3

Mudahnya Mengajar Menggunakan Power Point (+1)

Andi Lalak May 31, 2017

Mengenang pembelajaran era abad 20 yang lalu akan memunculkan kenangan yang beragam. Ada yang rindu dengan kondisi masa lalu, namun tentu ada juga yang membandingkan dan menyimpulkan begitu susahnya mengajar pada masa lalu. Guru masuk di kelas berhadapan dengan papan tulis (black board) dan kapur tulis. Selanjutnya guru mulai menulis di papan tulis dan menjelaskan apa yang telah dituliskannya, setelah itu diberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait materi yang sudah dituliskan. Meskipun sangat jarang ada siswa yang bertanya pada waktu itu. Hal ini karena segannya siswa kepada gurunya. Pembelajaran pada era tersebut biasanya hening, sehingga guru leluasa menyampaikan materi pembelajaran.

Gambar 1
Gambar 1: Ilustrasi penggunaan papan tulis kapur (black board)

Era setelah kapur tulis, mulailah muncul teknologi yang pada saat itu merupakan hal yang luar biasa, yaitu OHP (Over Head Projektor). Tentu penggunaan OHP akan lebih memudahkan dan memberikan suasana yang lain dalam pembelajaran. Pada era ini, siswa seolah mendapatkan suasana pembelajaran yang baru. Guru merancang bahan ajarnya di rumah dengan menulis pada kertas plastik transparan khusus. Guru dapat menambahkan gambar yang lebih menarik dengan warna yang bervariasi. Dengan cara tersebut diharapkan tujuan yang ingin dicapai dapat terpenuhi.

Gambar 2
Gambar 2: Pemanfaatan OHP dalam pembelajaran

Memasuki abad 21 sekarang ini, dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, maka pembelajaran juga harus mengikuti perkembangan tersebut. Pembelajaran di era sekarang sudah seharusnya dikemas dalam komputer atau laptop. Materi pembelajaran dibuat dalam bentuk power point dengan bentuk dan model yang sebaik serta sekreatif mungkin. Kemudahan pembelajaran di era teknologi karena guru dapat mengkopi bahan ajar dari internet. Guru tinggal mengadaptasi sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kondisi di sekolah masing-masing. Guru dapat menambahkan gambar atau animasi yang sesuai dan sekreatif mungkin agar siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran. Bahkan pada saat guru berhalangan, dapat ditambahkan suara rekamannya sendiri yang sedang menjelaskan materi tersebut. Tampilan slide diatur sesuai dengan durasi penjelasan, sehingga seolah-olah guru ada di dalam kelas.

Gambar 3
Gambar 3: penggunaan power point dalam pembelajaran

Media power point dapat dijadikan sebagai tugas siswa untuk ditampilkan di depan kelas dan dipersentasekan bergantian secara berkelompok. Sehingga siswa juga dilatih membuat power point dan dilatih untuk tampil menjelaskan di depan teman-temannya. Variasi pembelajaran di era sekarang ini diharapkan dapat mendongkrak kualitas pembelajaran. Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi dapat menarik minat dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian siswa akan menjadi lebih fokus dan lebih aktif. Jika siswa telah aktif dan memiliki motivasi yang besar untuk belajar diharapkan hasil belajar akan semakin meningkat.

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

1,397 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

About Author

Andi Lalak

Andi Lalak. Lahir di Sipatuwo Selayar 20 Maret 1976 dari pasangan Ali (alm) dan Mu'minati. Menyelesaikan pendidikan sarjana pada UNM Makassar Jurusan Pendidikan Biologi pada tahun 2000, dan menyelesaikan pendidikan pascasarjana (S2) pada tahun 2011 di universitas dan prodi yang sama. Sekarang mengajar mata pelajaran Biologi di SMAN 1 Masamba Luwu Utara Sulawesi-selatan.

View all posts by Andi Lalak →

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar