8

Membangkitkan semangat berkarya siswa dengan blog karya-mu.blogspot.com (+5)

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa May 13, 2015

Bermula dari pengumuman dinas Kabupaten Klungkung, yang menghimbau setiap sekolah agar menugaskan siswa untuk membuat sebuah karya satra (cerpen, pantun atau puisi) tentang Puputan Klungkung (28 April 2015) yang nantinya akan dilombakan, memberi saya sebuah tugas baru. Selama ini, anak SD (di sekolah saya) mengalami kesulitan saat membuat sebuah karya sastra. Akibatnya, ketika ada ajang lomba yang berkaitan dengan sastra (membuat cerpen atau puisi) sekolah saya sulit mencari prestasi.

Sebagai wali kelas V, sudah barang tentu, setiap ada kegiatan lomba, pasti diminta untuk menyiapkan siswa. Membina dan membimbing mereka agar bisa memberikan yang terbaik bagi sekolah. Namun, keterbatasan saya dalam membuat sebuah karya sastra yang baik juga menjadi sebuah hambatan luar biasa bagi saya. Selain itu, antusias siswa dalam membuat sebuah karya sastra juga masih kurang. Sehingga siswa yang saya kirim untuk mengikuti ajang lomba tersebut selalu gagal menorehkan sebuah prestasi.

Keinginan untuk memperbaiki prestasi itu, membuat saya mencari tahu tentang penyebab anak susah untuk membuat sebuah karya. Hal ini saya lakukan karena saya memiliki persepsi bahwa untuk memperbaiki suatu permasalahan, maka kita harus mencari penyebab permasalahan tersebut.

Ketika jam istirahat, saya kemudian bergerilya melakukan wawancara terhadap siswa mencari tahu penyebab mereka tidak tertarik untuk membuat sebuah karya satra. Setiap jawaban saya kumpulkan untuk mencari gambaran penyebab permasalahan tersebut. Dari kumpulan hasil wawancara terhadap siswa, penyebab siswa malas membuat sebuah karya sastra adalah sebagai berikut:

  1. Kurangnya pengetahuan siswa tentang cara membuat karya sastra
  2. Kurangnya minat siswa terhadap karya sastra. Mereka lebih tertarik terhadap ilmu pengetahuan yang bersifat eksak.
  3. Kurangnya penghargaan terhadap hasil karya yang dibuat oleh siswa, sehingga mereka berpendapat bahwa tidak ada manfaat membuat sebuah karya satra.

Permasalahan pertama bisa diatasi dengan pemberian materi tentang karya sastra. Secara kebetulan materi kelas V (kurikulum 2013), saat itu adalah membuat syair. Sehingga, saya mengajak siswa mengenal salah satu karya sastra yaitu syair.

Untuk permasalahan kedua, salah satu solusi yang saya lakukan adalah dengan memanfaatkan perpustakaan sekolah. Saya meminta siswa untuk berkunjung ke perpustakaan untuk meminjam sebuah buku. Kemudian dari buku yang mereka pinjam, saya meminta mereka untuk membuat sebuah synopsis. Harapan saya adalah, sesuai dengan kata pepatah “tak kenal maka tak sayang”. dengan mengenalkan mereka terhadap buku maka mereka bisa menyukai membaca buku.

Permasalahan yang ketiga membuat saya sukar untuk mengatasinya. Pernah terbesit dalam benak membuat sebuah mading (majalah dinding) di sekolah. Namun, niat itu terkendala dengan sarana dan keterbatasan karya yang bisa dipajang.

Pembuatan blog adalah sebuah solusi yang tepat bagi permasalahan ini. Dengan blog ini, semua karya siswa bisa dipajang dan bisa dinikmati oleh semua siswa termasuk orangtua mereka. Dengan pengetahuan yang terbatas dalam membuat sebuah blog, saya kemudian membuat sebuah blog dengan nama www.karya-mu.blogspot.com.

screenshot013

Tampilan www.karya-mu.blogspot.com

 

Sebagai awal, tugas membuat syair siswa kelas VA saya posting ke dalam Blog. Kemudian dengan media facebook, saya perkenalkan blog tersebut kepada siswa yang memiliki akun facebook. Selain itu, saya aktif ke kelas-kelas untuk memperkenalkan blog tersebut. Selain itu dengan bantuan situs www.appsgeyser.com, saya membuat sebuah aplikasi androidnya. Mengingat murid sekolah saya banyak yang membawa gadget android.

Ternyata respon siswa sangat tinggi. Sampai sekarang saya menerima hampir 70 karya (puisi, cerpen, pantun, dan gambar). Namun, masalah mulai muncul. Ternyata saya mengalami kesulitan dalam memposting semua karya mereka ke blog. Hal ini disebabkan oleh kesibukan saya dan guru-guru yang lain dalam menyiapkan sekolah mengikuti lomba UKS tingkat nasional.

Sekarang ini, saya lagi melatih beberapa siswa untuk menjadi admin blog saya itu. Dengan harapan mereka bisa membantu dalam melakukan posting karya teman-teman mereka. Namun, perlu waktu yang lama juga bagi mereka  agar bisa menjadi admin di blog tersebut.

Mudah-mudahan dengan apa yang saya lakukan, motivasi menulis siswa menjadi tinggi. Sehingga, kemudian hari mereka bisa berprestasi atau bahkan menjadi seorang pengarang terkenal.

Silakan berkunjung dan melihat sedikit karya siswa saya dalam blog www.karya-mu.blogspot.com atau klik gambar di bawah ini!

Karya-mu header

 

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

 

1,478 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (8)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!