2

Langkah-langkah menulis buku pengayaan (+2)

gitalest February 20, 2014

Banyak penulis pemula yang sering terhambat ketika baru mulai menulis. Hal ini karena kekurangjelasan pemahaman mereka pada mekanika penulisan. Untuk mengantisipasi hambatan tersebut, di bawah ini disajikan prinsip yang dapat dijadikan acuan dalam penulisan buku pengayaan. Tahapan yang dimaksud, adalah:
1. Penulis perlu membaca buku-buku yang tergolong ke dalam klasifikasi buku pengayaan (pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian) yang digemari oleh pembaca (best seller) agar terbiasa dengan gaya tulisan yang disukai pembaca.
2. Penulis harus mengkaji asal mula gagasan penulisan yang baik muncul, misalnya gagasan terbaik yang muncul dari kehidupan langsung (kontekstual).
3. Penulis harus memahami betul untuk siapa buku tersebut ditulis. Perlu dipastikan sasaran pembaca yang diharapkan penulis dan perlu diingat bahwa buku tersebut bukan untuk diri penulis.
4. Penulis harus memahami tujuan penulisan buku. Dari awal penulis harus memastikan apakah tujuan penulisan dimaksdukan untuk tujuan memperkaya pengetahuan, keterampilan, atau kepribadian atau untuk tujuan lainnya.
5. Penulis harus memastikan hal-hal yang dijadikan pertimbangannya kepada pembaca, sehingga penulis harus memahami ketertarikan pembaca dan kebutuhan emosionalnya.
6. Penulis harus mampu membedakan antara kebutuhan literari dengan literasi (melek wacana) pembaca, dan memenuhi kedua kebutuhan ini dalam waktu bersamaan
7. Penulis harus berpendapat bahwa pembaca sebenarnya pintar,, menyukai tantangan dan kreativitas (rima, ritme dan repetisi).
8. Penulis perlu mempersiapkan ilustrasi yang diguanakan, jika perlu sebaiknya sejak awal melibatkan seorang illustrator. Biasanya dalam menulis terdapat banyak hal yang tidak tepat jika diungkapkan dengan kata-kata, namun jika menggunakan gambar akan jauh lebih efektif.

Sebelum memulai menulis buku pengayaan, seorang penulis pemula dapat mengikuti tahapan berikut sebagai dasar dalam melatih diri secara efektif. Tahap-tahap yang dimaksud adalah:
1.Membaca buku-buku pengayaan (pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian) yang dianggap bagus secara berulang-ulang;
2.Membuat tulisan asli, jangan meniru gagasan atau struktur dari buku-buku pengayaan yang sudah dikenal.
3.Memastikan tulisan akan memberi dampak emosional (pembaca harus mengalami perubahan karena membaca).
4.Memastikan bahwa isi bacaan menarik untuk pembaca di berbagai usia, sekalipun pembaca sasaran telah ditetapkan;
5.Menulis deskripsi dengan memerhatikan pesan “tunjukkanlah, jangan hanya menceritakan”.
6.Penulis harus selalu ingat bahwa rahasia menulis yang baik adalah menulis ulang.
7.Penulis harus memastikan bahwa naskah ditulis secara efektif, baik ejaan, kata, istilah, kalimat, maupun paragraf sesuai dengan kaidah bahasa dan berbahasa.
8.Penulis pemula harus tetap yakin jika terjadi “penolakan naskah” dari penerbit maka lakukan penulisan ulang, berpikir ulang, dan kirim ke percetakan/penerbit lain.

2,034 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar