3

Mengapa Perlu Sertifikasi Guru? (+1)

Pengelola Guraru July 30, 2012

Padahal, ketika pertama kali program sertifikasi guru dikenalkan kepada publik pada 2006 lalu, sebagian pihak menentangnya.

Mereka antara lain khawatir sertifikasi guru tidak akan berjalan secara semestinya.

Sebaliknya, pihak yang pro, menganggap kelemahan itu tidak terelakkan, namun bukan berarti tak bisa diperbaiki sistemnya.
Semenjak diberlakukan, berbagai perbaikan terus dilakukan terhadap sistem sertifikasi guru, sehingga praktek kecurangan – yang dilontarkan para pengkritiknya – dapat terus dikurangi.

Tetapi, sebetulnya apa itu sertifikasi guru? Dalam bahasa sederhana, sertifikasi itu adalah semacam pengakuan profesionalisme guru. Yaitu pengakuan bahwa guru itu memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, serta kepribadian.

Tujuan mulia ini, kalau mau dilacak, merupakan pelaksanaan UU Pendidikan nomor 20/2003 serta peraturan di bawahnya yang lahir kemudian.

Dalam pelaksanaannya, memang tidak semudah membalik tangan. Sejumlah laporan menyebutkan, pada awalnya, hasil uji kompetensi guru menunjukkan hasil jauh dari ideal, setelah menggunakan proses seleksi tertulis.

Di tahun 2006, proses sertifikasi guru berubah menjadi portfolio, yang dibarengi dengan kebijakan tunjangan profesi kepada para guru peserta sertifikasi.

Kendatipun masih dijumpai kasus kecurangan, proses sertifikasi ini terus berjalan, dan pada 2011 lalu sistemnya sedikit diubah. Hal ini dilakukan untuk menutupi kelemahan antara lain berupa jual beli kuota susunan formasi calon peserta sertifikasi.

Memasuki 2012, prosesnya diperbaiki lagi, yaitu penentuan peserta dilakukan secara online agar bisa berlangsung secara transparan.

Nah, pertanyaan kemudian, apakah setelah guru tersebut telah memperoleh sertifikasi, apakah persoalannya selesai? Pada titik inilah berbagai masukan diberikan agar diciptakan pula sistem yang mengevaluasi para guru tersebut.

Seorang pengamat pendidikan mengatakan, kedua kata, yaitu sertifikasi dan evaluasi, seharusnya saling bersinergi.

Sertifikasi, menurut pengamat pendidikan itu, akan memberikan jaminan akan kompetensi kepengajaran dan kependidikan yang dimiliki oleh guru, sedangkan evaluasi adalah suatu proses untuk menilai perkembangan kemampuan dan profesionalisme seorang guru.

Lebih lanjut pengamat itu mengatakan, proses evaluasi guru harus dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga kelak akan diperoleh sosok guru yang berkualitas.

Lebih lanjut mengenai sertifikasi guru:
1. Informasi Peserta Sertifikasi Guru
2. Sertifikasi Guru Ditargetkan Selesai 2013
 

195 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (3)

  1. Avatar of Botaksakti

    Sertifikasi guru memuat banyak aspek dan filosofi. Insyaallah, saya akan menurunkannya dalam tulisan berseri karena ternyata masih banyak rekan yang belum mengerti hal ini. Mudah-mudahan membantu:D(sok kan saya.Min?):D

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!