0

Mengajak Siswa Menulis Jurnal Harian (+2)

Brian Prasetyawan September 10, 2016

Kegemaran saya yaitu membaca dan menulis cukup mempengaruhi saya dalam aktivitas mengajar. Berkaitan dengan hobi tersebut, Saya jadi ingin menularkan suka membaca dan menulis kepada murid saya. Maka saya selalu mencari cara menularkannya kepada murid. Untuk menularkan minat membaca sudah diterapkan, yaitu membaca buku perpustakaan seminggu sekali.

Nah untuk menularkan minat menulis yang cukup sulit mencari caranya. Kenapa sulit ? Karena kegiatan menulis harus sesuai kemampuan murid saya yang baru kelas 2 SD. Maka, praktek tersebut harus sesederhana mungkin sehingga murid dapat memahami dan mampu melakukannya. Di satu sisi kegiatan menulis yang baru terpikirkan oleh saya yaitu menulis resensi, puisi, atau cerpen. Tentu terlalu berat untuk anak kelas 2 SD.

Saya juga berpikir kegiatan menulis itu menjadi rutinitas sehari-hari. Jadi saat diminta menulis, murid tidak mengeluh atau merasa terpaksa karena itu bagian dari rutinitas kegiatan belajar. Lewat kegiatan ini saya ingin melatih mereka untuk mencari gagasan dan mampu merangkai kata-kata sendiri hingga menjadi sebuah tulisan.

Akhirnya saya temukan idenya, yaitu menulis jurnal harian. Konsep awalnya adalah sekitar 15 menit sebelum pulang, para murid menulis apa saja yang ia alami dan rasakan selama pembelajaran. Di hari pertama penerapannya saya menjelaskan lebih rinci yaitu saya minta mereka menulis hal menyenangkan atau tidak menyenangkan, mengomentari bagaimana proses atau gaya mengajar saya.

Namun sepertinya itu masih terlalu sulit bagi mereka. Banyak yang tidak mengerti apa maksud saya. Setelah itu saya mikir lagi, hal apa yang lebih mudah para murid tuliskan. Akhirnya muncul ide. Di hari berikutnya saya minta mereka menulis materi apa saja yang mereka pelajari selama di kelas. Lumayanlah, mereka cukup mengerti. Walau begitu, sebenarnya masih dibawah ekspektasi. Mereka lupa materi yang dipelajari, dan saling bergiliran bertanya kepada saya.

Harapan lain, saya ingin mereka menulisnya dengan susunan kalimat yang padu dan mengalir. Seperti orang yang menulis diary. Tapi beberapa diantaranya menulisnya seperti menjawab pertanyaan isian.

Yaudah nggak papa deh. Yang penting mereka mau nulis dulu. Mungkin nanti kalau saya mengajar kelas tinggi (4-6) baru bisa menerapkan nulis jurnal harian sesuai ekspektasi saya.

Bekasi, Februari 2016

1,781 total views, 4 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!