0

Mengubah Telepon Seluler Menjadi Kalkulator Ujian (0)

Hedy Lim February 5, 2018

Telepon seluler menjadi sebuah kalkulator ujian?

“Wah, kami tidak dapat melakukan hal tersebut. Siswa tidak dapat membawa telepon seluler mereka ke sekolah. Walaupun diijinkan, bukan untuk dibawa masuk ke dalam kelas. Aplikasi apa yang dapat dipakai sebagai kalkulator ujian? Dan bagaimana hal tersebut dilakukan?”

Banyak pertanyaan dan kekuatiran berkaitan dengan “diijinkan” kalkulator dipakai di dalam kelas tadi. Bagaimana jika kalkulator digunakan di kelas Matematika, bukan membuat siswa pandai matematika malah membuat “bodoh” dalam berhitung dan tidak cepat dalam berpikir taktis matematis untuk menjawab soal-soal. “Kekuatiran” banyak rekan guru Matematika sepertinya 🙂 . Sementara untuk guru-guru yang mengajar berdasarkan silabus Cambridge, mungkin tidak masalah dengan penggunaan kalkulator oleh siswa.

Kalkulator saja sudah berat permasalahan perijinannya, lalu ditambah pula dengan kalkulator di dalam telepon seluler. Kalkulator grafik pula. Bagaimana ceritanya ya?

GeoGebra (sebuah perangkat lunak matematika dinamis untuk segala level pendidikan yang membuat geometri, aljabar, “spreadsheets”, grafik, statistik dan kalkulus, menjadi suatu paket yang mudah digunakan), per 19 September 2017 (dari blognya Geogebra) lalu meluncurkan sebuah aplikasi kalkulator ujian. Di mana hal ini telah dikembangkan untuk menciptakan solusi yang mudah digunakan pada saat ujian tertulis (paper based exam). Telepon dengan aplikasi GeoGebra Grafik Kalkulator menggantikan grafik kalkulator tradisional. Selama ujian berlangsung, siswa akan offline dan hanya dapat menggunakan aplikasi GeoGebra – tidak ada yang lain. Semua ini tanpa perangkat lunak dari pihak ketiga atau setup yang rumit untuk para guru.

Di mode ujian ini, kita dapat terus-menerus memonitor bahwa telepon yang dipakai sedang dalam keadaan offline dan hanya aplikasi GeoGebra yang sedang berjalan. Ada garis (di bagian paling atas layar telepon) berwarna yang mudah terlihat (warna hijau = semua bagus, warna merah = peringatan telah terjadi indikasi kecurangan) menunjukkan kapan saja apakah siswa tersebut telah meninggalkan aplikasi GeoGebra atau tidak. Selain itu, ada pencatat waktu berjalan di latar belakang yang mencatat semua kejadian menjadi log ujian. Dengan demikian seorang siswa tidak dapat meninggalkan layar kalkulator atau memulai kembali mode ujian tanpa pemberitahuan dari guru. Log ujian mereka akan menunjukkan waktu berbeda  (bisa lebih singkat) daripada siswa lainnya. Log ujian dapat diperiksa oleh guru setiap saat.

Begini cara kerja menggunakan grafik kalkulator di telepon seluler:

Siswa melakukan hal berikut:

  • Sudah mengunduh (melakukan “download”) aplikasi GeoGebra Grafik Kalkulator pada telepon seluler mereka.
  • Mengaktifkan “Airplane Mode” dengan maksud menunda transmisi sinyal frekuensi radio oleh perangkat, sehingga menon-aktifkan Bluetooth, telepon, dan Wi-Fi.
  • Pada aplikasi tersebut, mereka membuka tombol menu di pojok kiri atas, dan memilih mode ujian (“ExamMode”).
  • Setelah siap, tekan tombol “Start”.

        

Guru melakukan hal berikut:

  • Mengingatkan siswa bahwa mereka tidak boleh meninggalkan aplikasi selama ujian berlangsung. Jika hal itu terjadi, tanda bar merah di atas layar telepon akan muncul.

  • Memastikan semua siswa memulai ujian dalam waktu yang bersamaan. Misalkan dengan menghitung mundur “5, 4, 3, 2, 1, Mulai…!”
  • Memastikan semua siswa menekan tombol “Start” pada telepon mereka, dan mulai saat itu pencatat waktu akan bekerja.
  • Selama ujian berlangsung, guru dapat dengan mudah melakukan pengecekan pada bar hijau pada layar telepon siswa bagian atas sambil memastikan tidak ada yang meninggalkan aplikasi.
  • Di akhir ujian, guru memerintahkan siswa untuk kembali ke menu dan memilih tombol untuk keluar ujian (“Exit Exam”) dan biarkan data Log ujian (“Exam Log”) di layar telepon untuk melakukan cek terakhir pada bar warna hijau dan pelaksanaan waktu ujian yang bersamaan.

    

Kembali ke polemik menggunakan kalkulator untuk ujian, apakah diperkenankan?

Mari kita lihat definisi kalkulator. Kalkulator adalah sebuah alat bantu berhitung. Grafik Kalkulator adalah alat bantu menggambarkan grafik secara tepat. Jadi kalau dimanfaatkan sesuai fungsinya, tidak ada masalah bukan? Dan juga berada pada indikator penilaian yang akan diujikan.

Mengutip dua silabus Matematika dari “Cambridge IGCSE Additional Mathematics” yaitu:

  1. Mengintegrasikan teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan pengalaman matematis – “Integrate information technology (IT) to enhance the mathematical experience”.
  2. Mendapatkan kegembiraan dan kepuasan untuk terlibat dalam pencarian matematis, dan mendapatkan apresiasi terhadap keindahan, kekuatan dan kegunaan matematika – derive enjoyment and satisfaction from engaging in mathematical pursuits, and gain an appreciation of the beauty, power and usefulness of mathematics.

Berdasarkan silabus di atas, sebagai contoh indikator pembelajaran adalah membuat siswa mampu menghitung luas bidang datar yang dibatasi dua atau lebih kurva fungsi, maka ide memanfaatkan penggunaan grafik kalkulator online dari GeoGebra ini bisa muncul. Tentu saja akan berbeda jika indikator pembelajaran adalah siswa mampu menggambarkan grafik beberapa fungsi secara manual.

Siswa diuji ketrampilan menghitung luasan dengan menggunakan integral, bukan kepada menggambar grafik kurva fungsinya. Dalam waktu satu jam pelajaran (50 menit) di kelas, efektifitas pengujian tersebut menjadi meningkat, karena siswa mampu menggambarkan luasan yang dimaksud dengan lebih tepat dibantu oleh grafik kalkulator. Dan masalah tidak memiliki grafik kalkulator menjadi mudah terselesaikan dengan kepemilikan telepon seluler oleh semua siswa. Dengan hanya mengunduh aplikasi, dan disertai fasilitas mode ujian, maka “GeoGebra Graphing Calculator Exam Mode” ini dapat digunakan di dalam kelas.

 

378 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.