Artikel Pilihan

Tampilan Baru untuk Website Guraru

Guraru, tak terasa website Guru Era Baru (Guraru) hampir menginjak…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Cara Mudah Membuat Aplikasi Android Sendiri

Menjadi tiga besar artikel pilihan di bulan Juni 2014 memotivasi…

Selengkapnya

Artikel Pilihan

Pengumuman Pemenang Artikel Pilihan 3 Besar di Bulan Juni 2014

Assalamualikum Wr. Wb. Selamat siang guraruers, semoga sehat selalu dan…

Selengkapnya

Aktivitas
Home > Kategori: > Ke Sekolah Kok Jabat dan Cium Tangan?

Ke Sekolah Kok Jabat dan Cium Tangan? (+4)

Penulis: Mushlihin
Kategori:

Dari kecil, saya dan keluarga dibiasakan jabat tangan terhadap kedua orang tua atau minimal kepada bapak atau ibu jika akan keluar rumah, bukan cuma ketika akan berangkat sekolah, ke pasar, ke masjid, intinya ke luar rumah. Jabat tangan yang dibiasakan bukan sekedar jabat tangan, tapi sekaligus mencium tangan beliau (orang tua).

Tradisi jabat tangan ini turun temurun, konon dari kakeknya kakek sampai kepada keluarga saya sekarang. Jabat tangan pun dilakukan oleh banyak keluarga, bahkan di sekolah budaya jabat tangan peserta didik terhadap guru juga dibiasakan terutama, jika pulang sekolah. Tak ada yang perotes, namun jarang yang mencoba mencari makna dari jabat dan cium tangan.

Saya terinspirasi menulis ini, ketika melihat gerakan jabat tangan sedikit berubah dari apa yang saya lakukan dahulu terhadap kedua orang tua saya. Menggenggam tangan dengan erat, lalu mencium punggung tangan. Namanya mencium, memakai hidung. Ini beda dengan sebagian anak didik, mereka mencium tangan dengan menempelkan punggung tangan guru di pipi, bahkan ada yang di telinga. Unik, namun jauh dari tradisi.

jabat tangan

Setelah mencoba mengacak-acak sedikit literatur, saya temukan sebuah hadis fi’liyyah (perbuatan) yang artinya; “Aku berbaiat kepada Rasulullah sawdengan tanganku ini, lalu kami menciumnya. Beliau saw tidak mengingkari hal itu.”  (Hadis Riwayat Abu Bakr bin Al-Muqri; hadis Hasan). Dalam penjelasan hadis tersebut, dinyatakan mencium dengan menggunakan kata taqbil berarti mencium dengan menyentuhkan objek cium ke hidung.

Dalam bahasan fikih, jabat tangan dan cium tangan, oleh sebagian ulama fikih, menyatakan bahwa ini adalah bagian dari urf yaitu kebiasaan baik yang layak. Urf hanya baik jika tidak dilakukan berlebihan, seperi jabat tangan pria terhadap wanita yang sengaja keseringa untuk maksud tertentu (mungkin).

Konon, Prof. Quraysh Syihab bersaudara, melakukan tradisi ini sejak kecil. Saya pernah menyatakan langsung hal ini termasuk hikmah yang terkandung dari jabat dan cium tangan. Belia mengatkan; “Banyak sekali, terutama terkait ekspresi cinta. Tak ada wujud tertinggi dari ekspresi cinta, selain menyentuh. Adapun mencium lebih berat kepada membiasakan sifat rendah ahti, tabarruk, dan tawadduk. Keberkahan akan dekat dari sifat tawaduk dan tabarruk.”

Apa yang dikatakan oleh pakar tafsir asal Rappang Sulawesi Selatan ini ada benarnya. Terbukti dari 4 bersaudara semua tergolong sukses secara akademis, dan bisa jadi kesuksesan mereka berasal dari sifat dan rasa cinta olahan jabat dan cium tangan. Jadi kalau ada yang bertanya kepada saya, ke sekolah kok jabat dan cium tangan?, maka aku punya jawabannya “BIAR SUKSES.”

 

443 total views, 1 views today



Harap login untuk Vote UP postingan ini.


  1. Avatar of Botaksakti

    Tak ada wujud tertinggi dari ekspresi cinta, selain menyentuh. Adapun mencium lebih berat kepada membiasakan sifat rendah ahti, tabarruk, dan tawadduk. Keberkahan akan dekat dari sifat tawaduk dan tabarruk.”
    ————————————————————————————————
    Guru….sentuhlah muridmu, tapi……..

    Botaksakti Komentar pada September 8, 2013 6:56 am

  2. Avatar of Taufik Opikibra Ibrahim

    Saya vote dulu ahh artikel ini! Alhamdulillah saya dapat pejelasan yang cukup rinci kan makna dari Jabat & Cium Tangan! Trims Pak Mushslihin! :)

    Taufik Opikibra Ibrahim Komentar pada September 8, 2013 7:10 am

  3. Avatar of Botaksakti

    Pagi, Pak Opik Ibra! #jabattangandulu

    Botaksakti Komentar pada September 8, 2013 7:29 am

  4. Avatar of Taufik Opikibra Ibrahim

    Met pagi juga Mr.Botaksakti! #sambutjabattangan

    Taufik Opikibra Ibrahim Komentar pada September 8, 2013 7:35 am

  5. Avatar of Desmiwati

    biar sukses juga …ikut juga acccgh…vote…ini …
    dan budaya jabat tangan motivasi bagi siswa ..sang guru begitu dekat …

    Desmiwati Komentar pada September 8, 2013 9:09 am

  6. Avatar of M. Yusuf Amin Nugroho

    sebagai guru, kadang kadang saya menolak untuk berjabat tangan dengan siswa putri. kadang menolak pula jika siswa ingin mencium tangan saya. tangan saya kan bau rokok.

    M. Yusuf Amin Nugroho Komentar pada September 8, 2013 9:32 am

  7. Avatar of M. Rasyid Nur

    Haha, cium tangan untuk maksud menghormati tentu saja sangat baik. Anak-anak di sekolah perlu dibiasakan tradisi ini. Salam.

    M. Rasyid Nur Komentar pada September 8, 2013 2:45 pm

  8. Avatar of Mushlihin

    #Botaksakti: Tapi jangan asal sentuh… :)
    #Taufik: Trims… :)
    #Desmiwati: Trims juga :)
    #MRasyid: tentu, BIAR SUKSES heheh :)

    Mushlihin Komentar pada September 8, 2013 3:05 pm

  9. Avatar of Botaksakti

    hehehe…asal sentuh….korsleting :D

    Botaksakti Komentar pada September 8, 2013 3:09 pm

  10. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Terimakasih pak Mushlihin atas sharingnya. Saya setuju banget tuh pak dengan jawabannya “BIAR SUKSES”.

    Namun, berjabat tangan dan mencium tangan adalah untuk menghormati orang yang lebih tua, lebih-lebih kepada orang tua dan guru. Saya sependapat dengan pak M.Rasyid Nur.

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada September 8, 2013 3:09 pm

  11. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Setiap bertemu maka ucapkan salam, sambil bersalaman, cium tangan dan saling mendoakan. Ini yang harus dilestarikan, apalagi untuk anak-anak sekolah.

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada September 8, 2013 3:11 pm

  12. Avatar of Mushlihin

    #Botaksakti: :D
    #PakSukani: Sepatu {sepakat dan setuju} :)

    Mushlihin Komentar pada September 8, 2013 3:14 pm

  13. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Ok, sip!

    Saya mau balik nih ke Jakarta. Ketemu ntar malam ya sharingnya. Semoga lancar dan selamat sampai tujuan, Amin ya ra.

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada September 8, 2013 3:44 pm

  14. Avatar of Sopwani Ibn Rasyd

    3 S ( salam senyum dan santun )

    Sopwani Komentar pada September 8, 2013 5:00 pm

  15. Avatar of Mushlihin

    #Pak Sukani: brrti dah di Jekardah dong? :)
    #Sopwani: 3s (sayang, santun dan sdamai) qiqiq :)

    Mushlihin Komentar pada September 9, 2013 5:58 pm

  16. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Iya pak Mushlihin. Alhamdulillah saya sudah di Jakarta lagi dan berkumpul dengan keluarga.

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada September 9, 2013 9:28 pm

  17. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    pak Mushlihin : Berbicara dengan 3 S, saya juga pernah mengupas 10 S pada artikel saya :

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada September 9, 2013 9:37 pm

  18. Avatar of Ramdhan Hamdani

    Sepakat pa, restu guru sama dengan restu orang tua

    Ramdhan Hamdani Komentar pada September 10, 2013 2:15 pm

  19. Avatar of Mushlihin

    Pak Sukani, link tulsiannya dong :)
    Ramdhan : trims :)

    Mushlihin Komentar pada September 11, 2013 10:19 pm

  20. Avatar of Pak Sukani @gurumelekIT

    Pak Mushlihin : ini pak link artikel 10 s nya di http://guraru.org/guru-berbagi/10-s-untuk-guru/

    Pak Sukani @gurumelekIT Komentar pada September 11, 2013 10:50 pm

You must be logged in to post a comment.

Panduan

Mari bergabung dengan Guru Era Baru! Baca panduan disini.

Panduan Bergabung

Klik Disini
Dr. Acer

Punya pertanyaan seputar komputer dan produk Acer lainnya?

Tanya Dr. Acer

Submit