2

Guru dengan Teknologi serta Media Sosial (+3)

Fadhel Islamy Husada May 24, 2017

Komunikasi dalam KBBI berarti pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Dalam kehidupan sehari – hari, mustahil tidak adanya komunikasi diantara dua pihak yang menghubungkan keduanya untuk mencapai maksud dan tujuan tertentu. Komunikasi secara umum dapat berupa komunikasi verbal (lisan), dan komunikasi tertulis. Dalam pendidikan, tentu 2 bentuk komunikasi ini menjadi salah satu bagian penting dalam berlangsungnya proses belajar mengajar.

Tenaga pengajar di Indonesia merupakan salah satu elemen penting dalam tumbuh kembangnya pendidikan di negeri ini. Interaksi yang baik antara pengajar dan pelajar perlu dibangun sebaik mungkin agar tercapainya tujuan utama proses pembelajaran yang terkait dengan pemahaman materi yang bersangkutan, penanaman nilai, serta pendidikan karakter pelajar itu sendiri. Selama ini, komunikasi satu arah dari pengajar ke pelajar sering menjadi salah satu permasalahan utama karena pasifnya pelajar dan kurang “menarik”-nya cara komunikasi pengajar sehingga tidak terjadinya interaksi yang apik. Dewasa ini, teknologi telekomunikasi merupakan salah satu elemen penting dalam media komunikasi. Semakin berkembangnya zaman, divais komunikasi semakin berkembang dan menjadikan komunikasi tatap muka menjadi berkurang.

Penulis mengangkat sebuah kasus dimana seorang dosen menghibur mahasiswanya menggunakan sebuah video yang berisi dirinya sendiri sedang mencoba menghapus sebuah tulisan di papan tulis dan telah diedit dengan sedemikian rupa sehingga memberikan kesan yang unik kepada mahasiswanya. Ini menunjukan kreatifitas seorang tenaga pengajar yang mampu membaur dengan mahasiswanya sehingga membentuk sebuah pola pikir baru pada pihak yang diajarkan bahwa sang tenaga pengajar tidak gagap teknologi dan mampu memberikan sebuah “Impression” terhadap pihak yang dia ajar. Perilaku yang ditunjukan oleh dosen ini pun mampu menjadi sebuah “booster” ketika para mahasiswa merasa bosan dalam perkuliahan.

Salah satu dampak pentingnya peran teknologi dalam bidang pendidikan adalah mudahnya komunikasi yang dapat dibangun oleh pelajar dengan pengajar sehingga beberapa aktifitas yang melibatkan dua pihak ini tidak perlu bertatap muka langsung. Sebagai contoh, pembagian kelompok belajar yang dapat dilakukan melalui pesan singkat, tutorial yang dapat dilakukan dengan video call, serta pemanduan penggunaan teknologi dan fasilitas yang mendukung pembelajaran . Adanya media sosial juga sejatinya dapat memudahkan pekerjaan seorang tenaga pengajar dalam interaksi dengan sang pengajar, sebagai contoh, pemberian materi yang berbasis e-learning, diskusi pada media sosial, serta pembelajaran berbasis studi kasus yang dapat dilakukan melalui media sosial maupun secara langsung dengan mengangkat tema media sosial karena pelajar rata – rata memiliki kaitan erat dengan media sosial, terutama dewasa ini, sehingga pembelajaran pun menjadi menarik bagi mereka

 

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru”

724 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar