3

Masa Depan Digital Citizen (+2)

Mister Nuel May 24, 2017

Apa yang akan terjadi di masa depan ya?

Anda pernah menanyakan hal ini? Saya juga, penasaran sekali, seperti apa ya kegiatan di masa depan?

Akankah guru masih ada? Bagaimana bentuk sekolah? Apa yang akan digunakan murid-murid (digital citizen) untuk belajar?

Bagaimana nanti setelah mereka selesai belajar? Apa pekerjaan yang tersedia untuk mereka?

Jadi penasaran.

Mari kita telusuri bersama, perubahan dalam 10 tahun yang akan datang:

Pembelajaran
Pembelajaran jelas akan sangat berbeda. Dengan berkembangnya teknologi dan semakin cepatnya pemerataan teknologi. Kita akan temukan banyak infrastruktur pendukung internet hingga pelosok.

Gadget akan berbeda bentuk dengan kecepatan dan akurasi data yang jauh lebih baik. Trasfer data dengan teknologi 5g sudah jadi barang yang umum bahkan termasuk jadul, layaknya 2G saat ini.

Gadget kemungkinan akan lebih menyatu dengan tubuh kita. Entah dengan menembakkan data langsung ke mata kita atau memasang nano bot yang memungkinkan koneksi internet langsung dengan otak kita.

Asisten digital berkembang dengan sangat canggih layaknya seorang pribadi yang selalu siap sedia kapanpun kita membutuhkan bantuan.
Akibatnya:

  • Pembelajaran bersifat individual, setiap digital citizen akan menentukan jenis dan materi belajar yang ingin dipelajarinya.
  • Sekolah tidak terbatas di satu tempat. Semua tempat bisa menjadi tempat untuk belajar, karena untuk mendapatkan data dan materi cukup dengan koneksi internet, yang mana sudah sangat cepat dan tersedia hingga pelosok (Terima kasih untuk satelit mini yang menyebar jaringan wifi ke seluruh permukaan bumi.
  • Tidak ada Ujian akhir. Setiap digital citizen bisa mengetahui sejauh mana kemampuannya dan menyesuaikan kecepatan pembelajaran yang dilakukannya.
  • Guru, akan semakin berkurang dan berubah fungsinya. Guru akan lebih menjadi evaluator dan design asisten digital versi pendidikan.
  • Praktek langsung.
    Pembelajaran dalam praktek akan dilaksanakan secara langsung. Tetapi definisi “langsung” di masa depan berbeda dengan “langsung” saat ini. Di masa depan , kita bisa menggunakan Virtual Reality sehingga kita bisa mengakses pengalaman apa saja dimana saja. Dan otak kita tidak mengetahui bedanya. Belajar biologi dengan menggunakan teknologi virtual Reality memampukan kita melihat kerja jantung secara realistik. Ini jelas sangat membantu pemahaman dibandingkan mempelajari kerja jantung hanya dengan membaca buku.

Masa depan juga membawa “bahaya”. Kenapa begitu?

Karena ada banyak pekerjaan yang hilang atau berkurang drastis, sebutlah:

  1. Arsitek
    Dengan berkembangnya kecerdasan buatan, kita bisa dengan mudah mencari dan membuat design rumah atau bangunan sesuai keinginan kita.
  2. Petani peternak
    Pekerjaan ini akan digantikan dengan lebih cepat oleh robot yang diprogram khusus.
  3. Pekerja bangunan
    Printer besar dan robot pembangun akan bekerja lebih maksimal dan cepat dalam membuat bangunan, tenaga manusia kalah jauh.
  4. Supir
    Mobil sudah berjalan dengan otomatis mengandalkan kamera dan sensor canggih yang disematkan di mobil.
  5. Buruh pabrik
    Buruh pabrik akan kalah produktifitasnya dibandingkan robot dan mesin-mesin yang dibuat khusus untuk pekerjaan tertentu.
  6. Jurnalis
    Kecerdasan buatan dengan mudah melakukan karya jurnalisme dengan menirukan berbagai tulisan dan menemukan pola yang sesuai dengan database yang dimiliki.
  7. Bintang film
    Teknologi multimedia berkembang dengan pesat. Video orang yang telah meninggal bisa dimanupulasi sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan film dengan karakter orang yang sudah meninggal atau bahkan karakter baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Kalau begitu, apa yang akan dilakukan digital citizen di masa depan?

Di masa depan, digital citizen bukan lagi bekerja untuk mencari uang karena ada sistem UBI.

Universal Basic Income, dimana setiap orang akan mendapatkan uang untuk menopang kehidupan pokok, sehingga di masa depan kita hanya akan melakukan hal-hal kreatif dan yang sesuai dengan minat bakat kita untuk kebaikan komunitas.

Setelah melihat perubahan-perubahan di masa depan tersebut, kira-kira apa yang perlu dipersiapkan anak-anak didik kita ya?

Dari berbagai sumber saya merangkum 3 kemampuan yang perlu kita persiapkan dalam diri anak didik kita:

  1. Komunikasi
    Kemampuan ini mutlak diperlukan. Bukan sekedar menyampaikan informasi, tetapi bagaimana informasi yang dimaksudkan bisa tersampaikan dengan benar.
  2. Kolaborasi
    Bukan berkompetisi, tetapi berkolaborasi. Kita perlu mengajarkan anak didik kita bagaimana menggunakan semua sumber daya yang ada dalam diri teman sebaya untuk mencapai tujuan bersama.
    Di masa depan kita adalah warga negara bumi, warga negara digital, kita memiliki satu kewarganegaraan yang sama, mahluk hidup. Musuh kita adalah kurangnya bahan pangan dan polusi. Dan ini memerlukan kerjasama semua orang untuk bisa diselesaikan.
  3. Pemecahan masalah
    Kemampuan ini adalah satu set. Mulai dari kemampuan mengidentifikasi masalah, sumber masalah, dan mencari solusi serta mencegah terjadinya masalah yang sama di masa depan.

Bagaimana menurut Anda? Adakah kemampuan yang terlewat dan perlu dikuasai anak didik (digital citizen) untuk masa depan mereka?

Share di komentar ya.

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

504 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!