2

Mengajar Tapi Justru Belajar (+3)

dian nafi May 10, 2015

 

Menakjubkan sekali ketika menemukan bahwa sesungguhnya kita justru belajar dan mendapatkan banyak pelajaran saat mangajar. Itu yang kudapatkan saat menjadi bagian dari Kelas Inspirasi.

Kami berempat belas bergabung dalam kelompok 4 adalah salah satu dari tiga belas kelompok yang ada di Kelas Inspirasi Semarang. Sudah tahu mengenai Kelas Inspirasi belum?

Kalau boleh dibilang, gerakan Kelas Inspirasi (alias KI)  ini grade duanya dari gerakan Pengajar Muda (lebih dikenal sebagai PM). Sama-sama diinisiasi oleh pak Anies Baswedan yang memang inspiratif itu, meski ada juga yang mengoloknya hanya bisa retorika belaka (dasar warga netizen twitter memang hobby-nya mengolok-olok, he2)

But, dalam kenyataannya gerakan yang diinisiasi pak Anies ini benar-benar bisa menggerakkan para profesional untuk paling tidak satu hari saja cuti dari kerja demi menginspirasi anak-anak di SD yang lumayan terpencil (meski masih dalam lingkungan kota kita)

Berhubung kami dari beberapa kota yang berjauhan (Jakarta, Semarang, Demak, Magelang, Purwokerto, Jogja, Kudus dll) jadi kami tak bisa bertemu bersamaan untuk meeting dan semacamnya. Jadilah WhatsApp ini jadi senjata andalan komunikasi. Untung banget deh ada WhatsApp. Kami jadi merencanakan tentang opening ceremony, acara inti, pembagian jadual kelas, hingga closing seremony dan tetek bengek alat serta perlengkapan yang menjadi penunjang, ya lewat WA ini. Seru kan? dan deg-degan!

Kecepatan komunikasi dengan teknologi ini menjadikan kami seperti bertatap muka saja. Kami bisa sharing alias berbagi gambar, tulisan tangan, video, rekaman suara (saat mengarang yel-yel dan lagu ‘kebangsaan’) foto, desain grafis dan lain-lain.

Sehingga meski waktunya mepet sekali, lokasi berjauhan, beberapa keputusan bisa kita ambil sama-sama (baik secara musyawarah mufakat maupun voting)

Dus, berbekal komunikasi via WA dan sedikit briefing pendahuluan sebelumnya, kami pun berangkat untuk menginspirasi anak-anak SD ini. Terutama menularkan semangat meraih impian dan cita-citanya, membagikan pengalaman profesi kami dan mengajak mereka have fun sekaligus menanamkan konsep-konsep karakter yang dipesankan pak Anies Baswedan : Jujur, Mandiri, Pantang Menyerah, Kerja Keras, Tekun, Ulet, dan Rajin Belajar serta Berdoa.

Wah, capeknya booook….harus mengisi enam sesi seharian itu, dan naik turun naik… hehehe… capeknya kerasa sampai berhari-hari. Tapi juga senaaaang :))

Dan tentu saja justru kita ini yang terinpirasi dari anak-anak itu dan juga kegiatan ini.

Setelah kegiatan Kelas Inspirasi selesai toh komunikasi kami tetap berjalan terus via WA. Kami menindaklanjuti hari inspirasi itu dengan kegiatan-kegiatan berikutnya untuk SD yang bersangkutan, ataupun untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia melalui aktifitas dan gerakan lainnya.

 

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

1,460 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (2)

  1. Wah, capeknya booook….harus mengisi enam sesi seharian itu, dan naik turun naik… hehehe… capeknya kerasa sampai berhari-hari.
    Ayo semangat jangan pantang menyerah, jangan samapai kalah dengan guru2 di situ tiap hari harus menempuh jalur tersebut

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar