan tanggung jawab yang harus dipikul oleh orang yang mau dan juga berani menjadi seorang Guru.

 

Terlepas dari itu semua, apabila seorang Guru melek teknologi dalam ” digital citizenship” maka tentunya itu akan sangat berguna untuk para murid. Maksudnya melek disini adalah para Guru harus tau media sosial apa saja yang sedang populer dikalangan para murid sehingga mereka bisa memberi contoh dan juga mengayomi para murid mereka yang berselancar di dunia maya. Karena rata-rata hampir semua murid akan memposting segala kegiatan mereka dan juga tidak akan segan-segan untuk mencurahkan semua isi hati dan perasaan mereka di dunia maya. Disinilah peran para Guru harus bisa mengarahkan dan memberi nasihat untuk para murid mereka supaya tidak melakukan hal yang bisa merugikan diri mereka sendiri dan juga orang lain.

 

Kalau semua Guru bisa melakukan hal ini, maka angka kenakalan remaja serta kriminalitas yang dilakukan oleh para remaja bisa ditekan ke angka yang lebih kecil atau mungkin saja tidak akan ada remaja yang berbuat nakal apalagi melakukan perbuatan kriminal. Karena para Guru sudah tau apa yang sedang dilakukan, dipikirkan, dan juga yang dirasakan oleh murid mereka pada saat itu. Apabila hal ini bisa dilakukan tentunya akan sangat menguntungkan tidak hanya bagi para murid tapi juga orang tua murid dan juga masyarakat luas.

 

Jadi bisa disimpulkan keterampilan digital citizenship adalah suatu hal yang juga harus para Guru kuasai atau bisa dikatakan mutlak untuk dimiliki oleh Guru, karena banyak keuntungan yang akan dirasakan. Kedepannya saya berharap semakin banyak Guru yang memiliki keterampilan ini karena peran Guru bukan hanya di lingkunan sekolah saja tapi juga di lingkungan masyarakat baik itu dunia nyata maupun dunia maya.

 

Sampai sini saya hanya ingin mengucapkan kata terima kasih saya yang sebesar-besarnya karena telah membaca artikel saya sampai selesai. Bagi anda yang sibuk sebaiknya tidak usah dilanjutkan untuk membaca artikel ini karena ini adalah bagian penutup artikel ini. Seperti yang saya tulis tadi ini adalah bagian penutup artikel jadi saya ucapkan terima kasih karena telah membaca artikel saya sampai selesai. Terima kasih karena masih membaca sampai bagian ini tapi sudah saya katakan dari tadi ini adalah paragraf terakhir dari artikel ini. Oke ini adalah paragraf terakhir jadi saya ucapkan terima kasih. Apabila anda masih membaca sampai sini mungkin anda adalah pembaca yang baik, atau mungkin anda kurang kerjaan. Maaf ! Saya hanya bercanda, saya benar-benar berterimakasih anda sudah membaca artikel ini. (>.<)

See ya :3

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru

1,293 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar