14

…kita harus berubah…(sebuah catatan perjalanan panjang pemanfaatan TIK disekolah) (+7)

tutuk jatmiko May 21, 2015

Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.
– Jawaharlal Nehru –

——————————————————————–

Sahabat Guraru …itulah kata-kata yang sangat memotivasi diriku untuk berani melakukan perjalanan panjang, berubah menjadi lebih baik

Tahun 1995 untuk pertama kalinya saya bekerja sebagai guru pada program keahlian Teknik Instalasi Tenga Listrik di sebuah SMK swasta .Pada program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik, belajar Instalasi Listrik secara umum identik dengan pengajaran materi tegangan, arus daya dan satuan-satuan listrik lainnya. Sebelum menggunakan TIK , proses pembelajaran masih mengggunakan metode konvensional yang hanya melibatkan komponen-komponen listrik konvensional (misalnya saklar mekanik, kontaktor magnetic dan komponen mekanik sejenisnya). Praktis siswa mengenal bahwa rangkaian listrik hanya bisa dikendalikan menggunakan komponen listrik.

Anggapan itu berubah ketika saya “terpaksa” harus membantu mengajar mata pelajaran pada program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan pada tahun 2006. Hal ini dikarenakan tenaga pengajar yang kurang jumlahnya untuk program keahlian baru. Dengan kemampuan yang terbatas (=karena latar belakang saya adalah Teknik Instalasi Listrik), memaksa saya berpacu dengan waktu untuk menyesuaikan kondisi dengan materi mata pelajaran yang benar-benar baru bagi saya. Sempat juga putus asa karena ketidakmampuan menerima materi baru salah satunya mungkin karena usia yang terbilang tidak mudah lagi. Tetapi banyak sekali pengalaman-pengalaman baru yang saya dapat dari berbagai kegiatan bersama rekan-rekan guru maupun para praktisi teknologi informatika,.Terutama menimba pengalaman langsung melalui berbagai kegiatan baik lomba inovasi pendidikan, saat diklat kejuruan maupun pertemuan ilmiah lainnya. Kesulitan demi kesulitan mulai teratasi berkat bantuan rekan-rekan dari program keahlian TKJ ini. Tak terasa rasa asing dengan pelajaran TKJ perlahan-lahan sirna dan sayapun mulai merasakan manfaat dari sebuah keterpaksaan ini. Sedikit demi sedikit teknologi computer mulai akrab dengan kegiatan sehari-hari baik disekolah maupun saat senggang dirumah. Dari sini pula saya mulai mengenal mulai dasar-dasar computer, teknik jaringan komputer serta beberapa bahasa pemrograman yang selama ini tidak saya kenal ketika mengajar pada mata pelajaran Teknik Instalasi Tenaga Listrik.

Setelah merasakan “kedahsyatan” teknologi berbasis TIK ini, sayapun baru menyadari bahwa teknologi berbasis TIK ini dapat disinergikan dengan kegiatan praktikum yang ada di Teknik Instalasi Tenaga Listrik.

Waktupun berlalu setelah sertifikasi guru tahun 2009, sayapun harus “back to basic”. Karena sertifikasi pendidik yang saya ambil adalah Teknik Instalasi Tenaga Listrik sesuai ijasah saat menempuh pendidikan dulu. Tetapi hal ini tidak mengurangi semangat untuk mengintegrasikan teknologi TIK ini dalam mata pelajaran yang saya ampu hingga saat ini yaitu Teknik Instalasi Tenaga Listrik .Sambil menunggu beberapa guru TKJ yang baru, sayapun mulai kembali mengajar Teknik Instalasi Tenga Listrik yang pernah saya tinggalkan beberapa tahun yang lalu.

Tahun 2011, secara utuh saya kembali mengajar program keahlian TITL selain menjadi penanggung jawab program keahlian TKJ tentunya. Pada materi pengendalian Instalasi Listrik, berbekal ilmu yang saya dapat ketika mengajar program TKJ pemanfaatan TIK mulai saya kenalkan. Jika dulu intalasi listrik hanya menggunakan pengendali mekanik dan elektromekanik, sekarang saya memberi porsi yang sama untuk teknologi TIK, dalam hal ini hampir setiap praktikum saya selalu melibatkan penggunaan simulator berbasis computer untuk menganalisa rangkaian-rangkaian listrik. Selain itu pengendalian peralatan listrik menggunakan computer dan jaringan baik wireless maupun internet sudah akrab kami lakukan. Demikian juga dengan perkembangan penggunaan gadget modern misalnya smartphone yang sangat pesat dikalangan masyarakat terutama siswa, mendorong saya untuk memanfaatkannya sebagai pengendalian peralatan listrik. Berkat dukungan moril yang tinggi dari pihak sekolah, dengan segala keterbatasan serta kekurangan disana-sini kami mencoba untuk selalu  berinovasi serta berkreasi demi kemajuan pendidikan yang lebih baik.

Berikut beberapa pengalaman yang sangat berkesan berkaitan dengan pemanfaatan teknologi TIK untuk aplikasi materi pelajaran  Teknik Instalasi Listrik diantaranya :

1.Mengendalikan peralatan menggunakan komputer

 

melakukan praktikum pengendali berbasis komputer

a. Video pengendalian peralatan listrik menggunakan komputer langsung

b.Video Pengendalian peralatan listrik menggunakan PC to PC remote desktop(menggunakan wifi LAN)

c.Video Pengendalian peralatan listrik menggunakan PC to PC remote desktop (menggunakan jaringan internet)

d.Video Pengendalian peralatan listrik menggunakan smartphone samsung ( HP to PC remote desktop )

Artikel praktikum a- e dapat dibaca  disini

f. Video pengendalian pompa air dikendalikan komputer

artikel f dapat dibaca  disini  atau disini

2. Aplikasi koreksi dan analisa ulangan harian menggunakan HP siswa

Artikel dapat dibaca disini atau disini

3.Membuat kuis latihan soal menggunakan Android

artikel dapat dibaca   disini   dan disini

4.Pemanfaatan TIK pada kegiatan LPIR

Kegiatan siswa saat presentasi LPIR tingkat nasional

Artikel kegiatan dapat dibaca disini

Selain digunakan saat proses PBM, dalam beberapa kesempatan pemanfaatan teknologi ini kami coba memperkenalkannya kepada masyarakat sebagai sarana edukasi tentang pemanfaatannya salah satunya untuk pengendalian peralatan listrik rumah tangga ( lampu penerangan, pompa air, kipas angin dan sebagainya ) melalui beberapa kegiatan antara lain :

1.Presentasi pemanfaatan TIK pada kegiatan donasi YAMAHA

Presentasi pemanfaatan TIK untuk pengendalian peralatan listrik didepan jajaran manajemen YAMAHA di Surabaya

Artikel lengkap klik disini

2.Kegiatan Vocational Education Converence

Presentasi alat bantu PBM pengendali peralatan listrik berbasis komputer pada kegiatanVocational Education Converence di P4TK-VEDC/BOE Malang. Artikel lengkap baca disini

3. Kegiatan Road show  pemanfaatan TIK  ke siswa SMP

memperkenalkan pemanfaatan TIK untuk pengendalian instalasi listrik kepada  siswa SMP

Artikel lengkap baca disini

4.Edukasi pemanfaatan TIK melalui pameran pembangunan

Pameran dalam rangka 100 tahun Yayasan .Artikel lengkap baca disini

pameran 2015c

 

 

 

 

 

 

 

Artikel baca disini

Dari uraian diatas, dapat saya simpulkan bahwa tiada kata terlambat untuk menggunakan perangkat teknologi informasi dalam proses pembelajaran disekolah maupun dimasyarakat. Sehingga diharapkan perkembangan yang pesat dari  teknologi ini dapat diikuti pula dengan perkembangan wawasan dari penggunanya. Dan semoga uraian sederhana ini dapat menyadarkan para rekan guru untuk tiada henti  mengembangkan inovasi positf  memanfaatan secara maksimal teknologi informasi & komunikasi sesuai tuntutan perkembangan jaman terutama dalam proses pembelajaran.

 

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

 

Salam

tutuk jatmiko

http://tutukjat.blogspot.com

1,246 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (14)

  1. Salam kenal,Bu Rosiana. Sy sendiri sebenarnya “bukan” pengajar TIK, Bu. Sy mengajar teknik listrik. Hanya saja dalam setiap kegiatan KBM saya selalu melibatkan teknologi TIK. Indah sekali “berselingkuh” dengan TIK. Salam

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar