0

INTEGRATED LEARNING (ICT, SAINS) (+2)

Yudhi Kurnia May 13, 2017

Oleh Yudhi Kurnia, ST

Membuat sebuah video sekarang ini sangatlah mudah. Hal ini disebabkan banyak perangkat untuk membuat video tersebut, salah satunya adalah kamera. Kamera yang ada pun sangat beragam dimulai dari yang murah, sampai dengan yang mahal dan menghasilkan resolusi dan kualitas video yang tinggi. Perangkat telepon sekarang sudah banyak yang dilengkapi dengan perangkat kamera untuk mengambil video. Berbagai manfaat dari satu alat sudah banyak kita temukan saat ini, khususnya perangkat telepon selular atau saat ini dengan beragam fitur yang dimiliki sering disebut dengan smartphone.

Smartphone adalah gadget atau perangkat elektronika yang mempunyai fungsi dan manfaat sama seperti komputer. Kelebihan smartphone ini bisa digunakan untuk berkomunikasi lewat telepon. Dengan smartphone juga kita bisa berinternet, wifi, games dan lain sebagainya. Yang kesemua fitur tersebut sering kita dapatkan dari seperangkat komputer atau laptop. Kelebihan dari smartphone ini lebih ringkas sederhana dan lebih kecil namun dengan fitur yang lengkap.

Dengan berbagai fitur tersebut maka sebagai seorang pendidik bisa mengambil manfaat untuk dijadikan sebagai alat, media pembelajaran bagi seluruh peserta didik kita. Dengan smartphone dan segala kelebihannya kita bisa menjadikan pembelajaran dikelas menjadi lebih menarik, asyik dan menuntut para peserta didik kita menjadi lebih kreatif. Tidak hanya itu kita juga bisa membuat peserta didik kita semua lebih bijak dalam menggunakan teknologi.

Seperti apa kira-kira pembelajaran yang bisa diberikan dengan menggunakan media smartphone ini? Kiranya pembelajaran berbasis proyek adalah hal yang cocok untuk disandingkan dengan pembelajaran melalui media smartphone ini. proyek yang dibuat tentu saja adalah proyek yang harus berhubungan langsung dengan mata pelajaran yang peserta didik kita pelajari. Untuk lebih jelasnya saya ambil contoh satu materi yang bisa mengintegrasikan smartphone dengan pembelajaran dikelas. Materi ini dipelajari dikelas besar yaitu antara kelas 4 – 6. Peserta didik didorong untuk meneliti tumbuhan melalui bentuk dari daun tumbuhan tersebut. Kemudian peserta didik meneliti seperti apa bentuk dari daun tersebut dan dikaitkan dengan teori lain mengenai daun yang tengah mereka teliti yaitu jenis dari tumbuhan tersebut dilihat dari bentuk daunnya.

Pertama-tama pendidik memastikan bahwa setiap peserta didik memegang alat atau gadget untuk mengambil data bisa berupa pengambilan dengan di foto atau di video. Smartphone atau kamera digital biasa bisa mereka gunakan untuk mengambil gambar dari daun-daunan yang mereka temukan disekitar sekolah. Setelah itu pendidik juga memastikan para peserta didik mengetahui dan paham bagaimana cara menggunakan gadget mereka untuk mengambil photo atau videonya. Untuk pertama kalinya kita memberikan instruksi peserta didik untuk mengambil gambar daun dari tumbuhan disekitar sekolah sebanyak 10 daun. Setelah selesai para peserta didik memindahkan data gadgetnya ke dalam komputer untuk dapat diolah dalam komputer. Dalam hal ini pendidik juga memastikan bahwa semua peserta didik memahami bagaimana memindahkan data dari smartphone atau kamera ke komputer atau laptop.

Pemindahan data ini bisa melewati komunikasi Bluetooth antara laptop atau komputer dengan perangkat smartphone mereka. Selain Bluetooth peserta didik juga bisa memindahkan melewati kabel USB. Apabila dalam hal ini para peserta didik mengalami hambatan maka secara khusus pendidik memberikan materi tentang bagaimana memindahkan data melalui jalur yang disebut diatas. Ada cara lain yang bisa mereka lakukan adalah dengan memindahkan kartu memori dalam smartphone yang mereka punya ke laptop dengan menggunakan card reader.

Card reader adalah alat yang digunakan sebagai media pembaca kartu memori yang kita miliki agar bisa dibaca di perangkat komputer atau laptop kita. Terdapat banyak jenis kartu ini, ada SD Card, ada Micro SD dan lain-lain. Gunakan card reader yang bisa membaca berbagai jenis kartu yang sudah terdapat banyak di pasaran.

Setelah para peserta didik berhasil memindahkan data yang mereka miliki di dalam kartu memori atau perangkat smartphonenya maka langkah selanjutnya adalah mengolah data tersebut menggunakan software aplikasi Microsoft Word. Komponen yang akan digunakan dalam Microsoft Word ini adalah komponen Table.

Peserta didik pertama-tama dikenalkan dengan bagaimana menggunakan table dalam program word ini. Table dalam Ms. Word bisa dibuat dengan cara mengklik menu Insert kemudian pilih table dan tentukan jumlah kolom dan baris yang akan di gunakan untuk menampilkan informasi daun-daun tumbuhan. Dalam table ada istilah yang disebut columns dan rows. Columns merupakan kotak yang menyamping ke kanan dan jumlahnya bisa kita tentukan. Sedangkan rows adalah kotak yang kebawah ini juga bisa kita tentukan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan. Dalam kolom terdapat kepala kolom, kepala kolom ini mengandung informasi tentang nama kelompok data. Misalnya No, Gambar, Dan Nama Daun, Jenis Daun, serta keterangan. Dan beberapa baris kebawahnya adalah informasi dari No, Gambar, Nama, Serta jenis daun yang peserta didik dapat dari pengambilan data sebelumnya melalui smartphone mereka. Bentuk dari table diperlihatkan dibawah ini.

 

No

Gambar

Nama

Jenis

Keterangan

>–<

>–<

>–<

>–<

>–<

 

Langkah selanjutnya peserta didik memasukan data gambar mereka kedalam table yang sudah disediakan di halaman dokumen Ms. Wordnya, dengan cara melakukan pengambilan gambar dengan langkah meletakan kursor dibawah baris gambar kemudian klik Menu Insert – Picture, dan ambil gambar dari data yang sudah di pindahkan dari perangkat smartphonenya. Lakukan ke dalam baris berikutnya sehingga semua gambar ( 10 gbr) sudah masuk kedalam baris masing-masing. Atur sedemikian sehingga letak dari gambar tepat dalam kolom yang sudah disediakan. Setelah semua No, Gambar telah masuk maka selanjutnya dengan bantuan dari guru, siswa mengisi di kolom nama dengan nama daun yang terdapat dalam kolom gambar. Data nama daun ini bisa diperoleh atas bantuan pendidiknya misalnya gambar daun pisang, daun sukun dan lain-lain. Setelah itu peserta didik mengisi di kolom jenis dengan nama jenis dari daun tersebut, apakah termasuk umbi-umbian atau berakar serabut dan lain-lain.

No

Gambar

Nama

Jenis

Keterangan

1

Pepaya

Biji

Tumbuh di daerah Tropis.

2

Singkong

Umbi

Tumbuh daerah tropis. Banyak terdapat di Asia tenggara

>–<

>–<

>–<

>–<

>–<

 

Setelah semua jenis kolom dan baris terisi, maka langkah selanjutnya siswa menyimpan file tersebut. Tidak lupa mereka masukan nama dan kelasnya. Kemudian simpan di folder kerjanya masing-masing yang sudah ditentukan diawal-awal pertemuan. Tidak lupa juga mereka simpan dalam file di flashdisk memori mereka. Aturan nama file ditentukan oleh pendidik. Sehingga keseragaman nama file bisa didapatkan.

Akhir dari pembelajaran smartphone media ini para peserta didik diberikan pemahaman bahwa mereka bisa mengambil manfaat lebih dari gadget mereka sendiri, tidak hanya untuk main game saja. Atau hal lain yang tidak ada hubungan dengan pembelajaran. Dengan demikian teknologi telah dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Inti dari pembelajaran ini mereka akan merasa senang belajar serta belajar tidak membosankan. Keuntungan dengan materi belajar dengan menggunakan alat bantu ini membantu proses belajar menjadi lebih cepat sampai dan siswa menjadi cepat untuk memahami materi yang diberikan. Dan pada akhirnya dengan belajar melalui media ini para peserta didik mengalami langsung pembelajaran mereka inilah yang nantinya menjadi memori jangka panjang untuk peserta didik kita.  Semoga.

 

Sumber : (http://radiationprotectionservices.com/not-all-smartphones-are-created-equal-some-are-more-harmful-than-others/)

 

*Artikel ini di ikutkan dalam lomba Menulis Guru Era Baru*

499 total views, 4 views today

Tagged with:

Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!