8

KECEPATAN DAN PRODUKTIFITAS LAPTOP ACER DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS BLOG GURU SEBAGAI WAHANA INVENTARISASI TUGAS MANDIRI TERSTRUKTUR BERUPA VIDEO SISWA KELAS X MIPA/IPS BIDANG STUDI BAHASA DAN SASTRA INGGRIS TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SMA NEGERI 2 KOTA MOJOKERTO (+3)

ERWIN JOKO SUSANTO May 23, 2017

TOPIK: Peran Teknologi dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini

 KECEPATAN DAN PRODUKTIFITAS LAPTOP ACER

DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS BLOG GURU

SEBAGAI WAHANA INVENTARISASI

TUGAS MANDIRI TERSTRUKTUR BERUPA VIDEO

SISWA KELAS X MIPA/IPS

BIDANG STUDI BAHASA DAN SASTRA INGGRIS TAHUN PELAJARAN 2016/2017

SMA NEGERI 2 KOTA MOJOKERTO

Oleh:

ERWIN JOKO SUSANTO, S.Pd

erwin

Ucapan Terima Kasih

 

Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan dengan baik. Seiring dengan berjalannya waktu, maka dalam kesempatan ini tidak lupa diucapkan terima kasih banyak kepada:

  1. guraru.org sebagai wahana menulis untuk guru
  2. Orang tua yang telah melahirkan dan mengasuhku.
  3. Istri dan anak-anak tercinta di rumah yang senantiasa mendampingi.

Mudah-mudahan amal baik semua pihak di atas mandapat imbalan yang setimpal dari Yang Maha Kuasa.

Akhirnya, penulis mengharapkan semoga karya yang sederhana ini dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan yang berharga bagi peningkatan mutu proses pembelajaran berikutnya dan memberikan inspirasi bagi segenap sahabat guraru.org

 

 

Kata Pengantar

Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan dalam rangka melaksanakan kurikulum pada suatu lembaga pendidikan, agar dapat membantu siswa untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Tujuan pendidikan pada hakekatnya ingin merubah perilaku, intelektual dan moral maupun sosial agar bisa mandiri dan berkarakter dalam kehidupan di masyarakat. Dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut siswa berinteraksi dengan lingkungan belajar yang diatur oleh guru melalui proses pembelajaran. Lingkungan belajar yang diatur oleh guru, meliputi: tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, metodologi pembelajaran dan penilaian hasil belajar. Dalam metodologi pembelajaran, ada dua aspek yang menonjol, yakni: metode mengajar dan media pembelajaran sebagai alat bantu pembelajaran.

Media pembelajaran sebagai alat bantu pembelajaran merupakan salah satu komponen dalam proses pembelajaran yang harus direncanakan dan diatur oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Peran media pembelajaran dalam metodologi pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dengan harapan mampu meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Sebagai alat bantu pembelajaran, media bisa berperan untuk menunjang penggunaan metode pembelajaran yang akan diterapkan oleh guru agar penyampaian bahan belajar bisa lebih efektif dan efisien.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi pada kegiatan pembelajaran. Selain menggunakan alat bantu yang murah dan sederhana, guru dituntut untuk mampu menggunakan berbagai media pembelajaran yang canggih dan modern sebagai hasil inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu media Internet berupa blog secara online, sehingga tidak hanya membantu kinerja guru dan siswa dalam mengaplikasikan proses dan hasil pembelajaran akan tetapi juga dapat menginventarisasi kinerjanya masing-masing serta sekaligus dapat diakses oleh pihak ketiga yaitu, orang lain dan pihak-pihak lain secara persuasif.

Pemanfaatan tekhnologi seperti internet online dapat melibatkan secara langsung siswa secara aktif dalam mengupload pengalaman belajarnya secara langsung (kongkret) yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa dengan memperhatikan situasi belajar siswa. Pengalaman langsung akan memberi kesan paling utuh dan paling bermakna tentang informasi dan gagasan yang terkandung dalam pengalaman tersebut, sebab melibatkan indera penglihatan, pendenagaran, perasaan, penciuman dan peraba. Dengan learning by doing, keikut-sertaan siswa secara langsung (misalnya menyiapkan materi, melakukan praktek, mengupload dan mengolah data sampai pada tingkat mengevaluasi diri dan kelompok) sehingga lebih bermakna (meaningful).

Sebagai salah satu sumber belajar yang dapat menyalurkan pesan, media dapat mengatasi perbedaan gaya belajar siswa, minat, inteligensi, keterbatasan daya indera, cacat tubuh atau jarak geografis, jarak waktu dan lain-lainnya. Namun demikian, media sebagai alat dan sumber belajar tidak dapat menggantikan peran guru sepenuhnya, artinya media tanpa guru tidak akan berfungsi secara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kehadiran guru masih tetap diperlukan untuk memberi bantuan pada siswa, seperti apa yang harus dipelajari, bagaimana cara mempelajarinya serta hasil belajar apa yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran.

 Bab 1

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Kita melihat banyak siswa kita banyak yang diterima diperguruan tinggi dengan nilai yang memuaskan dan ketika lulus mereka mampu bekerja dan berperan untuk kemaslahatan manusia. Oleh karena itu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan isi yang diamanatkan dalam paragraf 4 (empat) Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang secara otomatis membantu kinerja pemerintah dalam meningkatkan taraf dan tujuan pendidikan nasional yang didelegasikan kepada departemen pendidikan nasional dan diteruskan oleh Dinas Pendidikan di daerah, kota dan kabupaten dan dilaksanakan oleh guru-guru di seluruh Indonesia,  maka paradigma dalam dunia pendidikan tersebut di atas perlu diluruskan dan dibutuhkan sebuah obyektifitas yang layak dengan mengedepankan standar proses dari pada hasil, karena bagaimanapun kebahagiaan nun jauh disana yang selama ini ingin kita capai akan tidak berhakikat dan bermakna jika jalan dan cara yang kita tempuh sangat syarat dengan kecurangan, ketidakobyektifan, ketidakjujuran dan ketidakmurnian. Oleh karena itu kita sebagai manusia apalagi yang memiliki tugas mulia sebagai guru yang berilmu dan bermartabat maka kita membutuhkan strategi yang mempermudah kinerja dan jalan kita, jalan siswa dan pemerintah yaitu dengan kata lain harus win-win solution. Pada kesempatan kecil ini penulis tidak hanya ingin berpartisipasi berbagi ilmu tentang keguruan kepada saudara-saudara seperjuangan, kerabat kerja setanah air tetapi juga menghadirkan pemecahan berbagai masalah kita sehari-hari dan berbagai solusi ke depan untuk mempermudah kinerja profesi ini dan mencoba untuk menyuguhkan sebuah pengalaman kecil yang barangkali membantu kinerja kita agar lebih mudah dan efektif yaitu “Kecepatan Dan Produktifitas Laptop Acer Dalam Meningkatkan Efektifitas Blog Guru Sebagai Wahana Inventarisasi Tugas Mandiri  Terstruktur Berupa Video Siswa Kelas X Mipa/Ips Bidang Studi Bahasa Dan Sastra Inggris Tahun Pelajaran 2016/2017 SMA Negeri 2 Kota Mojokerto”.

  

2. Rumusan Masalah dan Tujuan

  1. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah pada bagian pendahuluan di atas, dapat dirumuskan masalah umum yang akan dikaji melalui penelitian tindakan kelas, yaitu; Sejauh mana efisiensi blog guru dapat dimanfaatkan sebagai wahana inventarisasi tugas mandiri terstruktur berupa video dalam meningkatkan kompetensi   berbicara bahasa dan sastra inggris siswa kelas X-MIPA/IPS tahun pelajaran 2016/2017 SMA Negeri 2 kota mojokerto?

  1. Tujuan

  2.1 Tujuan Umum

Tujuan penulis dalam penelitiannya secara umum adalah untuk mengetahui sejauh mana efisiensi blog guru dapat dimanfaatkan sebagai wahana inventarisasi tugas mandiri terstruktur berupa video dalam meningkatkan kompetensi   berbicara bahasa dan sastra inggris siswa kelas X-MIPA/IPS tahun pelajaran 2016/2017 SMA Negeri 2 kota mojokerto.

 2.2 Tujuan khusus

Di samping tujuan umum di atas, ada beberapa tujuan khusus dari tulisan ini,  diantaranya yaitu:

  1. penulis ingin mengetahui sejauh mana efisiensi blog guru dapat dimanfaatkan sebagai wahana inventarisasi tugas mandiri terstruktur berupa video dalam meningkatkan kompetensi berbicara bahasa dan sastra inggris siswa kelas X-MIPA/IPS tahun pelajaran 2016/2017 SMA Negeri 2 kota mojokerto:
  2. agar tulisan ini menjadi bahan awal yang dapat menginspirasi pihak lain untuk lebih mampu menginovasi teknik dan metode pembelajaran mampu memberikan apresiasi terhadap kinerja kita guna kesempurnaan ke depan

BAB 2

KAJIAN PUSTAKA

 Secara umum, media internet dan media pembelajaran lainnya mempunyai manfaat sebagai berikut:

  1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka)
  2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.
    1. Obyek yang terlalu besar bisa digantikan dengan realia, gambar, film bingkai, film atau model.
    2. Obyek yang kecil bisa dibantu dengan proyektor mikro, film bingkai, film atau gambar
    3. Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan timelapse atau high-speed photographi
  3. Kejadian atau peristiwa yang terjadi dimasa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, video, foto maupun secara verbal.
    1. Obyek yang terlalu kompleks, dapat disajikan dengan model, diagram dan lain-lain
    2. Konsep yang terlalu luas (gunung berapi, gempa bumi, iklim dll) dapat divisualkan dalam bentuk film, gambar, video, dll.
  4. Mengatasi sikap pasif siswa. Media pembelajaran bisa berperan:
  5. Menimbulkan kegairahan belajar siswa
  6. Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara siswa dengan lingkungan dan kenyataan
  7. Dengan sifat yang unik pada setiap siswa, ditambah lagi dengan lingkungan dan pengamalan yang berbeda, akan memberi kesulitan bagi guru untuk menyama-ratakan kemampuan siswa. Dengan media, kesulitan tersebut bisa di atasi dengan cara:
  8. Memberikan perangsang yang sama
  9. Mempersamakan pengalaman
  10. Menimbulkan pesepsi yang sama
  11. Selain itu, pemanfaatan media pengajaran bisa meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan meningkatkan gairah siswa dalam kegiatan pembelajaran.

Seorang guru perlu memahami bahwa media pembelajaran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. Fungsi utama media adalah sebagai alat bantu pembelajaran untuk menunjang penerapan metode pembelajaran yang telah direncanakan oleh guru sesuai dengan karakteristik siswa dan bahan belajar yang akan disampaikannya. Manfaat media pembelajaran, secara khusus adalah bahwa kita mampu menghemat waktu dan kapasitas hard disk laptop kita dalam menyimpan file tugas siswa. Peran youtube dan google dokumen disini sangat membantu mengefisiensi waktu dan kapasitas tempat menjadi lebih besar dan mungkin tak terbatas. Secara otomatis semakin banyak file yang bisa kita upload secara online baik di youtube ataupun google docs, maka dengan kapasitas hard disk laptop atau PC kita yang terbatas akan semakin kecil kemungkinan kita ingin menyimpan seluruh file tugas siswa di laptop atau PC kita. Di sisi lain, setelah siswa atatu guru mengupload atau mengunggah semua file tugasnya melalui youtube dan google docs, maka file yang ada di laptop bisa dibuang atau didelete tanpa beban, dan rasa amanlah yang timbul karena tidak ada pihak lain yang menghack file kita selagi kita merahasiakan password atau username pada blog kita atau account ID kita di youtube dan google docs.

Untuk mempermudah pemahaman kita sebelum melakukan rangkaian proses penelitian di lapangan, maka perlu di adakan kajian pustaka untuk menunjang teori dan cara melakukan penelitian. Berbagai referensi tentang pengertian dan kata-kata kunci tentang penelitian ini pasti ada yang sudah tidak asing dan hanya membutuhkan pemutakhiran landasannya, yaitu diantaranya adalah:

  1. Tautan atau yang disebut sebagai pranala(Inggrishyperlink) adalah sebuah acuan dalam dokumen hiperteks (hypertext) ke dokumen yang lain atau sumber lain. Seperti halnya suatu kutipan di dalam literatur. Dikombinasikan dengan sebuah jaringan data dan sesuai dengan protokol akses, sebuah komputer dapat diminta untuk memperoleh sumber yang direferensikan.Ada beberapa cara (format) untuk menampilkan pranala pada halaman web. Sebuah embedded link (pranala yang tersimpan) adalah salah satu dari beberapa cara yang biasa digunakan: satu atau lebih dari kata-kata yang menggunakan tipe/gaya teks khusus.
  2. HTMLadalah Singkatan dari “Hyper Teks Markup Language-.” Ini adalah bahasa atau kode halaman Web yang juga dikenal sebagai dokumen hypertext, halaman Web harus sesuai dengan aturan dari HTML untuk dapat ditampilkan dengan benar dalam browser Web. Sintaks HTML didasarkan pada daftar tag yang menggambarkan format halaman dan apa yang ditampilkan pada halaman Web.
    Untungnya, bahasa HTML adalah relatif mudah untuk dipelajari. Program ini memungkinkan Anda untuk menempatkan objek dan teks pada halaman dan kode HTML ditulis untuk Anda. Tim Berners- Lee melihat kemungkinan dari penggunaan pranala untuk setiap bagian pautan informasi ke bagian informasi yang lain melalui internet. Dalam HTML pautan dilambangkan oleh elemen <a> (anchor). Pranala pada XML Sebuah rekomendasi khusus dari W3C disebut XML Linking Language (Bahasa link XML), Xlink menguraikan pranala yang menawarkan fungsi yang lebih luas daripada yang terdapat pada HTML Bagaimana pranala bekerja di dalam HTML? Sebuah pranala memiliki dua bagian, disebut jangkar (anchor), dan tujuan. Sebuah pranala dimulai pada jangkar sumber dan menunjuk pada jangkar tujuan. Kebanyakan jangkar tujuan adalah URL yang digunakan pada Waring Wera Wanua. Ini dapat merujuk kepada sebuah dokumen, contohnya halaman web, atau sumber yang lain, atau sebuah posisi pada halaman web. Yang terakhir ini dilakukan melalui elemen HTML dengan atribut name atau id pada posisi dokumen HTML dokumen tersebut. URL posisi tersebut adalah URL halaman web dengan menambahkan “#nama atribut”. Kode HTML mengandung beberapa atau semua dari 5 karakteristik pokok dari sebuah pranala: 1. Tujuan pranala (“href” menunjukkan ke sebuah URL) 2. Label pranala 3. Judul pranala 4. Sasaran pranala 5. Kelas pranala atau ID pranala. Ini biasanya menggunakan element HTML “a” dengan dilengkapi “href” dan juga karakter lain “title”, “target”, dan “class” atau “id”. (contoh: <a href =”URL” title=”judul pranala” target=”sasaran pranala” class=”kelas pranala”>Label Pranala</a>). Untuk membuat sebuah pranala ke dalam sebuah halaman situs dapat diambil bentuk ini :
1. Contoh Kode <a href=”http://id.wikipedia.org/”>Wikipedia</a>
2. Hasil Wikipedia

Umumnya, sebuah pranala akan membuka frame atau jendela sebelumnya, tetapi sebuah situs yang menggunakan frame dan jendela-banyak untuk navigasinya menambahkan sebuah karakter khusus “target” untuk menyepesifikasikan dimana pranala tersebut di bebankan. Jendela diberi nama sesuai dengan keinginan dan identifikasi itu mengacu pada sesi penjelajah sebelumnya. Jika pada jendela sebelumnya tidak cocok dengan nama itu, sebuah jendela baru akan dibuat dengan menggunakan ID. Pembuatan jendela baru biasanya menggunakan karakter “target”. Untuk mencegah penggunaan jendela yang berulang-ulang, sasaran jendela khusus dengan nama “_blank” dan “new”, karakter ini akan selalu memunculkan jendela baru. Terutama untuk melihat tipe pranala ini adalah ketika suatu halaman website berputan pada halaman halaman lain. Tujuannya adalah untuk memastikan pengguna tidak kebingungan saat menjelajah pada situs yang telah dipautkan dengan situs lain. Terkadang karakter ini sering digunakan secara berlebihan sehingga dapat menyebabkan banyaknya jendela yang terbuat saat menjelajah pada sebuah situs. Karakter untuk sasaran halaman khusus yang lain adalah “_top”, ini adalah karakter frame yang berguna untuk menghapus jendela lama sehingga penjelajahan dapat dilanjutkan dengan jendela yang penuh. 

  1. Google Docsadalah layanan pengolah katalembar sebarpresentasiformulir, dan penyimpanan data berbasis web gratis dari Google. Layanan ini pertama kali diluncurkan pada 10 Oktober 2006 sebagai gabungan dua layanan: Writely dan Spreadsheets. Layanan presentasi diluncurkan pada 17 September 2007 sedangkan layanan penyimpanan data untuk berkas apa pun (hingga maksimum 1 GB per berkas) diluncurkan pada 13 Januari 2010.  Saat kini google docs telah disempurnakan menjadi google drive seiring dengan perkembangan kebutuhan aplikasi para peramban internet di seluruh dunia.
  2. Tugas Terstruktur dalam duniapendidikan adalah merupakan sekumpulan informasi pribadi/kelompok yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pendidikannya. Ada beraneka macam tugas terstruktur mulai dokumen, foto, lembaran tulisan/ketikan, video dan lain-lain sebagai bukti pencapaian hasil atas suatu pendidikan atau kursus. Tugas terstruktur ini sangat berguna untuk akreditasi pengalaman seseorang, pencarian kerja, melanjutkan pendidikan, pengajuan sertifikat kompetensi, dan lain-lain. Portofolio untuk tingkat TK, SD, SMP dan SMA dipandang sebagai kumpulan seluruh hasil dan prestasi belajar siswa. Dokumen setelah terkumpul lalu diseleksi yang akhirnya membuat refleksi pribadi. Penilaian ini dianggap sebagian peneliti pendidikan adalah penilaian alternatif di dunia modern dan jauh lebih reliable dan valid daripada penilaian baku. 

Namun pada hakekatnya tugas/penugasan terstruktur adalah segala bentuk kinerja seseorang baik tertulis maupun tidak tertulis, baik verbal maupun non verbal yang mampu didokumentasikan dan bisa dilihat dan dirasakan manfaatnya walaupun sedikit.

  1. Blog 6 merupakan singkatan dari web log, adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat di akses oleh sesama pengguna internet dengan toik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
  2. Online7

Menurut Charles Graham dan teman-temannya, ada 7 prinsip mengajar yang efektif dalam mengimplementasikan pembelajaran online, yaitu:

Seven Principles of effective Teaching: A Practical Lens for Evaluating Onlien Courses

Principle 1: Good practice Encourages Student-Faculty Contact

Principle 2: Good practice Encourages Cooperation Among Students

Principle 3: Good practice Encourages Active Learning

Principle 4: Good practice Gives Prompt Feedback

Principle 5: Good practice Emphasized time on task

Principle 6: Good practice Respects Diverse Talents and ways of learning

Principle 7: Good practice communicates high expectation

 Bab 3

PEMBAHASAN

1. RANCANGAN ALAT

Alat yang dimaksud disini adalah wahana internet (google dokumen, youtube dan blogger) yang digunakan untuk berbagai fungsi mulai dari mengumpulkan berbagai informasi dan data untuk diolah sampai menjadi bahan jadi siap tampil dan dapat di cari oleh mesin telusur google serta mampu meyakinkan bahwa perangkat yang sudah tidak asing tadi dapat mudah diciptakan oleh siswa mana saja dan oleh siapapun.

Perangkat IT yang digunakan meliputi hal-hal fisik sebagai berikut:

  1. Laptop (ACER).

Diharapkan bahwa untuk mempercepat kinerja kita, sebagai guru tidak boleh gaptek dan terus termotivasi untuk belajar IT, Oleh karena itu tidak hanya memiliki laptop ACER terbaru yang kecepatannya super untuk upload dan download, tapi juga mampu mengoperasikan komputer (word dan excel) adalah modal utama untuk menjalankan misi ini.

  1. HotSpot area, HP as Modem (Internet connection, Wifi,). Diharapkan dalam mengelola nilai dan upload file yang harus benar-benar lancar dan tidak terputus-putus jaringannya.
  1. Kamera (digital, camera HP 3G/4G, handycam, dll).

Kamera di sini adalah mutlak dimiliki oleh siswa. Dengan intensitas beberapa ratus mega pixel yang dimiliki oleh kamera tersebut diharapkan mampu dan jelas merekam audiovisual tugas siswa yang berbentuk penampilan (drama, pidato dan lain-lain).

  1. Google atau Yahoo ID atau email sebagai syarat untuk membuat free blog/situs kita di blogspot.com atau persyaratan untuk mengunggah video dan file atau dokumen kita ke dalam google dokumen dan youtube.
  2. File-file format perangkat mengajar yang diupload ke google document.(ms. Word dan Excel)
  3. File Daftar nama dan nilai siswa di kelas (ms. Excel)
  4. File format penilaian tugas mandiri tidak terstruktur.

 

2. PROSES PEMBUATAN ALAT

Untuk mengupload atau mengunggah dokumen, video dan lain-lain melaului fasilitas google dokumen atau youtube dan agar dapat tampil online melalui suatu blogger dan dapat diakses siapa saja yang kita inginkan, kita harus mendaftar (sign up) dulu ke masing-masing 3 fasilitas tadi, yaitu:

GOOGLE DOKUMEN (GOOGLE DRIVE)

Proses registrasi

Pertama, siswa kita ajari cara registrasi online dan gratis dengan menggunakan account IDnya masing-masing. Tujuan dari registrasi (sing up) ini adalah untuk mempermudah akses masuk, edit, upload, dal lain-lain melalui google dokumen (google drive).

Kedua, siswa kita ajari bagaimana mengupload file tugas melalui google dokumen secara online yang sudah dibuat tadi dengan account ID nya masing-masing berupa email. Misalnya file yang akan diunggah (upload) adalah video tugas kelompoknya, maka proses uploadnya seperti yang dicontohkan pada

Ketiga, tujuan mempublikasikan secara online melalui google docs, adalah selain supaya dapat diakses oleh mesin telusur google dan tak lupa mencatat kode link (url) atau kode HTML yang telah di upload tadi. Kode itu secara otomatis akan muncul ketika kita sudah mengupload file kita.

Keempat, untuk mengakses kode html tersebut maka siswa lalu harus mengklik oke atau blok kode html nya dan klik kopi seperti nampak pada gambar kode html inilah yang harus diberikan kepada kita (guru) untuk kita sematkan (tanamkan) ke blogger kita.

Kemudian, tugas guru adalah melihat situs atau blognya dalam kurun waktu maksimal 1 (satu) minggu setelah pemberian tugas adalah waktu yang kita punyai untuk mendesain isi dari blog kita yang salah satunya terdapat tulisan atau label yang dilinkkan (via URL) ke document siswa kita, bahkan kita dan siswa lain mampu melihat secara online yaitu dengan menyematkan kode embed (HTML) file siswa, kita mampu mendesain penampakan secara langsung tanpa link di blog kita dan lebih menghemat waktu.

BLOGGER

Proses registrasi dan penyematan ke blogger

  1. Bagi teman-teman guru yang belum memiliki blog maka bisa segera daftar dulu lewat email akun secara gratis atau kunjungi blogspot.com. Dan anda akan menjumpai tampilan seperti gambar di bawah ini sebelum klik daftar dan ikuti petunjuk selanjutnya untuk mengeksplorasi kreatifitas kita di blog kita khususnya dalam menginventarisasi tugas anak-anak yang tentu saja secara online.

blog

  1. Kemudian contoh blogger yang sudah jadi seperti tampilan pada gambar di bawah ini adalah hasil kreatifitas penulis yang masih bias di modifikasi sesuai kemauan pemiliknya, mulai dari setting, editing, penyematan, mengubahsesuaian tampilan warna, besar ukuran sematan html video dan lain-lain.

blog2

Contoh tampilan blog penulis yang sudah didesain dengan tautan google document dan kode HTML tugas mandiri tidak terstruktur siswa yang berupa video dan file lainnya.

Prosedur Penggunaan alat dalam Pembelajaran

            Pembelajaran Reading, Speaking, Listening video and Writing Script. Pada tahap ini sebenarnya bisa dilakukan secara mandiri atau berkelompok yang memiliki tujuan dan berorientasi kepada kemampuan siswa dalam mengimplementasikan skill berbahasanya terutama pada ketrampilan listening dan writingnya, sedangkan untuk skill speakingnya telah diimplementasikan kedalam video berdurasi yang sudah diupload ke google dokumen dan you tube oleh anak-anak kita tadi. Dua ketrampilan berbahasa yang selalu diimplementasikan dalam mengevaluasi ketercapaian berbahasa terutama listening and reading comprehension dan lazimnya kita jumpai pada waktu ujian nasional SMA/MA, pada tahap ini cenderung lebih flexible dan dapat dinegosiasikan yaitu dengan memberi waktu banyak (tapi terbatas) kepada satu kelompok untuk melihat, mendengar, mem-playback dan mem-pause video kelompok lain dan menuliskan transkrip ke dalam wahana yang tepat sebagai bentuk dan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris dan akhirnya memfasilitasi dan mempermudah penilaian guru terhadap pemahaman siswa-siswanya atau siswa dengan siswa yang lain. Akhirnya guru secara tidak langsung telah dibantu oleh siswanya untuk melalukan proses penilaian kinerja.

Pada tahap penggunaan wahana ini sebenarnya kita sebagai guru ingin membuka suatu wacana bahwa video yang telah diupload yang berisikan audiovisual percakapan antara siswa dengan orang asing, atau video tugas lainnya (drama, speech, dan lain-lain) ini harus memiliki kadar muatan dan aspek bahasa seperti skill pronunciation, speaking utterance, dan language expression dan seberapa jauhkah dikuasai oleh siswa kita baik dengan video percakapan dengan persiapan menghapal materi terlebih dahulu ataupun yang spontanitas (impromptu).  Tetapi untuk memudahkan siswanya maka kita perlu menginformasikan beberapa aplikasi atau mesin transkrip, subtitle, speech captioning software sebelum kemudian diupload ke youtube caption (captiontube.appspot.com) secara manual atau ke google docs dengan menyematkan kode HTML nya. Referensi tentang berbagai situs resmi baik yang premium maupum yang gratis akan sangat digemari oleh siswa kita seperti halnya situs resmi free online yaitu www.transcriptionsservice.com atau www.transcriptionstar.com .

Menyusun RPP

Berikut ini adalah tahap-tahap pembelajaran dikelas yang dirancang dan secara procedural di susun dalam bentuk RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) dengan memanfaatkan alat yang dipakai bersama yaitu blogger kita (Bapak/Ibu guru) atau mandiri berkelompok melalui kopi paste kode html/url video kelompok lain yang akan ditranskrip atau melalui fasilitas situs captiontube.appspot.com.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP untuk 1 (satu) kali pertemuan dengan penilaian pada tugas mandiri terstruktur secara individu direncanakan selesai setelah menyelesaikan satu kali pembelajaran yang menekankan listening dan speaking dengan melihat efektifitas dan efisiensi aktifitas bahasa siswa kita yang cenderung lebih nyaman dengan well prepared dari pada yang impromptu di kelas.

RPP 1:

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

DINAS PENDIDIKAN

UPT SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2

Jalan Raya Ijen  No. 9 ‘ (0321) 321505 Fax. (0321) 331116 Mojokerto 61317

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Nama Sekolah                             : SMAN 2 Kota Mojokerto

Mata Pelajaran                          : Bahasa dan Sastra Inggris

Kelas/Semester                           : X / 2

Jumlah Pertemuan                    : 2

Materi                                           : Report

1. Kompetensi Dasar

3.8    membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks report lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait teknologi yang tercakup dalam mata pelajaran lain di Kelas X sesuai dengan konteks penggunaannya

4.8.2 menyusun teks report lisan dan tulis, terkait teknologi yang tercakup dalam mata pelajaran lain di Kelas X, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai kontek

2. Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator Pencapaian Kompetensi Nilai Karakter
4.8.2.1 Siswa mampu menyaji hasil analisis tentang teks report secara lisan dan tulis, terkait teknologi yang tercakup dalam mata pelajaran lain di Kelas X, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks report, secara benar dan sesuai konteks Religius, jujur,  disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin tahu, gemar membaca, peduli lingkungan, dan  mandiri

3. Tujuan Pembelajaran

Pada akhir pembelajaran siswa dapat memperoleh pengalaman belajar dengan berlatih menyajikan dengan skill berbicara tentang report yang telah dibuat di depan kamera (handycam, digital, HP) dan mengupload / mengunggah file video kelompoknya melalui google dokumen atatu youtube untuk dikopi kode htmlnya

4. Materi Pokok

  1. Natural Phenomenon/Report

 

5. Metode Pembelajaran/Teknik:

Tugas Mandiri Terstruktur (Individu)

6. Skenario Pembelajaran

Kegiatan Tatap Muka:

  1. Modelling text
  2. Question and answer
  3. Membuat konsep video tentang report
  4. Mengoreksi kesalahan ejaan, ekspresi dalam teks (naskah video)
  5. Siswa mampu Berlatih (dengan penekanan, pengucapan, ekspresi yg tepat)

Kegiatan Terstruktur:

  1. Merevisi kembali naskah drama yang telah dikoreksi oleh guru.
  2. Bertanya jawab tentang isi yang terkandung dalam teks report yang dibuat (implisit dan eksplisit0
  3. Siswa secara individu mampu merekam secara audiovisual hasil analisa teks report yang telah dibuat di depan kamera (handycam, digital, HP)

Kegiatan Mandiri:

  1. Siswa melakukan editing dan penyempurnaan file video audio visual
  2. Siswa mengumpulkan setiap hasil kerja dalam bentuk file video dan telah diupload ke google dokumen dan youtube,
  3. melaporkan dan menyerahkan kopi kode HTML video youtube ke blog guru (degan izin guru)

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 (2 X 45 menit)

Kegiatan Awal  (10’)

  • Mengucapkan salam dengan ramah kepada siswa ketika memasuki ruang kelas (nilai yang ditanamkan: santun, peduli)
  • Mengecek kehadiran siswa (nilai yang ditanamkan: disiplin, rajin)
  • Mengaitkan materi/kompetensi yang akan dipelajari dengan karakter
  • Dengan merujuk pada silabus, RPP, dan bahan ajar, menyampaikan butir karakter yang hendak dikembangkan selain yang terkait dengan KD

Kegiatan Inti (70’)

Eksplorasi (10’)

Dalam kegiatan eksplorasi guru:

  • Modelling teks (listening/reading/watching movies about report)
  • Question and answer
  • Membuat konsep video tentang report
  • Memberikan koreksi tertulis (revisi) pada teks (naskah drama) masing-masing kelompok

Elaborasi (60’)

Dalam kegiatan elaborasi guru:

  • Memberi waktu selama setengah jam dan tempat seluas-luasnya untuk berlatih pengucapan, intonasi teks
  • Melalukan pengamatan atau penilaian sementara. (lihat lembar penilaian bawah)
  • Memberikan koreksi tentang pengucapan, ekspresi (acting), intonasi dan
  • Memberikan penilaian sementara terhadap proses latihan di lapangan.

 

Konfirmasi (5’)

Dalam kegiatan konfirmasi  guru:

  • Memberikan umpan balik pada siswa dengan memberi penguatan dalam bentuk lisan pada siswa yang telah setengah perjalanan dapat menyelesaikan tugasnya.
  • Memberi konfirmasi pada hasil pekerjaan yang yang akan ditindaklanjuti di rumah masing-masing (yaitu alat dan sensitivitas feature yang digunakan untuk merekam video report dirumah, format file/video yang akan diupload, dan spesifikasi kode html (ukuran display video) yang akan disematkan.
  • Memberikan cara-cara dalam bentuk print-out tentang cara registrasi dan upload video

Kegiatan Akhir (5’)

  • Memberikan kesempatan Tanya jawab tentang berbagai hal yang menyangkut tugas mandiri terstruktur dan mekanisme dan formatnya.

7. Penilaian

Lembar Penilaian kognitif, Psikomotor dan afektif untuk keseluruhan data pada penilaian kegiatan penugasan tidak terstruktur sesuai RPP ini akan dilampirkan

8. Sumber/Bahan/Alat

  • Any possible source
  • Internet based/laptop/google doc and youtube

Alat bantu siswa

Situs-situs free trial transcription service online, dimana situs dan proses login serta upload videonya seperti gambar yang ada di bawah ini:

  1. http://www.transcriptionstar.com/
  2. http://www.transcriptionsservice.com/

Atau membuka dan mendatar ke youtube video channel yang mampu mengupload dan berfasilitas Closed Caption untuk membantu kinerja kita dalam menilai kompetensi speaking siswa

 Bab 3

HASIL YANG DICAPAI

Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh dua factor, yaitu dari dalam individu siswa berupa kemampuan personal (internal) dan faktor dari luar diri siswa yakni lingkungan. Dengan demikian hasil belajar adalah sesuatu yang dicapai atau diperoleh siswa berkat adanya usaha atau fikiran yang mana hal tersebut dinyatakan dalam bentuk penguasaan, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupa sehingga nampak pada diri indivdu penggunaan penilaian terhadap sikap, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupan sehingga nampak pada diri individu perubahan tingkah laku secara kuantitatif.

Untuk melihat bahwa proses pembelajaran yang dilakukan memberikan dampak dan hasil positif maka SKM atau KKM seharusnyalah yang menjadi barometer pertama yang harus dilihat.

Berikut adalah contoh KKM pada pembelajaran speaking tahun pelajaran 2016/2017

1. Analisis Indikator

 ANALISIS  INDIKATOR  UNTUK  PENENTUAN  KRITERIA 

KETUNTASAN  MINIMAL  (KKM) TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Mata Pelajaran      : Bahasa dan Sastra Inggris

Kelas/Semester      : X/ 2

Standar Kompetensi         :

3.8    membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks report lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait teknologi yang tercakup dalam mata pelajaran lain di Kelas X sesuai dengan konteks penggunaannya

4.8.2 menyusun teks report lisan dan tulis, terkait teknologi yang tercakup dalam mata pelajaran lain di Kelas X, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks

 

No Uraian Indikator Kompleksitas Pendukung SKM Intake Jmlh Rata-rata SKM
1 4.8.2.1 Siswa mampu menyaji hasil analisis tentang teks report secara lisan dan tulis, terkait teknologi yang tercakup dalam mata pelajaran lain di Kelas X, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks report, secara benar dan sesuai konteks 77 Alat peraga 76

 

2. Deskripsi hasil pembelajaran

Oleh karena itu, setelah di amati tentang berbagai hal yang menyangkut kompetensi speaking siswa (pronunciation, intonation, expression dan response) maka diperoleh deskripsi penilaian. Sebagai contohnya yaitu siswa dengan

Nama   : ARASY DAFA SULISTYA K

Kelas   : X-MIPA 4

telah melaksanakan tugas mandiri terstruktur yaitu mampu merekam secara audiovisual hasil analisa teks report yang telah dibuat di depan kamera (handycam, digital, HP). Untuk penilaian expresi wajah (mimik, gesture) telah memuaskan sehingga kepadanya di berikan nilai tertinggi sebagaimana yang terformat berikut:

No. No. Induk Nama L/P File/video html Nilai
Pronunciation, into Expresion andResponse Afective
               
9 8586 ARASY DAFA SULISTYA K L 80 90 85 A
               

 1

BAB 4

KESIMPULAN DAN SARAN

1. KESIMPULAN

“Belajar  adalah suatu perubahan perilaku, akibat interaksi dengan lingkungannya” (Ali Muhammad, 204 : 14). Perubahan perilaku dalam proses belajar terjadi akibat dari interaksi dengan lingkungan. Interaksi biasanya berlangsung secara sengaja. Dengan demikian belajar dikatakan berhasil apabila terjadi perubahan dalam diri individu. Sebaliknya apabila terjadi perubahan dalam diri individu maka belajar tidak dikatakan berhasil.

Belajar dan mengajar merupakan konsep yang tidak bisa dipisahkan dan di lain pihak mendidik dan menilai adalah hakikat atau ruh yang harus selalu ditambatkan dalam setiap tujuan pembelajaran. Belajar merujuk pada apa yang harus dilakukan seseorang sebagai subyek dalam belajar. Sedangkan mengajar merujuk pada apa yang seharusnya dilakukan seseorang guru sebagai pengajar. Dua konsep belajar mengajar yang dilakukan oleh siswa dan guru terpadu dalam satu kegiatan. Diantara keduannya itu terjadi interaksi dengan guru. Kemampuan yang dimiliki siswa dari proses belajar mengajar saja harus bisa mendapatkan hasil bisa juga melalui kreatifitas seseorang itu tanpa adanya intervensi orang lain sebagai pengajar. Kemudian untuk mampu membawa setiap proses pembelajaran yang lebih bermakna dalam kehidupan sehari-hari maka tak lupa menilai dan mendidik itu lebih sulit dilakukan dari pada mengajar materi.

Oleh karena itu hasil belajar yang dimaksud disini adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki seorang siswa setelah ia menerima perlakukan dari pengajar (guru),  seperti yang dikemukakan oleh Sudjana.

Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya (Sudjana, 2004 : 22). Sedangkan menurut Horwart Kingsley dalam bukunya Sudjana membagi tiga macam hasil belajar mengajar : (1). Keterampilan dan kebiasaan, (2). Pengetahuan dan pengarahan, (3). Sikap dan cita-cita (Sudjana, 2004 : 22).

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah kemampuan, keterampilan, sikap dan keterampilan yang diperoleh siswa setelah ia menerima perlakuan yang diberikan oleh guru sehingga dapat mengkonstruksikan pengetahuan itu dalam kehidupan sehari-hari.

2. SARAN-SARAN

Hasil belajar yang dicapai siswa dipengaruhi oleh dua faktor yakni faktor dari dalam diri siswa dan faktor dari luar diri siswa (Sudjana, 1989 : 39). Dari pendapat ini faktor yang dimaksud adalah faktor dalam diri siswa yaitu perubahan kemampuan yang dimilikinya seperti yang dikemukakan oleh Clark (1981 : 21) menyatakan bahwa hasil belajar siswa disekolah 70 % dipengaruhi oleh  kemampuan siswa dan 30 % dipengaruhi oleh lingkungan. Demikian juga faktor dari luar diri siswa yakni lingkungan yang paling dominan berupa kualitas pembelajaran (Sudjana, 2002 : 39).

Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh kamampuan siswa dan kualitas pengajaran. Kualitas pengajaran yang dimaksud adalah profesional yang dimiliki oleh guru. Artinya kemampuan dasar guru baik di bidang kognitif (intelektual), bidang sikap (afektif) dan bidang perilaku (psikomotorik).

Sebagai saran dan masukan Penulis bagi pembaca dan semua pihak dan tokoh pendidikan yang terkait nantinya adalah keinginan untuk berfikir tentang karakter apa saja yang perlu ditanamkan dan dihidupkan dalam setiap proses pembelajaran yang tentunya bermanfaat bagi peserta didik untuk menghadapi masa depannnya atau masyarakatnya kini? Sehingga pendidikan karakter tidak hanya menghasilkan moral knowing atau pengetahuan untuk dipelajari secara teori dan tidak hanya sekadar tahu jujur itu apa definisinya, tetapi bagaimana sifat dan sikap jujur, mandiri, bekerja sama, emansipasi, toleransi, kritis, tanggung jawab, berbudi pekerti itu ditanamkan dan dinilai.

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Pranala
  2. http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/blog/2142832-pengertian-kode-html/#ixzz24diI4mzX
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Pranala#Pranala_pada_HTML
  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Docs
  5. http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Portofolio&action=edit&section=5
  6. http://www.google.co.id/search?tbm=isch&hl=id&source=hp&biw=&bih=&q=smartfren+connex&btnG=Telusuri+Gambar&gbv=2
  7. http://www.google.co.id/search?q=esia+max+D&tbm=isch&hl=id&biw=&bih=&gbv=2&oq=esia+max+D&aq=f&aqi=&aql=&gs_l=img.3…1037569.1040528.0.1041696.10.10.0.0.0.0.0.0..0.0…0.0.bbiUjUvEOSk
  8. http://docs.google.com/
  9. http://tryoutonlineforun.blogspot.co.id/; http://englishteacherforuminmojokerto.blogspot.co.id/; http://englishtensesgames.blogspot.co.id/ (Blog-blog penulis)
  10. transcritionsservice.com
  11. captiontube.appspot.com
  12. http://www.transcriptionstar.com/

 

  

Artikel Ini Diikutkan Dalam Lomba Karya Guru Era Baru


BIODATA GURU

1. Nama ERWIN JOKO SUSANTO
2. NIP 19770906 200604 1 021
3. NUPTK 7238755656200013
4. Jabatan GURU MAPEL
5. Pangkat/Gol.Ruang Penata tk.1 / III d
6. Tempat dan tanggal lahir Jombang, 07 September 1977
7. Jenis Kelamin Laki-laki
8. Agama Islam
9. Mata Pelajaran Bahasa Inggris
10. Masa Kerja Guru 11 Tahun 1 Bulan
11. Pendidikan Terakhir S-1 STKIP PGRI Jombang
   

 

 

 

 

“Artikel Ini Diikutkan Dalam Lomba Karya Guru Era Baru”

1,978 total views, 3 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (8)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar