43

OPEN LESSONS DI PELATIHAN THE ART OF TEACHING (+14)

mokhamad subakri May 14, 2015

Ini nih pengalaman yang seru dan menyenangkan bersama guru MI di lereng gunung. Pelatihan dan pembelajaran yang tidak biasanya. Bagi yang bernyali tinggi pastinya ini adalah tantangan yang mendebarkan. Tentunya masih dalam semangat berbagi dan saling menginspirasi. Mari kita simak bersama GURARUES, siap … 1, 2 , 3 baca yuk …. 🙂

Mengajar sih biasa bagi semua guru. Tapi tunggu dulu …. mengajar dengan diamati oleh banyak guru bukanlah hal yang biasa. Butuh kemampuan yang lebih untuk tampil prima. Ya …. kegiatan seperti ini sering dilakukan oleh ahli pendidikan di Jepang untuk mengajarkan guru-guru cara mengajar yang baik. Pelatihan di sana tidak sekedar mendengarkan ceramah dan teori, tapi langsung contoh kongkrit bagaimana mengajar yang Saintifik dan kontekstual.

Peserta Pelatihan The Art of Teaching KKMI Se Kecamatan Senduro

Peserta Pelatihan The Art of Teaching KKMI Se Kecamatan Senduro

Masih ingat LUDRUK (salah satu seni budaya Jawa Timur), begitulah Open Lessons ditampilkan. Peserta pelatihan sebagai penonton dan pemateri dan siswa sebagai lakon dalam ludruk belajar.

Terinspirasi dari kegiatan di Jepang, kami Alumni P4TK Matematika Diklat Guru Pemandu Matematika SD ingin berbagi ilmu dengan guru-guru yang membutuhkan. Syukur guru-guru MI se Kecamatan Senduro yang tergabung di KKMI mau berbagi dengan kami pada Pelatihan The Art of Teaching. Pertemuan dua hari itu kami manfaatkan untuk berbagi dengan Ustadz dan Ustadzah (guru MI). Untuk Hari pertama sudah kami ceritakan di sini.

suasana break di pelatihan, santai sambil nikmati kopi + pisang goreng hangat

suasana break di pelatihan, santai sambil nikmati kopi + pisang goreng hangat

Kegiatan hari ke dua saatnya menerapkan ilmu yang didapat pada hari pertama. Sebelumnya masih ada materi lanjutan dari Pak Enjang dan kegiatan Pos Tes. Usai istirahat 10 menit guru-guru MI ini tampil satu persatu sesuai dengan minat mereka masing-masing. Luar biasanya mereka, satu persatu ingin menampilan kebolehannya mengajar di depan umum. Namun karena terbatasnya waktu kami batasi 4 guru untuk Open Lessons, Berikut ini profil mereka :

## Ustadz Edi Kusnariyanto asal MI Nuris Islam Kandangtepus

Dengan yakinnya beliau mengangkat tangan pertama saat kami menawarkan siapa yang akan maju. Penampilan beliau GAUL kata anak-anak, nampak kedekatan dengan siswa saat menyapa dan ice breaking. Media yang digunakan juga menarik perhatian siswa termasuk saya sebagai pengamat dari belakang. Wayang yang diproduksi sendiri membuat pembelajaran lebih bermakna. Sayang di tengah pembelajaran konsentrasinya pecah sehingga tidak begitu fokus pada materi. Semoga media wayangnya bisa lebih maksimal dalam pembelajaran selanjutnya.

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-saat-ust-edi-beraksi

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-saat-ust-edi-beraksi

## Ustadzah Zazilatul R asal MIS Al Mushlisin

Beliau menjelaskan tentang materi FPB dan KPK media yang beliau gunakan adalah sedotan dan media gambar. Kalau kami amati beliau sudah menerapkan pembelajaran keahlian jadi tidak menanamkan konsep. Siswa juga bisa mengikuti dengan baik karena sesuai dengan materi kelas 6. Sayang sekali media sedotan tidak begitu dinampakkan dalam prosesnya. Semoga media sedotan dan gambarnya bisa lebih dieksplor.

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-penampilan-ustadzah-zazilatul

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-penampilan-ustadzah-zazilatul

## Ustadzah Roaidah Fatmawati MI Darul Ulum Pandansari

Pertama masuk beliau mengajak anak-anak untuk ice breaking. Suaranya yang halus membuat anak-anak nyaman dengan kondisi alfa. Materi beliau sampaikan dengan media gambar. Anak-anak diajak berdiskusi tentang gambar yang ditempelkan di papan tulis.

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-saat-peserta-pelatihan-mengamati-proses-mengajar

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-saat-peserta-pelatihan-mengamati-proses-mengajar

## Ustadzah Widowati MI Nurul Islam Kandangtepus

Beliau menerapkan IT dengan bantuan LCD proyektor untuk menjelaskan materinya. Siswa diajak berdiskusi tentang gambar-gambar yang nampak di monitor. Sayang keterbatasan waktku yang 20 menit membut beliau tidak sampai pada alat peraga gambar yang sudah disiapkan. Semoga di pembelajaran sesunguhnya bisa dimaksimalkan. Ma’af juga untuk fotonya tidak ada, yang ada hanya video (tunggu ya)

## M. Subakri alumni P4TK Matematika Yogyakarta (salah satu pembicara di pelatihan ini)

Pembelajaran yang ingin kami tampilkan yaitu discovery learning untuk mendapatkan rumus luas segi tiga. Untuk Video pembelajaran masih dalam proses editing. Mudah-mudahan bisa kami upload. Jika sudah Insyaallah akan kami bagi ke lembaga yang ikut pelatihan, Dinas Pendidikan, P4TK Matematika, dan guru-guru yang membutuhkan dalam bentuk CD. Lembar kerja dan alat peraga diposting selanjutnya, insyaallah

 

en-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-m-subakri-ikut-berbagi-cara-mengajar-ayo-mendidik

open-lesson-di-pelatihan-the-art-fo-teaching-m-subakri-ikut-berbagi-cara-mengajar- tunggu videonya ya!

Acara terakhir adalah penutupan dan pembagian hadiah untuk peserta 3 terbaik dilihat dari nilai Pre Tes, Nilai Harian, dan Pos tes. Berikut ini Peserta Terbaiknya

pembagian kenang-kenangan untuk peserta 3 terbaik beliau adalah  Ustadzah Nuratus Shoaleha, Ustadzah Widowati, dan Ustadzah Roadia Fatmawati *SELAMAT*

pembagian kenang-kenangan untuk peserta 3 terbaik beliau adalah Ustadzah Nuratus Sholeha, Ustadzah Widowati, dan Ustadzah Roaida Fatmawati *SELAMAT*

Semoga Kegiatan ini bisa membuat kita lebih baik lagi dalam melayani dunia pendidikan. Kritik dan Saran silahkan di kolom komentar 🙂 🙂

bagi yang ingin melihat videonya bisa klik tautan di bawah ini

video ini tidak ada editan atau rekayasa, diambil dengan kamera poket. Guru tidak menyeting siswa bahkan guru tidak kenal siswa dan sebaliknya ( ada 10 file .. ini file video ke 1)

https://www.youtube.com/watch?v=Vo3XgRARFzE&feature=youtu.be

finalis 15 besar guraru

15 finalis guraru 2013

********************************************

guraru

********************************************

ANIMASI AYO MENDIDIK DINAS TERKAIT

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

guraru

3,773 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (43)

  1. Melihat foto-fotonya saja saya sudah tertarik ingin ikut serta dalam pelatihan. he..he…he…

    Kegiatan yang bagus dan bermanfaat bagi guru pak Subakri. Patut dicontoh dan perlu terus dilanjutkan kegiatan seperti ini. Terimakasih pak Subakri atas sharingnya.

    Oh iya, saya tunggu sharing video pembelajarannya.

  2. Hebat pak Bakri, moment yang amat bermanfaat. Sebenarnya open lessons sudah dilakukan sejak tahun 1080 ketika saya bertugas menjadi instruktur hingga tahun 1994. Kegiatan ini lama dan kurun waktunya panjang sekali, ada inservice dan onservice training. Kegiatan ini nasional, yaitu Pemantapan Kerja Guru (PKG) Sebagai instruktur saya memberi contoh open lesson keliling ke pelosok-pelosok Indonesia, sampai seluruh Madura, Bali, bengkulu, dan lainnya, barulah guru pesertanya. Kegiatan yang hebat sekali, namun memang perlu dana. Persisnya sejak otonom daerah, kami hanya bertugas di daerahnya. Insya Allah kegiatan yang bapak ikuti itu dapat berkembang pesat dan diikuti oleh daerah lain. Terima kasih sharingnya, amat bermanfaat. Saya vote, +1. Sip deh.

  3. Guru yang baik adalah guru yang mau belajar dari apa yang telah dilakukannya, guru yang mau melihat dan mengakui kekuatan dan kelemahannya beserta faktor-faktor yang membuat kuat atau lemah dalam mengajar, guru yang mau berdialog dengan dirinya dan mau menerima masukan dari pihak lain, serta guru yang mau mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi dan dilakukan sebelumnya untuk perbaikan di masa mendatang. Bukankan kita harus berprinsip bahwa hari esok harus lebih baik dari hari-hari sebelumnya?

  4. Guru *tarik nafas tanpa kejang-kejang*, siip jos gandos Pak.
    saya suka sekali dengan kata kerja guru, karena sebenarnya tidak hanya satu profesi juga, ia otomatis menjadi pelajar yang akan terus menerus mengupdate pengetahuan, “bukan harus mau”, tapi memang kodrat semua manusia itu belajar. Dan Guru memiliki banyak kelebihan, mereka bagi-bagi ilmu, sharing ilmu, dan mendiskusikannya dengan murid-muridnya.

    Mantap!
    semoga berkah, semangat terus Pak.

    Salam Kingkin.

  5. Guru yang baik adalah guru yang mau belajar dari apa yang telah dilakukannya, guru yang mau melihat dan mengakui kekuatan dan kelemahannya beserta faktor-faktor yang membuat kuat atau lemah dalam mengajar, guru yang mau berdialog dengan dirinya dan mau menerima masukan dari pihak lain, serta guru yang mau mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi dan dilakukan sebelumnya untuk perbaikan di masa mendatang. Bukankan kita harus berprinsip bahwa hari esok harus lebih baik dari hari-hari sebelumnya?
    Bundari Komentar pada May 15, 2015 5:31 am

    ************************
    setuju bun … dan terima kasih motivasinya

  6. Guru *tarik nafas tanpa kejang-kejang*, siip jos gandos Pak.
    saya suka sekali dengan kata kerja guru, karena sebenarnya tidak hanya satu profesi juga, ia otomatis menjadi pelajar yang akan terus menerus mengupdate pengetahuan, “bukan harus mau”, tapi memang kodrat semua manusia itu belajar. Dan Guru memiliki banyak kelebihan, mereka bagi-bagi ilmu, sharing ilmu, dan mendiskusikannya dengan murid-muridnya.

    Mantap!
    semoga berkah, semangat terus Pak.

    Salam Kingkin.
    Bare Kingkin Kinamu
    ==============
    Jos Gando itu apa Pak?

  7. Mungkin kita merasa mengajar sudah sangat baik. Tetapi kalau hanya kita saja yang menilai (merasa) belum tentu sudah baik dalam arti sebenarnya. Diperlukan orang lain utuk memberikan penilaian kelebihan dan kekurangn kita saat mengajar agar kita bisa terus tumbuh menjadi semakin baik.

    Tulisan bagus Pak Bakri.

    Tulisan saya
    http://guraru.org/guru-berbagi/saatnya-jarak-tak-lagi-membatasi-pembelajaran/
    Tohib Mustahib
    =====================
    terima kasih motivasinya Pak Tohib 🙂 semangat

  8. Butuh jiwa besar atau legowo manakala pola pengajaran kita di amati oleh sesama guru, kegiatan ini membuktikan ada budaya mental yang baik dilingkungan kerja pak Bakri…salut…kegiatan inilah yang sebenarnya bisa ikut membantu menaikkan derajat kualitas pembelajaran di kelas. Mantapppp…

    Vote…Vote…Vote…

    Salam Kreasi Inovasi Motivasi!

    https://taufikibrahim.wordpress.com/
    Taufik Opikibra Ibrahim Komentar pada May 15, 2015 6:09 pm

    ================
    terima kasih pak … sy yakin masih lebih baik di daerah Bp Taufik 🙂

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar