1

Membuat Puisi dengan “Susun Kalimat” (+1)

Nurwijayanti September 5, 2015

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi adalah suatu bentuk (ragam) sastra yang diwujudkan dengan kata- kata (bahasa) yang indah dan memiliki kepadatan makna. Puisi merupakan salah satu bentuk ungkapan perasaan pengarang tentang hidup dan kehidupannya, baik yang dialaminya sendiri maupun yang dilihatnya. Oleh karena itu, menulis puisi sama halnya dengan mengungkapkan perasaan.
Membuat puisi menjadi sesuatu hal yang sulit dilakukan terutama untuk jenjang pendidikan dasar. Hal ini dikarenakan peserta didik tidak terbiasa menulis atau minimnya perbendaharaan kata yang dimiliki peserta didik. Untuk mengajarkan membuat puisi banyak cara yang dapat dilakukan agar kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan bagi peserta didik.
Kegiatan pembelajaran yang pernah saya lakukan dalam mengajarkan membuat puisi adalah dengan teknik ”susun kalimat”. Mungkin teknik ini sudah umum dilakukan hanya berbeda istilah saja.
Teknik ”susun kalimat” yang saya lakukan diawali dengan mempersiapkan puisi utuh sebanyak 8 buah (hasil browsing). Mengapa 8 buah puisi?. Peserta didik di kelas saya berjumlah 38 dan dikelompokkan menjadi 5 kelompok, sehingga masing-masing kelompok beranggotakan 7-8 peserta didik. Karena jumlah puisi 8 buah maka setiap anggota dalam kelompok akan menghasilkan satu buah puisi yang berbeda dengan anggota kelompoknya. Kegiatan ini dilakukan beberapa hari sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung. Puisi utuh tersebut lalu dipotong per kalimat (perlu diingat pada saat memotong harus teliti sehingga kalimat puisi yang satu tidak bercampur dengan kalimat puisi yang lain).
Kegiatan pembelajaran yang saya lakukan adalah diawali dengan apersepsi bertanyajawab kegiatan yang pernah dilakukan oleh siswa berkaitan dengan puisi, misalnya dengan pertanyaan : siapa yang pernah membaca puisi atau yang pernah membuat puisi? Puisi yang kalian baca/buat bertema apa? Dilanjutkan dengan menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini. Kegiatan inti terdiri dari :
1. Siswa menyimak penjelasan guru mengenai kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan hari ini
2. Guru menjelaskan skenario pembelajaran tentang menulis puisi dengan cara merangkai kalimat yang telah disiapkan oleh guru
3. Siswa menerima gambar dan potongan kalimat yang nantinya akan disusun menjadi sebuah puisi yang bertema sesuai dengan gambar yang diterima siswa
4. Dengan bimbingan guru, siswa menyusun potongan kalimat sehingga menjadi puisi utuh
5. Siswa yang telah selesai menyusun potongan kalimat, dipersilakan maju untuk membacakan hasil kerjanya
6. Guru memberikan reward kepada siswa dengan kinerja dan performance terbaik
7. Siswa menyimak penjelasan guru mengenai materi pelajaran
8. Siswa mencatat materi pelajaran
9. Siswa dalam kelompok diminta untuk menempelkan hasil kerjanya pada papan kegiatan di dalam kelas.
10. Guru meminta kepada siswa untuk melakukan kunjung karya pada saat jam istirahat dan memberikan perbandingan pada hasil kerjanya dengan hasil kerja temannya dalam kelompok lain.

Kegiatan ditutup dengan tanya jawab dan membuat kesimpulan. Kegiatan pembelajaran membuat puisi dengan teknik ”susun kalimat” menghasilkan 7-8 jenis puisi baru untuk 1 tema puisi yang telah ditentukan. Hal ini dikarenakan masing-masing peserta didik hampir dapat dipastikan akan menyusun potongan kalimat yang diterima dengan berbeda-beda. Dengan kata lain, kegiatan pembelajaran di atas akan menghasilkan 38 puisi baru yang berbeda dari puisi utuh (asli).

 

Berikut saya sertakan media yang saya gunakan pada saat pembelajaran dan proses KBM yang saya lakukan. Semoga bermanfaat.

2,086 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!