1

5 Kiat Menjadi Guru Digital yang Andal (+3)

Pengelola Guraru March 7, 2017

Mengikuti perkembangan teknologi memang tidak ada habisnya, tetapi bukan berarti Anda diam membiarkannya berlalu begitu saja. Meski mungkin perkembangannya berlangsung relatif cepat, tak dapat dipungkiri bahwa teknologi membawa banyak kemudahan bagi banyak aspek kehidupan, salah satunya pendidikan. Sebagai tenaga pengajar, secara langsung maupun tidak langsung akan dituntut untuk meningkatkan kemampuan agar bisa menjadi seorang guru digital yang up-to-date dengan perkembangan teknologi dan memadukannya dengan aktivitas pembelajaran sehari-hari.

Bukalah Diri dan Pikiran Selebar Mungkin

Bagaimana pun bentuknya, perubahan memang tidak mudah untuk dilakukan, terlebih apabila Anda sudah terlalu terbiasa melakukan hal tertentu. Oleh sebab itu, hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan untuk menjadi guru digital adalah membuka diri dan pikiran selebar mungkin. Pahamilah bahwa kini sistem pembelajaran memang sedang mengalami perubahan, dari yang semula konvensional kini menjadi bentuk digital. Menyerap informasi sebanyak mungkin sehingga Anda mendapatkan banyak perspektif tentang menjadi seorang guru digital. Lagi pula, semakin banyak informasi yang didapat, semakin banyak pula hal yang bisa Anda ajarkan, bukan?

Buat Folder Dokumen Mengajar dengan Sistem Cloud

Buat Folder Dokumen Mengajar dengan Sistem Cloud

Di mana biasanya Anda menyimpan seluruh dokumen mengajar? Mayoritas dari Anda mungkin akan menjawab laptop. Beberapa bahkan mungkin masih mengandalkan penyimpanan kertas secara manual. Bukannya hal tersebut salah, tetapi mengapa Anda tidak membuat sistem penyimpanan yang lebih mudah secara digital? Sekarang sudah ada cukup banyak layanan penyedia penyimpanan file berbasis cloud yang bisa Anda gunakan. Karena menggunakan sistem cloud, Anda pun bisa membagi folder berisi file ajar tersebut ke seluruh murid secara mudah.

Membuat Akun di Media Sosial

Membuat Akun di Media Sosial

Salah satu cara paling mudah untuk “berkenalan” dengan dunia digital adalah melalui media sosial. Buatlah akun di beberapa platform seperti Twitter dan Facebook. Sudah cukup banyak tenaga mengajar yang melibatkan kedua media sosial tersebut dalam sistem pembelajaran mereka. Di Facebook, misalnya, Anda bisa bergabung dengan grup atau komunitas online yang terdiri dari guru atau tenaga pengajar lain. Belajarlah dari mereka tentang berbagai hal yang bisa Anda lakukan untuk menjadi seorang guru digital kompeten.

Mengukur Keberhasilan Performa

Menjadi guru digital itu memang menantang, tetapi juga menyenangkan. Begitu berhasil mempelajarinya, bisa jadi Anda tidak akan ingin berhenti menerapkannya. Namun, diusahakan jangan sampai hal tersebut membuat Anda terlena. Sebagai seorang tenaga mengajar, Anda juga perlu mengukur performa Anda. Apakah komunikasi yang terjalin antara Anda dan murid sudah cukup efektif? Apakah semua murid sudah paham dengan materi yang Anda sampaikan? Apakah sistemnya berjalan mulus? Anda dapat memonitor hal-hal tersebut agar bisa terus memperbaiki performa sebagai seorang guru digital.

Belajar, Belajar, dan Belajar

Belajar, Belajar, dan Belajar

Katakanlah Anda puas dengan hasil performa Anda sebagai seorang guru digital. Namun, alangkah semakin baik jika tetap terus belajar. Jadi Anda mengingat kembali poin pertama tadi, bahwa Anda harus membuka diri dan pikiran selebar mungkin agar informasi bisa diserap dengan mudah. Apabila perlu, tidak ada salahnya bergabung dengan kelas online atau workshop yang diselenggarakan di kota tempat tinggal Anda. Tidak hanya dapat ilmu, Anda juga punya kesempatan untuk berkenalan dengan orang-orang baru yang siapa tahu bisa mengajari hal-hal menarik tentang guru digital.

Menjadi guru digital tidak hanya sekadar memindahkan sistem pembelajaran ke ranah online. Dibutuhkan serangkaian persiapan agar Anda dan murid tidak “kaget” dalam penerapannya. Semoga kelima tips di atas bisa membantu Anda untuk menjadi guru digital yang baik. Semoga sukses ya para guraru!

3,473 total views, 6 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!