Artikel Pilihan

Proyek Berbagi Kebudayaan TK di Denpasar Dengan TK di New Jersey

Dua minggu yang lalu unit TK memasuki tema “Alat Komunikasi”.…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

PENERAPAN MODEL PBL DENGAN MENGGUNAKAN GAMES TTS

Assalamualaikum Wr. Wb Alhamdulilah, puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Luar Biasa, Pembelajaran Berbasis Proyek Sudah Mendunia

Selamat Siang Guraru. Insya Allah kita selalu sehat wal afiat. Terasa…

Selengkapnya

Lain-lain
Home > Kategori: > Menumbuhkan Sikap “Aku Bangga Indonesia Tanah Airku” melalui Pembiasaan di Sekolah

Menumbuhkan Sikap “Aku Bangga Indonesia Tanah Airku” melalui Pembiasaan di Sekolah (+53)

Penulis: Salma Jamiyo
Kategori:

Menumbuhkan rasa bangga menjadi anak Indonesia pada peserta didik kita tentulah sangat sulit dilakukan, jika hal tersebut tidak kita mulai dari sedini mungkin. Hal tersebut bisa kita lihat pada kebiasaan anak didik kita yang lebih menyukai “K-Pop” dibandingkan menyanyikan lagu Nyiur Hijau atau Serumpun Padi. Peserta didik kita lebih mengenal “Gangnam Style’ daripada tarian daerah. Jika hal tersebut kita biarkan maka kebanggan menjadi anak Indonesia akan semakin hilang atau bahkan luntur bersama waktu.
Aku Bangga Indonesia Tanah Airku adalah tema yang diambil guru untuk melakukan pembiasaan di kelas V SD 1 Rojoimo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo, pembiasaan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, yang meliputi : disiplin,tanggung jawab dan cinta tanah air. Hubungan disiplin, tanggung jawab dan cinta tanah air dalam optimalisasi hasil belajar sangatlah erat. Dengan disiplin maka siswa akan memilki tanggung jawab, misalnya disiplin belajar yaitu, disiplin mengerjakan Pekejaan Rumah (PR), disiplin mengikuti pelajaran dikelas, disiplin melaksanakan tata tertib baik itu dikelas maupun disekolah.
Disiplin adalah bagian dari kesuksesan dalam meraih cita-cita. Jika peserta didik melaksanakan semua hal yang ada disekolah dengan penuh rasa disiplin maka peserta didik akan melaksanakan semua hal dengan penuh tanggungjawab, kalau sudah demikian maka peserta didik akan melaksanakan semua tugas dengan sebaik-baiknya. Dan jika semua hal itu dilakukan dengan sebaik-baiknya maka hasilnyapun akan baik.
Pembiasaan yang dilakukan oleh peserta didik meliputi Pasukan Baris Berbaris (PBB), dengan menerapkan metode ini diharapkan peserta didik akan memilki disiplin yang tinggi. Yang kedua adalah setiap pagi sebelum pelajaran dimulai peserta didik menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Diharapkan dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan peserta didik tidak lupa dengan akar budaya Nasionalisme. Lalu melakukan tepuk ABITA (dalam video terlampir), dan melakukan hormat bendera. Kegiatan Pasukan Baris Berbaris (PBB) dilakukan seminggu 2 kali yaitu setiap Selasa dan Jum at selama 10 menit, sedangkan menyanyikan lagu Nasional dan tepuk ABITA dilakukan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Karena kegiatan tersebut setiap hari menyita waktu antra 2-10 menit maka jam belajar mengajar dikelaspun ditambah 2-10 menit.Dibawah ini disajikan ilustrasi hubungan antara menumbuhkan sikap “Aku Bangga Indonesia Tanah Airku” melalui Pembiasaan di Sekolah dengan Optimalisasi pendidikan.

untitled

Berdasarkan Ilustrasi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pembiasaan Non akademik yang dilakukan oleh peserta didik yang meliputi hal diatas dapat menumbuhkan sikap “Aku Bangga Indonesia Tanah Airku”, jika sikap tersebut mengakar kuat sejak usia dini maka peserta didik pada jenjang sekolah yang lebih tinggi akan menjauhi tawuran, gank motor, dan Napza serta hal-hal negative lainnya yang tidak bermanfaat. Karena sejatinya mereka akan bangga menjadi anak-anak Indonesia yang sehat secara Jasmani dan rohani,karena mereka memiliki sikap tanggung jawab yang tinggi.
Pembiasaan yang dilakukan sejak dini oleh guru diharapkan akan membentuk kepribadian yang kuat, karena hasil belajar yang optimal adalah proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang terintegrasi dengan pembangunan “Good Caracter”.
Indonesia sudah memiliki banyak para muda yang intelek, cerdas dan berwawasan luas, namun kita membutuhkan anak-anak Indonesia yang memiliki kepribadian yang kuat, integritas tinggi dan nasionalisme yang mengakar kuat agar mampu menjadikan Indonesia Negara yang maju dimasa depan. Kalau bukan dari sekarang mau kapan lagi, kalau bukan kita yang memulai siapa yang akan memulainya. Jadi mulailah meng”investasi” kan peserta didik kita menjadi generasi masa datang yang penuh kedisiplinan, tanggung jawab dan cinta tanah air.

Pasukan Baris Berbaris



Menyanyikan Lagu Nasional



Video Tepuk Abita SD 1 Rojoimo

http://www.youtube.com/embed/Mqc9lsp5i_I

378 total views, 1 views today



Harap login untuk Vote UP postingan ini.


  1. Avatar of Botaksakti

    Sepakat, akan tetapi bentuk-bentuk macam K-Pop itu sebenarnya juga bisa lho untuk menumbuhkan rasa cinta Indonesia. Kenapa kita tidak mendorong siswa agar memahami bahwa dengan K-Pop bisa mengangkat nama bangsa Korea lantas kenapa pula kita tidak mencoba melkukan hal sama untuk Indonesia?

    Botaksakti Komentar pada May 8, 2013 6:32 pm

  2. Avatar of Salma Jamiyo

    hehehe terima kasih bapak atas komennya, tapi saya tetap prihatin pak, maslahnya saya mengajar didesa dan peserta didik saya lebih mengenal lagu lagu korea daripada lagu Nasional. bahkan pernah sekali waktu sya menunjuk pserta didik secara cak untuk menyanyikan lagu Indonesia raya ada yang tidak hafal….heeefffff sedih deh.
    kita melakukan hal yang sama ya dengan cara mencinta budaya sendiri tanpa di intervensi oleh budaya luar, karena budaya kita juga banyak kok yang luar biasa bagus. mengapa harus meniru budaya korea. . (baca artikel sya berjudul Pendidikan BUdaya Daerah).

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 6:39 pm

  3. Avatar of Botaksakti

    sepakat. Lha televisi kan bukan lagi barang mewah? Sekarang, lebih banyak mana tayangan lagu nasional dibanding lagu-lagu asing? Persoalannya barangkali bagaimana ‘mengakali’ terjangan informasi yang sedemikian dahsyatnya untuk tetap membesarkan bangsa sendiri.

    Botaksakti Komentar pada May 8, 2013 6:48 pm

  4. Avatar of Salma Jamiyo

    wah kalau televisi bukan kapasitas kita sebagai guru, dan tayangan televisi adalah imbas dari GLOBALISASI yang tidak dapat kita cegah. justru semua itu kita kembalikan kepada semua praktisi pendidikan dan kependidikan. Pendidikan yang berkarakter adalah indikator afektif yang akan kita capai agar apa yang kita inginkan bisa berhasil baik.
    untuk lini mikro tentu saja peranan guru yang bersentuhan langsung dengan peserta didiklah yang akan membuat semua itu berhasil baik. sdang untuk lini Makro adalah peranan pemerintah dalam mempersiapkan alat (kurikulum) yang sesuai dengan kepribadian kita bangsa Indonesia.
    satu cerita untuk member guraru, ada sebuah sekolah bernama parikesit di kecamatan Kejajar kabupatn Wonosobo yang meemiliki sistm MBS, dimna saat pukul 6-7 warganya tidak ada yang menyalakan televisi, dan anak anak didesa itu semua melakukan ngaji. (bisa dicek keberadaan SD parikesit)

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 7:06 pm

  5. Avatar of Botaksakti

    Hehehehe,,,,itu btul, Pak. Televisi bukan domain kita, tapi faktanya televisi ada di depan mata kita. Salah satu soal ujian akhir PLPG tahun 2012: Misalnya Anda adalah seorang guru yang ada di daerah terpencil. Di situ televisi adalah satu-satunya sarana akses informasi. Bagaimana Anda mengelola hal itu sehingga menghasilkan pembelajaran yang efektif?

    Maknanya, kita tidak seharusnya memandang pendidikan sebagai sebuah diorama yang terpisah dengan dunia luar.

    Botaksakti Komentar pada May 8, 2013 7:13 pm

  6. Avatar of Lugtyastyono N

    Wuahhh artikelnya sangat menarik , dan sangat perlu di terapkan di sekolah2 agar terbentuk generasi muda yang cinta tanah air dN Berkarakter sukses t7ukbu Salma Jamiyo

    Lugtyastyono N Komentar pada May 8, 2013 7:20 pm

  7. Avatar of Salma Jamiyo

    saya bu…bukan pak….xixixixixixii (besok tak tambahi kumis ya biar kayak bapak – bapak).
    hemmmmm jika ingin jawaban yang tidak ambiguitas, tentu kita harus melakukan penelitian lebih lanjut tentang penggunaan televisi sebagai sarana belajar, kalau itu TV edu bisa kita pakai namun kalau hanya isinya sinetron yang membuat anak lebih cepat menjadi dewasa ya susah ya. hehehehe . intinya televisi bisa dijadikan sarana media belajar dengan syarat memili jaringan edukasi yang hebat dan terpercaya… hehehe bukan begitu bapak bapak semua…….

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 7:21 pm

  8. Avatar of Salma Jamiyo

    pak Lugtyastyono. bapak bisa membaca best practice sya di web tetangga… hehehe (wahhh jadi membusungkan dada ni dipuji oleh bapak) tapi memang betuk kok bapak, sekarang yang kita butuhkan generasi yang cinta bangsa, cinta budaya dan cinta lingkungan. bgono bapak ibu semua

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 7:23 pm

  9. Avatar of Botaksakti

    nah itu masalahnya, Bu(maaf ya hehehe), TV edu kan sangat minim jumlahnya. Bahwa arus industri lebih kuat itulah fakta. TPI yang dulu jelas-jelas mentasbihkan diri sebagai televisi pendidikan saja sekarang kayak gitu. Bahwa kebanyakan TV isinya sinetron, itulah fakta yang saya bilang tadi. Menolaknya dengan serta-merta, tentu kurang bijak. Mengelolanya agar anak-anak kita bisa memanfaatkannya, kiranya lebih bermakna.

    Botaksakti Komentar pada May 8, 2013 7:29 pm

  10. Avatar of Salma Jamiyo

    hemmmm kalau begitu mengapa GURARU tidak buat terobosan baru, membuat tv edu….xixixixixi pembaca acaranya siapa yaa…..heheheh,,,,, sya bisa (maunya yang enak enak ) heheheh

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 7:37 pm

  11. Avatar of Salma Jamiyo

    hemmm pak Botaksakti kok gak vote artikelku ya……..heheheheheh

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 7:46 pm

  12. Avatar of sukasmo

    Memang Bu guru satu ini banyak ide dan Kreatif,walaupun di bawah lereng gunung tetapi semangat mengajar serta inovasinya luar biasa
    Mantap Bu Salma

    sukasmo Komentar pada May 8, 2013 9:38 pm

  13. Avatar of Salma Jamiyo

    makasih pak kasmo….. ya walaupun di desa kita tetap harus inovatif dan kratif. hehehe saya malah berencana membukukan kumpulan best practice sya, tapi belum ketemu sama penerbit yang mau menerbitkannya. hehehehe…..doakan ya pak semoga lancar. oh iya pak bulan ini di kabupaten saya mau ada pembuatan MPI, TOR nya sdh sya buat, dan sdh di approve jg. tinggal pelaksanaannya. n sya mohon maaf besok gak bs ikut CMS ya. hehehehe lagi nyiapin lomba untuk siswa. sukses pak kasmo…amin

    Salma Jamiyo Komentar pada May 8, 2013 10:47 pm

  14. Avatar of Sukajiyah

    Kalau di sekolah saya tiap pagi sebelum bel masuk diperdengarkan lagu-lagu nasional untuk warga sekolah. Mungkin mendengar dengan menyanyikan sendiri lebih mengena kalau menyanyikan sendiri ya bu. Trus.. kalau harus melakukan aktivitas pembiasaan tersebut berarti jam masuk sekolahnya lebih awal kah?
    Good luck buat bu salma.

    Sukajiyah Komentar pada May 9, 2013 3:50 am

  15. Avatar of Salma Jamiyo

    untuk menyanyikan hanya mebutuhkan waktu antar 2 -10 menit tergantung lagu yang dinyakina, jam belajranya yang ditambah bu. jadi kalau jam kepulangnan 12.15 akan menjadi 12.30 begono bu. siswa tetap bisa belajar dengan waktu yang sama. demikian juga untuk PBBnya. namun jika PBB hanya dilakukan seminggu 2 kali saja bu setiap selasa dan jumat. begitu bu suka. oh iya makasih ya bu suka. salam

    Salma Jamiyo Komentar pada May 9, 2013 8:07 am

  16. Avatar of Sopwani Ibn Rasyd

    Kira-kira ini adalah aplikasi dari” hubbul wathan minal iman”

    Sopwani Komentar pada May 9, 2013 8:24 am

  17. Avatar of satrina samir

    Artikel ibu sangat menarik , terutama buat guru pemula seperti saya. salam kenal buat ibu.

    satrina samir Komentar pada May 9, 2013 9:38 am

  18. Avatar of Salma Jamiyo

    pak sopwani…heheheh iya …mungkin

    Salma Jamiyo Komentar pada May 9, 2013 10:44 am

  19. Avatar of Salma Jamiyo

    Pak Satrina, hehehe sya juga guru pemula kok pak, yang terpenting kita berani berinovasi dan kreatif…..

    Salma Jamiyo Komentar pada May 9, 2013 10:46 am

  20. Avatar of satrina samir

    bukan pakkkkkk.}tapi ibu

    satrina samir Komentar pada May 9, 2013 11:09 am

  21. Avatar of rcdp

    Hello Bu Salma,
    Saya sudah vote ya… :)

    salam,
    Rotua.

    rcdp Komentar pada May 9, 2013 3:09 pm

  22. Avatar of Salma Jamiyo

    Yth Bapak Rotua

    makasih bapak…….

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 9, 2013 5:47 pm

  23. Avatar of Botaksakti

    eh, kayaknya saya vote yang pertama deh. Siip. Anda guru masa depan.Saya suka gayanya. Keep writing hahahaha(sok ngenggres). Salam hormat, Bu!

    Botaksakti Komentar pada May 10, 2013 6:59 am

  24. Avatar of Salma Jamiyo

    masak ya bapak BotakSakti, hehehe kalau boleh saya usul ke Guraru .org, jika web ini ada ISSN pasti peminatnya lebih baik. tentu saja artikel yang masuk harus disortis dulu, hemmmm maksudnya ada editor khususnya. saya yakin guraru akan menjadi web yang diminati guru. karena tulisan yang ada ISSN kan bisa untuk naik pangkat. namun tulisan itu adalah berbentuk karya ilmiah…… bagaimana bapak bisa kah usul saya di perhitungkan. ya… orientasi saya agar guraru bisa PROGRESS dan konsisten, mungkin nanti ada pilihan artikel, best practice dlll. begitu bapak

    Salma Jamiyo Komentar pada May 10, 2013 7:21 am

  25. Avatar of pak ngusup

    pembelajaran yang bisa mencegah krisis identitas, semoga tidak tambah banyak anak2 suka ikut2an nge-gangnam style he he.. bagus mbak.

    pak ngusup Komentar pada May 10, 2013 8:24 am

  26. Avatar of Salma Jamiyo

    makasih pak yusuf………… krisi nasionlisme… sehingga anak anak sekrang juga suka tawuran ya pak…..

    Salma Jamiyo Komentar pada May 10, 2013 8:42 am

  27. Avatar of Botaksakti

    lha tadi pagi saya buka udah ada tulisan: Anda sudah memvote postingan ini, gitu hehehe

    Usulnya……..diteruskan! Gimana @Pengelola Guraru?

    Botaksakti Komentar pada May 10, 2013 9:30 am

  28. Avatar of Salma Jamiyo

    hemmmmmmmmmm maksudnya giman ay bapak botaksakti……….usulnya ayo teruskan@pengelola guraru. nanti tiap minggu sya tak nulis sik bagus…. hehehehe, asal ada ISSN, jadi kan itu bisa menjadi produk bagi guru. yahh istilahnya ada lisensinya lah

    Salma Jamiyo Komentar pada May 10, 2013 10:42 am

  29. Avatar of mayasari sasmito

    Bu Salmaaa,susah ya, menolak informasi / berita dari media elektronik u/ anak, pesenku : tetep perlu pendampingan dan harus lebih pandai memanfaatkan teknologi…misal: lagi seru bahas “harlem shake” kenapa kita gak buat tarian tersebut kita padukan dg tarian “minak jinggo shake”…heheheheh…ayo”….ada ide lain….

    mayasari sasmito Komentar pada May 11, 2013 9:47 am

  30. Avatar of Salma Jamiyo

    yth bu Maya

    hehehe itu eide bagus ya… besok tak coba ahhhhhh…..makasih idenya

    salam salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 11, 2013 10:55 am

  31. Avatar of Barokah Isdaryanti

    Subhanalloh..Aku salut sama bu Salmah yang cantik dan penuh innovasi ini. Artikelnya bagus bu. Pembiasaan yang dilakukan disekolah di kemas dengan jadwal yang baik akan melahirkan generasi yang bangga sebagai anak Indonesia dan berjiwa patriotisme. Untuk masukan akan lebih sempurna lagi di tambah dengan pembiasaan yang meningkatkan keimanan , akhlaqul karimah peserta didik kita bu…(seperti di sekolah saya bertugas bu : ada IMTAQ setiap jam pertama di hari jum’at, sholat jamaah di saat istirahat kedua pkl. 12.10 – 12.30, sementara disaat istirahat pertama di alunkan lagu lagu nasional). sukses untuk bu Salma

    Barokah Isdaryanti Komentar pada May 11, 2013 5:56 pm

  32. Avatar of Abimanyu

    Artikel yang bagus bu Salma… Semoga sukses

    Abimanyu Komentar pada May 13, 2013 2:15 am

  33. Avatar of Salma Jamiyo

    Ass Yth Bapak Abimanyu

    Maturnuwun Bapak selalu dukung saya, terimakasih

    wassalam

    salam salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 13, 2013 7:40 am

  34. Avatar of Salma Jamiyo

    ass Yth Ibu Barokah

    Maturnuwun ibu Dosen atas Masukannya. iya betul sekali Imtaq juga harus dilakukan ya… INsya ALLAH segera ditindak lanjuti ya Ibu. sekali lagi Maturnuwun

    Wassalam
    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 13, 2013 7:42 am

  35. Avatar of sius

    ibu guru yang hebat

    sius Komentar pada May 13, 2013 9:14 am

  36. Avatar of Salma Jamiyo

    Yth Bapak Guru Sius

    Maturnuwun, alias terimakasih

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 13, 2013 9:25 am

  37. Avatar of Lintang

    Voted!
    Go lady!
    So proud of you ^^

    Lintang Komentar pada May 14, 2013 7:32 am

  38. Avatar of Salma Jamiyo

    Yth Ibu Lintang

    Thanks for ur Supported

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 14, 2013 8:00 am

  39. Avatar of Amin Mungamar

    wow luar biasa sekali ibu salma ini, kreatif, dan selalu inovatif dalam teknik mengajarnya. semoga ini bisa ditiru oleh guru-guru lain, yang cenderung masih banyak yang teknik mengajarnya biasa-biasa saja. selamat dan sukses, semoga bermanfaat untuk pendidikan Indonesia. :)

    Amin Mungamar Komentar pada May 14, 2013 1:42 pm

  40. Avatar of Salma Karyodinomo Saimin

    YTH bapak Amin Mungamar. terimakasih pak…

    Salam Salma

    Salma Karyodinomo Saimin Komentar pada May 14, 2013 2:24 pm

  41. Avatar of Mahdi Atmojo

    Kulonuwun mbak Salama Kardionomo Saimin

    Semoga sukses

    pareng…nyuwun pamit….

    Mahdi Atmojo Komentar pada May 15, 2013 4:48 pm

  42. Avatar of Salma Jamiyo

    matur nuwun bapak Mahdi Atmojo.

    nggih monggo menawi badhe pamit, ngantos atos nggoh wonten mergi……mugi paringi sehat. amin

    salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 15, 2013 8:10 pm

  43. Avatar of Mr.Budi

    Bagus sekali artikelnya Pak Salma..kalao semua guru seperti Bapak maka generasi muda akan terbiasa hidup disiplin dan tidak mudah menyerah…karena masalahnya guru-guru sekarang suka marah-marah dan tidak bisa mengendalikan emosi…tetapi saya percaya Pak Salma guru yang sabar dan disiplin…Bravo!

    Mr.Budi Komentar pada May 16, 2013 8:09 am

  44. Avatar of Salma Jamiyo

    hehehehe terimakasih IBu budi…. ehem maaf salah pak ya…. hemmmm saya bukan pak Salma tapi Bu…ibu ya. hehehehe kalau sya pak bsk sya tak pakai KUMIS ya…..

    hehehe semua guru pasti pernah marah, kalau gak pernah marah gak mungkin dong. yang terpentidng marah demi kebaikan dan tangannya tidak maju . begitu ibu budi upssss maaf salah pak budi

    salam salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 16, 2013 8:18 am

  45. Avatar of Sopwani Ibn Rasyd

    maaf copas
    Melakukan Upacara bendera adalah hal wajib bagi Instansi Formal, jadi semua sekolah dan instansi melakukannya. kemudian kalau ekstrakulikuler sudah terangkum dalam Kurikulum yang terintegratif.

    Pada KBM bukanlah itu adalah Bagian dari RPP dan dilakukan oleh semua guru? artinya kegiatan yang di lakukan oleh pak Sukani juga di lakukan oleh banyak guru di negara kita. (karena saya juga melakukan hal yang sama)

    Maksud dari non akademis sendiri secara harfiah kan keluar dari kurikulum itu sendiri, sehingga seorang guru memamg benar benar mampu bereksploasi dengan kegiatan yang inovatif dan kreatif guna menunjang optimalisasi hasil belajar peserta didik.
    Sedangkan kegiatan Pramuka juga dilakukan oleh semua jenjang sekolah, karena Pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib bagi setiap sekolah.

    demikian komentar saya unt7uk masukan pak Sukani, mohon maaf jika hal tersebut tidak berkenan untuk bapak Sukani. maturnuwun

    sukses selalu…

    Salam Salma

    Sopwani Komentar pada May 16, 2013 3:34 pm

  46. Avatar of Salma Jamiyo

    assalamualakum Yth bapak Sopwani

    Terimakasih Copasnya,….

    maturnuwun

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 16, 2013 4:54 pm

  47. Avatar of M. Yusuf Amin Nugroho

    oke

    M. Yusuf Amin Nugroho Komentar pada May 18, 2013 1:39 pm

  48. Avatar of Rovieck Tsubazha

    jossss mantap betul bu salma….

    Rovieck Tsubazha Komentar pada May 20, 2013 10:51 am

  49. Avatar of Arif Roby Ismanto

    bu salma hebat euy

    Arif Roby Ismanto Komentar pada May 20, 2013 11:05 am

  50. Avatar of Yohanes Triwidiantono

    Oke, mBak Salma, go ahead, terus menulis!!

    Yohanes Triwidiantono Komentar pada May 20, 2013 1:05 pm

  51. Avatar of Fauzan A Mahanani

    mantap….. terus berkarya

    Fauzan A Mahanani Komentar pada May 20, 2013 11:47 pm

  52. Avatar of Salma Jamiyo

    Ass yth Pak Yusuf

    makasih pak

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 21, 2013 1:03 pm

  53. Avatar of Salma Jamiyo

    makasih pak Rovik

    Salma Jamiyo Komentar pada May 21, 2013 1:03 pm

  54. Avatar of Salma Jamiyo

    matur nuwun pak arif robby

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 21, 2013 1:04 pm

  55. Avatar of Salma Jamiyo

    Maturnuwun Pak Yohane

    salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 21, 2013 1:05 pm

  56. Avatar of Salma Jamiyo

    Maturnuwun Pak Fauzan

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 21, 2013 1:05 pm

  57. Avatar of Wahyudin

    Teruskan berjuang bu.

    Wahyudin Komentar pada May 21, 2013 9:44 pm

  58. Avatar of Edi Widodo Wonosobo

    OK ! Tetap maju tebarkan virus ini ke yang lainnya !

    Edi Widodo Wonosobo Komentar pada May 22, 2013 12:42 am

  59. Avatar of Damarjono Bandardi

    hebat mbak salma, terus berkarya untuk anak2 kita sebagai masa depan bangsa

    Damarjono Bandardi Komentar pada May 22, 2013 9:43 am

  60. Avatar of Salma Jamiyo

    pak Wahyudin oke makasih

    Salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 22, 2013 1:49 pm

  61. Avatar of Salma Jamiyo

    Pak edi…… ya virus penyakit jangan disebarkan ya bahaya lah ya…..

    Salma Jamiyo Komentar pada May 22, 2013 1:50 pm

  62. Avatar of Salma Jamiyo

    Om Damar …oke oeke oke

    Salam salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 22, 2013 1:50 pm

  63. Avatar of Sri Supadmi

    seingat saya PBB itu peraturan baris berbaris begitu bu salma
    tapi jangan lupa tepuk pramukanya ya.. hahaha…..
    disiplin dan tanggungjawab memang modal utama bagi siswa mengikuti pelajaran
    artikelnya seeeeppppp…..

    Sri Supadmi Komentar pada May 22, 2013 10:15 pm

  64. Avatar of Dedy Ferdiyanz

    sukses yaa bu . . .

    Dedy Ferdiyanz Komentar pada May 23, 2013 10:06 am

  65. Avatar of Salma Jamiyo

    wah iya ya ibu..hehehe makasih untuk koreksinya yaaaaaaaaaaa

    Salma Jamiyo Komentar pada May 23, 2013 10:35 am

  66. Avatar of Salma Jamiyo

    Dedy…iya makasih….

    salam Salma

    Salma Jamiyo Komentar pada May 23, 2013 10:40 am

  67. Avatar of ahmad subarkah

    jadi pengen ikutan…trims artikelnya. pasti bermanfaat

    ahmad subarkah Komentar pada May 23, 2013 12:12 pm

  68. Avatar of Salma Jamiyo

    ayo ikut pak….njen bisa menyontoh pembiasaan ini…. heheh mengasikkan lho pak

    Salma Jamiyo Komentar pada May 23, 2013 12:21 pm

  69. Avatar of Teghar

    greatest idea…
    boleh nanya ga bu guru??
    apa si kendala dari pembiasaan2 tersebut???

    Teghar Komentar pada May 26, 2013 5:57 am

  70. Avatar of sudar hajarwati

    Selamat malam dik Salma, aku turut senang bisa vote tetap semangat, sukses selalu ya… bagus banget artikelnya semoga bisa memacu semangat para guru di Wonosobo untuk melaksanakan pembiasaan di sekolah……..

    sudar hajarwati Komentar pada May 27, 2013 11:19 pm

  71. Avatar of agung_wins

    Sip dah,dengan sikap seprti ini mka Indonesia akan menjadi bangsa yang besar.sikap itu perlu di tumbuhkan saat ini karena mengingat banyak kaum muda yang sudah mulai luntur rasa kebangsaannya

    agung_wins Komentar pada June 5, 2013 12:34 pm

  72. Avatar of Pak Sukani

    Terimakasih ibu Salma Jamiyo atas sharingnya. Menarik sekali bu.

    Pak Sukani Komentar pada August 19, 2013 10:50 pm

  73. Avatar of Gus-Holis

    izin sebar luaskan tulisan ini.. :)

    Gus-Holis Komentar pada January 5, 2014 3:42 pm

You must be logged in to post a comment.

Panduan

Mari bergabung dengan Guru Era Baru! Baca panduan disini.

Panduan Bergabung

Klik Disini
Dr. Acer

Punya pertanyaan seputar komputer dan produk Acer lainnya?

Tanya Dr. Acer

Submit