4

Liburan, Jangan Biarkan Otak “Dingin” (+2)

handri zakki pratama June 21, 2015

holidayBismillahirrahmanirrahim..

Long time no see guraru..

Sedikit mau share aja nih tentang periodik liburan yang cukup panjang..

Ya musim libur akhir tahun pelajaran di sekolah tiba. Aktivitas belajar mengajar formal rehat hingga tanggal 27 Juli 2015. Waw! bukankah waktu yang cukup lama untuk mengistirahatkan otak siswa kita? Di kalender pendidikan libur akhir semester genap terhitung mulai tanggal 21 Juni – 12 Juli, namun karena bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1436 H, maka jatah liburan diperpanjang hingga tanggal 27 Juli 2015.

Dengan jeda libur yang begitu panjang ada baiknya kita mengontrol aktivitas anak-anak kita selama liburan guna menjaga ritme belajar yang positif. Disini peran orang tua sangat tinggi saat me-manage program liburan anak-anak kita. Tak ada salahnya orang tua merangcang kegiatan liburan dengan beragam tema edukatif untuk menjaga “roh” pembelajar si anak.

Persiapan kenaikan kelas di tahun pelajaran yang baru harus dipersiapkan sedari sekarang, menjaga agar si anak tidak kaget ketika aktivitas belajar disekolah kembali normal. Rancangan kegiatan liburan bisa dimulai dari hasil evaluasi belajar si anak yang tertera di raport.

Misal nilai IPA atau Sains di raport si anak masih kurang, maka rancanglah kegiatan liburan yang bernafaskan Sains, kunjungi tempat-tempat liburan yang didalamnya terdapat materi belajar Sains si anak, contoh: bagi anda yang berdomisili disekitar Bandung Raya anda bisa mengunjungi PUSPA IPTEK Kota Baru Parahyangan, di Padalarang, disana terdapat berbagai macam koleksi benda hasil IPA Terapan. Anda bisa menerapkan prinsip belajar real bersama buah hati sekaligus menikmati suasana liburan yang menyenangkan. Contoh lain yang masih berhubungan dengan ilmu alam, kunjungi juga Taman Kupu-kupu di daerah Parompong, Cimahi. Saya rasa Google bisa jadi tempat rujukan mencari destinasi wisata yang edukatif, asal yang perlu diperhatikan adalah pijakan nilai raport yang ingin ditingkatkan di level kelas berikutnya.

Jika tak sempat berkunjung ke tempat wisata yang edukatif, tak ada salahnya mengontrol si anak untuk “belajar” minimal 30 menit tiap harinya. “Belajar” yang dimaksud bukan belajar yang ada dibenak anda sekalian yang membayangkan anak dipaksa berkutat dengan buku tulis. Sodorkan gadget anda untuk membuka internet yang bisa menambah luas wawasan si anak, jangan lupa kontrol ketat penggunaan internetnya. Kebetulan berbarengan dengan ibadah puasa tak ada salahnya kegiatan ini rutin dilakukan di pagi hari setelah si anak pulang mengikuti kuliah subuh di masjid.

Beragam cara yang efektif pasti sudah terlintas dipikiran anda untuk menjaga ritme belajar si buah hati, yang terpenting adalah bagaimana caranya agar aktivitas belajar otak anak kita tidak vakum.

So, selamat liburan bermakna bersama keluarga anda! Have Fun!

1,404 total views, 2 views today

Tagged with: ,

Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (4)

  1. Avatar of Atjih Kurniasih

    saya juga berencana mengisi libur terutama untuk anakpribadi dengan memfaatkan mudik,saya namakan wisata rohani. yangedukati.dimana saya sambilmudikbiasanya saya isisambilmengunjungi tempattempatbersejarah.semisalmesjid demak,saya singgah saat dala,perjalanan.kemudian ke rembang dan jepara mengunjingi tempat kelahiran dan makamnya RA Kartini.dan karena famili adajugadi jogja sambil bersilahturahmi saya sempatkan juga ke CandiBorobudur, Candi Prambanan.dan untuk tahun ini kebetulan saya juga mudik saya akan merencanakan juga seperti tahun lalu,namun untuk tempatnya masih dalamrencana

    • Avatar of handri zakki pratama

      waahhh ajiiibbb tuh bu atjih.. :D ya dengan cara seperti itu wawasan anak kita akan terus bertambah, dan semoga pada akhirnya ritme belajar mereka mencapai puncaknya saat Tahun Ajaran Baru dimulai lagi.. Salam hangat dari Cimahi!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!