5

MOKA & SEMAT SOLUSI DARI SEBUAH TEKNOLOGI (+4)

Wibowo Nuswantoro May 29, 2017

Berawal dari keperhatian saya tentang media pembelajaran berbasis teknologi yang memang benar-benar menarik untuk dilaksanakan dik sekolah kota-kota, namun kurang begitu berjalan di daerah desa (dekat dengan hutan/perbatasan kabupaten). Media pembelajaran berbasis komputer atau sering disebut dengan teknologi informasi memiliki keunggulan dan keuntungan bagi guru dan siswa. Keterbatasan jumlah proyektor di sekolah yang tergolong pinggiran memang sudah menjadi hal lumprah (dialeg Bojonegoro) atau bisa dimaklumi. Pembelajaran yang saya buat dengan power point menjadi sedikit kurang maksimal karena hanya bisa saya tampilkan dilayar laptop tanpa bisa di salurkan ke layar proyektor, hal ini karena proyektor terbatas dan sudah dipakai pelajaran lain. Masalahnya layar laptop yang kecil membuat siswa berada di belakang kurang bisa melihat dengan jelas, sehingga mau tidak mau saya berputar keliling meja mereka. Pilihan terbaik adalah membuat media pembelajaran berbentuk fisik/barang, hal ini sebagai antisipasi terbatasnya proyektor tersebut. Media ini menjadi pilihan karena efesien dengan keadaan yang ada, juga membuat peserta didik aktif bergerak. Kita sadari bersama sering kali kurang bergerak saat proses pembelajaran di kelas, dengan bergerak maka diharapakan memberikan kemenarikan dalam PMB yang berlangsung. Saya mengakui teknologi memberikan keistimewaan tersendiri dalam dunia pendidikan, saya ingat dulu saat mengajar tahun 1990an hanya bersumber di buku paket yang turun temurun digunakan siswa yang dapat dipinjam di perpus dan LKS. Keadaan ini membuat saya memunculkan ide untuk berusaha mengkolaborasikan permainan yang bisa dikategorikan tradisional dengan sentuhan teknologi. Ide itu bernama MOKA (monopoli matematika) & SEMAT (jalan setapak matematika).

MOKA dan SEMAT saya desain dikertas terdahulu sehingga benar-benar jadi bentuk dan peraturanya, lalu saya gambar dengan aplikasi photoshop (baru belajar dan kesulitan) sehingga terbentuk media yang menarik bagi anak SMP yang masih suka bermain dan tertarik dengan gambar serta warna yang mencolok.

Proses gambar di photoshop MOKA dan SEMAT

a

 b

Hasil saat di cetak ukuran kertas A3

1

2

3

4

Bukan salah siswa jika mereka ingin belajar dengan bervariasi, karena tingkat penyesuaian mereka terhadap pembelajaran dan situasi berbeda-beda. Namun guru harus berfikir untuk kreatif dan inovatif untuk berusaha menjadi terbaik bagi siswanya. Karena siswa yang hebat tidak lepas dari guru yang hebat, guru yang hebat bukan guru tanpa kekurangan. Guru yang hebat guru yang selalu ingin menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi siswanya dan sesama.

Semoga Bermanfaat dan Terimakasih.

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

401 total views, 2 views today

Tagged with:

Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (5)

  1. Avatar of mokhamad subakri

    heeeee…. keren nih moka dan sematnya bisa dicoba di sekolah pak, cara mainnya lebih detail dong biar bisa ditiru

    aditan photosopnya keren abis tuh …. baru belajar sudah keren nih

    salam kenal dari wibowo

    akhirnya bisa masuk juga ya mas nur cholis heeeee……
    pembelajaran yang kreatif nih,
    selamat juga buku papan dan kapurnya, sy belum sempat gabung heeeee….

    artikelnya sudah sy VOTE UP dan like fiacebook
    semoga sukses
    bisa lihat juga inovasi pembelajaran berikut ini
    http://guraru.org/guru-berbagi/peningkatan-motivasi-belajar-siswa-saat-liburan-dengan-game-bom-whatsapp/?replytocom=43267#respond

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!