4

Memaknai Sumpah Pemuda (+1)

Ninik Febriani November 19, 2013
Memasuki kelas dengan kurang bersemangat . Manusiawi terkadang butuh juga suntikan semangat .
Bertepatan denagan moment Sumpah Pemuda . Kukatakan di depan kelas hari ini saya kurang semangat dan tugas para siswaku adalah membuat membuat saya bersemangat . Teriakan rame bergema dalam kelas , Games bu , games bu . Tak langsung kupatahkan usulan mereka . Kujawab kutampung dulu . Masih dalam keriuhan suara mereka , ada yang nyeletuk ” bikin drama singkat tentang sumpah pemuda bu “. Oho….pucuk dicinta ulam tiba . Awalnya aku ingin mengambil moment sumpah pemuda , tapi sedikit bingung metode apa yang pas ya . Ide kreatif dari mereka dan sebagai guru tak selalu harus menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi . Lebih baik menggali kemampuan siswa dan bertindak fasilitator . asyik deh .

Dengan penuh antusias mereka berkumpul di satu meja untuk mendiskusikan dan berusaha mencapai kata sepakat . Sesekali ada yang menghampiri mejaku dan meminta saran . It’s Oke cukup matang ternyata mereka. Walau diawal bingung dengan kelompoknya . Kukatakan aku beri kebebasan untuk berkreasi . Mau satu kelas atau dibagi 2. Secara tak langsung aku mengajarkan utuk bertanggung jawab . Tetap aku menunggu mereka berdiskusi sambil mngamati tingkah pola lucu mereka .Mengamati mereka berargumen , mendengarkan pendapat temannya . Beradaptasi untuk beberapa siswa yang cenderung menarik diri . Alhamdulillah satu jam berlalu , terpotong waktu istirahat . Kukatakan istirahat saja dulu . selesai istirahat kita mulai drama singkat ” Sumpah Pemuda “
Bel istirahat berakhir bergegas masuk kelas dan kutanyakan siap untuk tampil ? Beberapa menjawab dengan berkata , bu saya deg-degan . Wuih tetap tenang nak..
Sebelum tampil kuminta mereka menggeser bangku ke belakang biar ” panggungnya lebih luas” sementara yang lain menghafal dialog . Beberapa siswa putra menggeser meja dan bangku . Kupersilahkan untuk duduk dilantai , aku sedikit memberi pengarahan sambil duduk dilantai bersama dengan mereka . Semangat mereka memberi suntikan energi bagiku padahal awalnya aku begitu ngantuk .
Drama singkat dimulai aku sibuk mendokumentasikan akting mereka. Drama ditutup dengan bersama-sama mereka membaca ikrar sumpah pemuda juga pekik “MERDEKA ” Mantap deh.
Tugas akhir ku mengevalusi kegiatan yang mereka lakukan sambil duduk bersila di lantai . Hening mereka menunggu aku berbicara . Ku acungkan 2 jempol untuk kegiatan mereka . Tanpa di komando mereka langsung bertepuk tangan . Kulanjutkan dengan memberi informasi pesan sponsor makna sumpah pemuda 1928, kala itu para pemuda mengorbankan keegoisan sukuisme demi Indonesia . Dan pesan sponsor dari ku adalah tantangan untuk 1 minggu ke depan ” Menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia . Tak menggunakan kata akhiran OH, LOL dan GO . Juga tak menyimpan kebun binatang dalam rongga mulutnya .Sedikit ragu menerima tantangan itu tapi kukatakan di coba ya .
Akhir pelajaran kuucapkan terimakasih untuk mereka yang telah memberi suntikan semangat kepadaku hari ini

 

1,340 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar