0

Kelas Literasi dan ODOL (0)

Tohib Mustahib October 11, 2016

lineHari ini kita akan membahas tentang kelas literasi. Pada 18 Agustus 2015 Kemdikbud meluncurkan gerakan literasi sekolah, lantas apa bedanya dengan kelas literasi. Kelas literasi adalah turunan dari gerakan literasi sekolah itu. Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah gerakan penyadaran literasi yang dimulai dari lembaga pendidikan.

Membaca-menulis (literasi) merupakan salah satu aktifitas penting dalam hidup. Sebagian besar proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. Budaya literasi yang tertanam dalam diri peserta didik mempengaruhi tingkat keberhasilan baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Kelas literasi adalah bagaimana para guru membiasakan aktivitas literasi pada pelajaran yang diampunya. Tidak sekedar menyuruh siswa membaca, namun bagaimana mendesain pemunculan minat membaca itu menjadi sesuatu yang unik, menarik, sekaligus menantang.

Saya mulai menerapkan program ODOL (One Day One Lembar) pada mata pelajaran Biologi untuk melatih kultur membaca siswa. Program ini terinspirasi dari program ODOJ (One Day One Juz). Dalam ODOL siswa berkewajiban membaca satu hari satu lembar.

Secara teknis, pada tiap kelas saya buatkan grup kelas. Saya menggunakan LINE, dikarenakan para peserta didik saya paling banak menggunakan aplikasi ini. Saya siapkan daftar nama siswa pada halaman grup yang nantinya digunakan untuk melakukan rekapitulasi laporan harian. Saya tugaskan peserta didik secara bergantian melakukan rekap laporan kelas.

Awal diterapkannya program ODOL ini, saya sampaikan aturan mainnya. Jika setiap hari laporan akan mendapat poin 1, jika tidak laporan poinnya 0, jika melebihi target harian poinnya 2, sesuai target poinnya 1, dibawah target poinnya (-1), dan menyelesaikan tugas sampai akhir poinnya 10.

Program ODOL mulai saya terapkan pada pokok bahasan tentang virus. Saya membuat modul sebanyak 14 lembar. Pokok bahasan ini pada program semester dipelajari selama 6 jam pelajaran (2 x 3 jam pelajaran) atau selama 2 minggu.

Satu minggu sebelum dipelajari pokok bahasan tentang virus di kelas, modul sudah dibagikan. Selama 7 hari siswa berkewajiban menyelesaikan membaca hingga halaman ke-7. Pada saat pembelajaran, kelas disetting pelajaran seperti biasa (sesuai RPP), di akhir pelajaran diberikan evaluasi tentang apa yang mereka baca dari halama 1 hingga halaman 7.

Seminggu berikutnya tugas mereka menyelesaikan membaca dari halaman 8 hingga 14. Pertemuan kelas yang ke-2 diberikan pelajaran sesuai RPP dan diberikan evaluasi untuk halaman 8-14. Hasil evaluasi sangat bagus dibanding materi sebelumnya yang belum menggunakan metode ODOL ini. Program ini masih berlanjut untuk pembelajaran-pembelajaran selanjutnya.

Satu dua siswa dibawah target dalam aktivitas membacanya tidak menjadi masalah, terpenting bagaimana membudayakan mereka belajar setiap hari, membaca setiap hari meskipun sedikit. Prinsipnya sedikit demi sedikit tapi rutin itu jauh lebih baik dibandingkan banyak tetapi hanya sekali.

Istiqomah itu penting, meskipun (kadang) terasa berat. Orang bilang, kalau enteng namanya bukan istiqomah tapi istirahat. Xixixi

 

Semarang, 11 Oktober 2016

985 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!