8

Guru Era Baru (GURARU) : Harus Gerak Lebih Cepat Sambut Tantangan (+5)

Iwan Sumantri May 7, 2015
Guru Era Baru Harus Bisa Berprestasi (Foto.Dok.Pribadi One sm)

Guru Era Baru Harus Bisa Berprestasi (Foto.Dok.Pribadi One sm)

Menjadi guru adalah cita-cita sejak kecil saya. Bersyukur di bulan Pendidikan Mei 2015 ini, Guraru mengadakan lomba kontes blog bertajuk “ Lomba Menulis Bulan Pendidikan bersama Acer Guraru.

Berikut saya mencoba bercerita tentang pengalaman menyenangkan selama menjalani profesi selama jadi guru kurang lebih selama 28 tahun

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas  mendidik,mengajar,membimbing,mengarahkan,melatih,menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif, tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa, keluarga maupun masyarakat.

Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional, maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global.

Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran nasional,regional, maupun internasional.

Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memperdayakan guru terutama bagi mereka yang berprestasi. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen , pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa : “ Guru berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghrgaan”.

Guru Era Baru identik dengan guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik,kepribadian, sosial, dan professional yang melampaui standar nasional.

Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik,perancangan dan pelaksanaan pembelajaran,evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktulisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal, berupa kepribadian yang mantap,stabil,dewasa,arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, dan berakhlak mulia.

Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik,tenaga kependidikan,orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Kompetensi profesional tercermin dari penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran disekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.

Karya/Prestasi dan Portofolio yang dimikli guru harus melampaui dari standar. Ini semuanya diperlukan untuk menjadi seorang guru berprestasi.

Berdasarkan pengalaman yang saya rasakan untuk menjadi Guru Era Baru yang berprestasi ternyata tidak cukup hal diatas yang diperlukan. Yang paling pokok adalah Bergerak lebih stasi Cepat Menyambut Tantangan. Ya…inilah yang terpenting.

Dari keempat kompetensi yang harus dimiliki oleh Guru Era Baru berprestasi yang melampaui standar nasional akan sia-sia saja jika tidak memiliki keaktipan dan kecepatan dalam bergerak menghadapi tantangan. Karya/Prestasi yang dimiliki oleh Guru Era Baru harus aktual, inovatif, dan mengikuti perkembangan jaman/teknologi.

Guru Era Baru = Gerak Lebih Cepat dalam kompetensi pedagogik

Bergerak lebih cepat dari guru lain dalam pemahaman terhadap peserta didik,perancangan dan pelaksanaan pembelajaran,evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktulisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

- Bergerak lebih cepat dalam menguasai karaktersitik peserta didik

- Bergerak lebih cepat dalam menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

- Bergerak lebih cepat dalam mengikuti perkembangan kurikulum

- Bergerak lebih cepat dalam kegiatan pembelajaran yang mendidik

- Bergerak lebih cepat dalam berkomunikasi dengan peserta didik

- Bergerak lebih cepat dalam pengembangan potensi peserta didik

- Bergerak lebih cepat dalam penilaian dan evaluasi peserta didik

Guru Era Baru Harus Inovatif dalam PBM di kelasnya (Foto Dok.Pribadi One sm)

Guru Era Baru Harus Inovatif dalam PBM di kelasnya (Foto Dok.Pribadi One sm)

Guru Era Baru = Gerak Lebih Cepat dalam kompetensi kepribadian

Bergerak lebih cepat dari guru lain dalam kemampuan personal, berupa kepribadian yang mantap,stabil,dewasa,arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, dan berakhlak mulia.

-Bergerak lebih cepat dalam bertindak sesuai dengan norma agama,hokum,social dan kebudayaan nasional      Indonesia

- Bergerak lebih cepat dalam menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan

- Bergerak lebih cepat dalam melaksanakan etos kerja,tanggungjawab yang tinggi dan memiliki rasa bangga        menjadi guru

Guru Era Baru Harus Bisa Memanfaatkan Kemajuan ICT (Foto Dok.Pribadi Oen sm)

Guru Era Baru Harus Bisa Memanfaatkan Kemajuan ICT (Foto Dok.Pribadi Oen sm)

Guru Era Baru = Gerak Lebih Cepat dalam kompetensi sosial

Bergerak lebih cepat dari guru lain dalam kemampuan untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik,tenaga kependidikan,orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

- Bergerak lebih cepat dalam bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak dikriminatif

- Bergerak lebih cepat dalam berkomunikasi dengan sesame guru, tenaga kependidikan, orang tua peserta          didik dan masyarakat

Guru Era Baru Harus Mengembangkan PKBnya (Foto Dok.Pribadi One sm)

Guru Era Baru Harus Mengembangkan PKBnya (Foto Dok.Pribadi One sm)

Guru Era Baru = Gerak Lebih Cepat dalam kompetensi profesional

Bergerak lebih cepat dari guru lain dalam hal penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran disekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.

- Bergerak lebih cepat dalam pengausaan materi , struktur, konsep dan pola piker keilmuan yang mendukung    mata pelajaran yang di ampunya

- Bergerak lebih cepat dalam mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan reflektif

Jika semua hal tersebut diatas dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tentunya dengan gerak lebih cepat menyambut tantangan …so pasti Menjadi Guru Era Baru Yang Profesional akan  menghampiri kita dan akan kita sandang sebagai Guru Profesional dan Guru Bertanda Jasa ! Jika tidak …..tunggu saja waktu yang akan menentukannya !

Memanfaatkan HP Untuk Pembelajaran (Foto Dok.Pribadi One sm)

Memanfaatkan HP Untuk Pembelajaran (Foto Dok.Pribadi One sm)

Bagaimana menjadi  Guru Profesional?

Guru itu bukan cuma wajib tatap muka minimal 24 Jam/Minggu di kelas dalam Proses pembelajaran. tapi harus mengerjakan administrasi di bawah ini juga!
Diantaranya:

  1. Membuat Program Pengajaran
    Bukti Fisik :
    a. Program Tahunan
    b. Program Semester
    c. Silabus
    d. RPP
  2. Menyajikan Program Pengajaran
    Bukti Fisik :
    a. Jurnal
    b. Mengabsen Siswa
    c. Daftar Hadir Guru
    d. Melaksanakan KBM / Pembelajaran
    e. Mengisi / Melaksanakan Penilaian
    (Buku Nilai Tatap Muka KBM)
  3. Mengadakan Penilaian Hasil Belajar
    Bukti Fisik :
    a. KKM
    b. Rencana Program Evaluasi
    c. Bank Soal
    d. Buku Bukti Pelaksanaan Evaluasi

1). Ulangan Harian Tulis, Lisan, dan Perbuatan
Bukti Fisik :
- Bank Soal HT (Harian Tulis)
– Bank Soal HL (Harian Lisan)
– Bank Soal HP (Harian Perbuatan / Praktik)
– Buku Keliling B → untuk HT
– Instrumen Penilaian Lisan
– Instrumen Penilaian Perbuatan, dan Bukti Fisik Pengerjaan Siswa / Hasil Pekerjaan Siswa.
– Mengisi Daftar Nilai Ulangan Harian (T, L, P) Murni.

2). Tugas / PR
Bukti Fisik :
- Tugas : Proyek, Produk, Portofolio, dll.
– PR : Bank Soal PR, Buku Keliling A.
– Mengisi Daftar Nilai Tugas / PR.

3). Ulangan Tengah Semester (UTS) 1 dan 2 (T, L, P)
Bukti Fisik UTS Tulis :
– Bank Soal UTS Tulis (T)
– Mengoreksi soal UTS Tulis / menilai UTS (T)
– Mengisi / memasukkan nilai UTS di daftar nilai murni
Bukti Fisik UTS Lisan :
– Bank Soal UTS Lisan (L)
– Instrumen UTS Lisan
– Mengisi Daftar Nilai UTS Lisan Murni
Bukti Fisik UTS Perbuatan / Praktik
– Bank Soal UTS Perbuatan (P)
– Instrumen UTS Praktik dan Hasil Pekerjaan Siswa
– Mengisi Daftar Nilai UTS Perbuatan Murni

4). Ulangan Akhir Semester (UAS) / Ulangan Kenaikan Kelas (UKK)
Bukti Fisik UAS / UKK Tulis (T) :
– Bank Soal UAS / UKK Tulis (T)
– Mengoreksi soal UAS / UKK
– Mengisi Daftar Nilai UAS / UKK di daftar nilai (T) murni
Bukti Fisik UAS / UKK Lisan (L) :
– Bank Soal UAS / UKK Lisan (L)
– Instrumen UAS / UKK Lisan (L)
– Mengisi Daftar Nilai UAS / UKK Lisan (L) murni
Bukti Fisik UAS / UKK Praktik (P) :
– Bank Soal UAS / UKK Praktik / Perbuatan (P)
– Instrumen UAS / UKK Praktik
– Mengisi Daftar Nilai UAS / UKK Praktik (P) murni

  1. Analisis Hasil Belajar / Penilaian
    Bukti Fisik :
    a. Buku Analisis Penilaian Tatap Muka KBM (Perbutir Soal)
    b. Buku Analisis Penilaian Ulangan Harian Tulis, Lisan, dan Perbuatan
    (T, L, P) (Perbutir Soal)
    c. Buku Analisis Penilaian UTS (T, L, P) (Perbutir Soal)
    d. Buku Analisis Penilaian UAS / UKK (T, L, P) (Perbutir Soal)
  2. Program Perbaikan dan Pengayaan
    Bukti Fisik
    a. Bank Soal Perbaikan Ulangan Harian (T, L, P) dan Pengayaan.
    b. Bukti Pengerjaan Siswa (T, L, P)
    c. Mengisi Daftar Nilai (T, L, P) di Buku Penilaian Merah.
    d. Membuat Jadwal dan Materi Perbaikan / Remidi dan Pengayaan.
    e. Daftar Hadir Siswa Remidi dan Pengayaan.
    f. Daftar Hadir Guru Pembimbing.
  3. Bimbingan Konseling
    Bukti Fisik
    a. Buku Program BK
    b. Pelaksanaan Kegiatan BK

Demikian secuil pengalaman menjadi guru yang sekarang masih dijalani untuk berharap menjadi Guru Era Baru yang Profesional, walau itu perlu waktu .

“Artikel ini diikutkan dalam lomba menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10″

 

1,149 total views, 2 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (8)

  1. Avatar of Iwan Sumantri

    @Pak M.Subakri : makasih atas apresiasinya, biasa belajar menulis yang detail untuk belajar memperbaiki tulisan Pak.
    Ya administrasi seperti itu Pak, tapi bisa disiasati dengan kemajuan teknologikan, sekali ketik bisa dipakai untuk Matpel yang lain, seperti format2nya ! Seribet apapun selama kita punya keinginan untuk membuatnya jadinya ngga ribet !

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!