Artikel Pilihan

Tampilan Baru untuk Website Guraru

Guraru, tak terasa website Guru Era Baru (Guraru) hampir menginjak…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Cara Mudah Membuat Aplikasi Android Sendiri

Menjadi tiga besar artikel pilihan di bulan Juni 2014 memotivasi…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Pengumuman Pemenang Artikel Pilihan 3 Besar di Bulan Juni 2014

Assalamualikum Wr. Wb. Selamat siang guraruers, semoga sehat selalu dan…

Selengkapnya

Lain-lain
Home > Lain-lain […] Teknologi > membangun kelas kondusif dengan pohon keluarga

membangun kelas kondusif dengan pohon keluarga (+1)

Penulis: githo
Kategori: Lain-lain […] Teknologi

Berjalan lancar atau tidaknya proses belajar mengajar ditentukan oleh banyak faktor. Salah satu faktor penting yang dapat dimaksimalkan untuk kelancaran proses belajar mengajar yaitu penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Yang dimaksud dengan lingkungan belajar yang kondusif yaitu tempat belajar yang benar-benar sesuai dan mendukung keberlangsungan proses pembelajaran. Lingkungan yang kondusif dipengaruhi dari beberapa faktor diantaranya ruang kelas, lingkungan di sekitar kelas, siswa dan guru.
Guru sebagai ujung tombak dalam keberhasilan proses belajar mengajar perlu menguasai banyak faktor yang mempengaruhi motivasi, prestasi dan perilaku siswa. Guru yang efektif memiliki keunggulan dalam mengajar (fasilitator), dalam hubungan (relasi dan komunikasi) dengan peserta didik. Dengan mengusai itu semua tidak akan begitu sulit untuk mewujudkan kelas yang kondusif, tetapi tidak semua guru mengusai itu semua, hanya guru tertetu yang mampu membuat kelas kondusif.
Karena tidak semua guru mampu membuat kelas kondusif maka diperlukan inofasi bersama yang tersistem oleh pihak sekolah dengan melibatkan seluruh pihak dalam sekolah itu. System ini membuat kelas kondusif dengan melibatkan siswa dalam kelas, artinya semua siswa diberi peran masing-masing untuk membuat kelas jadi kondusif.
Terhambatnya Kegiatan Belajar Mengajar sering terjadi karena tidaknya terjadi perpaduan dalam kelas, saat proses KBM dimana guru yang sedang menyampaikan materi banyak siswa yang tidak memperhatikan dengan ngomong sendiri, tidak konsentrasi/ngelamun, smsan bahkan update status di jejaring sosial.
Kelas yang kondusif akan terbentuk jika seandainya siswa dalam kelas ada hubungan yang erat antar siswa. Salah satu cara untuk mepererat hubungan antar siswa dalam kelas bias dilakukan dengan membentuk “Pohon Keluarga”. Dengan adanya hubungan kekeluargaan dalam kelas maka akan membuat mudah dalam membentuk kelas kondusif.
Pohon Keluarga maksudnya dalam kelas setiap kelas diberi peran masing-masing seperti dalam sebuah keluarga. Dari seluruh angggota kelas diberi peran seperti ada yang jadi ayah, ibu, paman, bibi, anak, kakek, nenek dan sebagainya, nanti setiap peran harus berfungsi selayaknya keluarga. Sebagaimana peran ayah nanti siswa yang menjadi ayah juga berkedudukan menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab membuat kelas menjadi harmonis, ibu bertugas membantu ayah dalam mengurus rumah tangga dan peran-peran lainnya juga menyesuaikan dengan tugas.
Dalam keluarga kelas ini dibentukkan sebagai keluarga yang demokratis dimana dalam setiap tahun ajaran baru dibantu oleh wali kelas membuat peraturan kelas/keluarga yang harus dipatuhi oleh warganya. Dibuat sendiri dan dipatuhi sendiri dan diperlakukan system reward dan punish, siapa yang tidak pernah melanggar aturan akan diberi hadiah sedangkan yang melanggar diberi hukuman. Contoh disini dibuat peraturan setiap guru mengajar maka dilarang untuk berbicara sendiri, dalam kelas harus terjadi interaksi antara siswa dan guru maka diharapkan setiap siswa harus mengajukan pertanyaan disaat proses belajar mengajar.
Disini setiap keluarga dituntut untuk menjadi keluarga yang harmonis, dalam kelas dibuat seperti surga atau istilahnya baiti jannati. Jika dalam kelas bisa terbentuk baiti jannati maka setiap siswa akan betah dalam kelas.
Rumah yang harmonis akan memiliki anggota keluarga yang bisa berkomunikasi baik, jika ada masalah selalu diselesaikan bersama, dalam keluarga harus mempunyai rasa saling memilik, memiliki rasa untuk saling mengingatkan jika ada anggota keluarga yang salah.
Jika kelas dianggap sebagai rumah dalam keluarga maka jika ada orang yang masuk dalam rumah tersebut dianggap sebagai tamu, sebagaimana adat bahwa tamu itu raja maka guru yang masuk dalam kelas harus dianggap sebagaimana tamu. tamu disambut dengan senyuman yang hangat sebagaimana memuliakan tamu maka kelas harus dibuat kondisi senyaman mungkin supaya betah dalam kelas. Begitu pula disaat ada tamu , orang di dalam rumah tidak boleh gaduh menghormati tamu.
Tidaklah pantas jika ada tamu tetapi hanya dibiarkan ngomong sendiri maksudnya disini adalah jika saat guru menerangkan tidak pantas siswa berbicara sendiri, selayaknya disaat guru menerangkan maka siswaharus memperhatikan dan jika ada hal yang kurang dimengerti bias ditanyakan kembali. Disini sama halnya saat ada tamu yang datang maka tuan rumah selayakna mengajak tamu ngobrol. Jika hal ini terjadi maka kegiatan belajar mengajar akan terjadi dengan menarik karena tidak hanya satu arah dari guru saja tetapi juga dari siswa.
Konsep Pohon Keluarga akan berjalan sesuai dengan harapan jika setiap siswa menjalankan peran masing-masing selain iu juga harus ada pantauan dari wali kelas sebagai pengontrol. Semoga pemikiran ini dalam diterjemahkan oleh para pembaca yang budiman dan bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
 

142 total views, 2 views today



Harap login untuk Vote UP postingan ini.


  1. Avatar of Botaksakti

    Bwahahaha….menarik sekali ini, mengubah kelas menjadi panggung tonil! Keren….pengen nyoba! Salam!

    Botaksakti Komentar pada June 9, 2012 2:14 pm

  2. Avatar of Pengelola Guraru

    Ada yang membuat “class beliefs” bersama-sama seluruh isi kelas. Jadi berdasarkan kesepakatan bersama sekelas… Termasuk juga sanksi bagi yang melanggar :). Terima kasih pak @githo81 :)

    Pengelola Guraru Komentar pada June 9, 2012 4:28 pm

You must be logged in to post a comment.

Panduan

Mari bergabung dengan Guru Era Baru! Baca panduan disini.

Panduan Bergabung

Klik Disini
Dr. Acer

Punya pertanyaan seputar komputer dan produk Acer lainnya?

Tanya Dr. Acer

Submit