Artikel Pilihan

PRESENTASI MENARIK DENGAN PREZI

Salah satu daya tarik mengajar antara lain dengan performance penyampaian…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Tampilan Baru untuk Website Guraru

Guraru, tak terasa website Guru Era Baru (Guraru) hampir menginjak…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Cara Mudah Membuat Aplikasi Android Sendiri

Menjadi tiga besar artikel pilihan di bulan Juni 2014 memotivasi…

Selengkapnya

Lain-lain
Home > Kategori: > Komunikasi interaksi-edukatif dalam Proses Pembelajaran

Komunikasi interaksi-edukatif dalam Proses Pembelajaran (+1)

Penulis: Sigit Suryono
Kategori:

Istilah komunikasi merupakan suatu transaksi pengertian/ pemahaman antara dua individu atau lebih. Proses komunikasi terjadi bila ada sumber yang memberikan pesan, dan ada penerima pesan. Pada umumnya dalam proses komunikasi dibutuhkan media, yang merupakan wadah yang dapat menyalurkan pesan (message) yang oleh sumber atau pemberi pesah ingin diteruskan atau disampaikan kepada penerima pesan tersebut.

Proses komunikasi yang terjadi dalam suatu kegiatan berajar mengajar bisa terjadi antara guru dan murid, antara murid dengan murid. Selain itu dalam kegiatan belajar mengajar, proses komunikasi juga bisa terjadi antara murid, atau warga belajar dengan sumber yang lain dari guru, misalnya pesan pembelajaran atau materi ilmu pengetahuan. Komunikasi dalam suatu kegiatan belajar mengajar merupakan suatu komunikasi timbal-balik, atau komunikasi interaksi edukatif, yang bukan terjadi dengan sendirinya, akan tetapi harus diciptakan oleh guru dan murid. Komunikasi tersebut harus diciptakan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan dalam bentuk materi pembelajaran dapat benar-benar efektif dan efisien.

Proses komunikasi interaksi edukatif merupakan suatu transaksi pengertian/ pemahaman ilmu pengetahuan. Transaksi pengertian ini dalam bentuk-bentuk lambang (signals) yang mengandung arti. Lambang-lambang atau signals dapat di capai dengan indra baik dilihat, didengar, atau gabungan keduanya, yaitu dilihat dan didengar. Bahkan pada situasi dan kondisi tertentu pengoperan lambang itu dapat dilakukan melalui indra sentuhan/raba ataupun indra penciuman, misalnya kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan luar biasa. Karena dalam memahami ilmu pengetahuan faktor indra dan akal sangat berpengaruh dalam membentuk kesan pada siswa maka bentuk – bentuk pesan yang digunakan dalam pembelajaran hasus inovatif, menarik.

Agar pesan pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dapat menarik, dan inovatig maka dibutuhkan media yang digunakan untuk menghantarkan pesan pembelajaran kepada murid. Media digunakan untuk mengurangi nois / hambatan untuk mengetahui/memahi ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh guru karena adanya keterbatasan indra manusia. Media pembelajaran dapat berupa media audio, media visual, ataupun gabungan media audio-visual. Media pendidikan termasuk penerapan teknologi pendidikan yang digunakan untuk melancarkan komunikasi interaktif edukatif.

Kata atau istilah teknologi tidak asing lagi bagi telinga setiap anggota masayarakat masa kini. Teknologi berarti penerapan ilmu pengetahuan secara praktis (Technology is the application of science ti practice). Menurut Settler(Barbara.1994:7) teknologi memfokuskan pada perbaikan ketrampilan dan organisasi kerja daripada peralatan dan mesin. Teknologi modern dideskripsikan sebagai pengetahuan praksis sistematis yang meningkatkan produktivitas.

Teknologi pembelajaran merupakan penerapan ilmu pengetahuan ilmiah tentang belajar manusia pada tugas-tugas praktis pengajaran dan belajar. Teknologi pembalajaran sering di definisikan sebagai penerapan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah, sebuah pandangan yang didasarkan pada asumsi bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi itu tidak terpisah.

Dalam proses komunikasi interaktif edukatif peran teknologi pendidikan sangat besar, baik dari segi penyampaian pesan pembelajaran, pengelolaan pembelajaran, dalam penyamaan persepsi siswa sehingga akan memudahkan penyampaian ilmu pengetahuan kepada siswa sehingga pada akhirnya semakin baik proses komunikasi interaksi edukatif maka akan semakin baik pula proses penyampaian ilmu pengetahuan kepada siswa.

691 total views, 2 views today



Harap login untuk Vote UP postingan ini.


  1. Avatar of Pengelola Guraru

    Terima kasih pak @ciget02…

    Ikut lomba penulisan artikel kan pak? Jangan lupa isi form pendaftarannya di http://bit.ly/FormGuraru ya :)

    Pengelola Guraru Komentar pada June 5, 2012 11:29 pm

  2. Avatar of Iwan Sumantri

    Mantap pa artikelnya……salam kenal dari pak Guru Daerah !

    Iwan Sumantri Komentar pada June 6, 2012 2:35 am

  3. Avatar of Botaksakti

    Lalu?:D

    Botaksakti Komentar pada June 6, 2012 2:59 am

  4. Avatar of Sigit Suryono

    @pengelolaguraru: untuk artikel ini belum saya ikutkan ke lomba

    Sigit Suryono Komentar pada June 6, 2012 3:43 am

  5. Avatar of Sigit Suryono

    @iwansumantri: makasih pak iwan sumantri

    Sigit Suryono Komentar pada June 6, 2012 3:43 am

  6. Avatar of Sigit Suryono

    @isnapuryanta: kita harus lebih menguasai peserta didik dengan komunikasi yang baik tidak ada noise/ hambatan komunikasi sehingga siswa bisa menerima seluruh isi pesan yang kita sampaikan

    Sigit Suryono Komentar pada June 6, 2012 3:48 am

You must be logged in to post a comment.

Panduan

Mari bergabung dengan Guru Era Baru! Baca panduan disini.

Panduan Bergabung

Klik Disini
Dr. Acer

Punya pertanyaan seputar komputer dan produk Acer lainnya?

Tanya Dr. Acer

Submit