21

Contoh Pembelajaran Tematik Integratif Melalui Proyek (+9)

Bu Etna @gurutematik April 3, 2014

Selamat Pagi Guraru. Insya Allah kita semua dalam keadaan sehat wal afiat. Pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PBL/ PjBL) sebenarnya telah dikembangkan sejak lama. Namun banyak mengalami kendala. Dewasa ini PBL sudah menjadi tuntutan jaman. Jika kita tidak segera melaksanakannya, tentulah hasil pendidikan di Indonesia tak dapat maju dengan pesat.

Alhamdulillah, sebagian guru dapat melaksanakan PBL diantara pembelajarannya. Hal ini saya ketahui dari undangan beberapa sekolah dan guru yang meminta bantuan saya untuk menjadi guru pendamping. Selain itu, dalam jurnal pendidikan dan beberapa laporan pembelajaran di beberapa website sekolah serta blog guru juga dapat kita temukan. Marilah Guraru, kita posting PBL agar dapat dijadikan acuan. Insya Allah layanan pendidikan melalui PBL akan mengarah pada HOTS (High Order Thinking Skills) atau tingkat berpikir tinggi, hingga C-5 dan C-6. Jika HOTS dilaksanakan melalui konsep abstrak dan kurang diaplikasikan ke dalam kehidupan nyata, maka pembelajaran umumnya mengarah ke hafalan dan mengacu ke LOTS (Low Order Thinking Skills).

Ketika saya menerapkan PBL dalam pembelajaran konsep larutan, khususnya pentingnya minuman sehat alami dari berbagai buah, para siswa menantang untuk diikutkan lomba. Dari hasil penilaian oleh beberapa tim juri yang terdiri atas siswa tutor sebaya, laboran, dan saya, akhirnya kelompok “Manfaat Tomat” yang proposal proyeknya terbaik kami ikutkan lomba. Alhamdulillah, dari ratusan proposal yang masuk, kelompok tomat ini mendapat dana kegiatan sebesar 5 (lima) juta rupiah dan dana ini mereka kelola sendiri.

Karena proyek ini tergolong besar, maka jadwal kegiatan proyek harus ketat, disiplin harus ditegakkan. Jika guru atau tutor sebaya teledor sedikit saja, tujuan proyek akan sulit tercapai. Hal ini merupakan salah satu disadvantages (kekurangan) PBL. Oleh sebab itu, sebelum guru memutuskan untuk melaksanakan PBL, program harus dievaluasi dengan cermat.

Berikut ini adalah beberapa foto kegiatan PBL dan di bawah saya sematkan sebagian video PBL ketika sosialisasi hidup sehat alami. Salah satu pertanyaan yang sering diungkap dalam PBL: “What we do with the knowledge?” Telah terjawab di sini. Hal ini merupakan KUNCI (The Key) dari pendidikan bangsa di abad ke 21 ini.

Gambar 1: Diskusi kelompok untuk merumuskan masalah. Guru sebagai fasilitator, membimbing mereka dengan tut wuri. Guru mendengarkan penjelasan mereka dan selalu bertanya pada hal-hal yang kurang jelas atau argumentasi yang kurang kuat. Saya berupaya untuk tidak mengintervensi mereka. Alhamdulillah, ide mereka bagus sekali. Foto kedua adalah presentasi kelompok. Mereka bergantian menjelaskan proyeknya dengan menggunakan portofolio. Respon dan kritik membangun diterima dan digunakan untuk merevisi proyek.

Presentasi PBL

Gambar 2: Siswa sedang melaksanakan sosialisasi manfaat jus tomat ke masyarakat di sekitar sekolah. Berikut salah satu ibu sedang berdiskusi dengan 2 siswa. Ibu Ida (Ibu Musodaqotul) ini sanggup menjual jus tomat dan turut mensosialisasikan hidup sehat alami. Foto kedua menunjukkan ibu Ida sedang praktik membuat jus tomat sesuai resep sehat dari siswa. Ibu Ida memperoleh dana dan alat pembuat jus.

PBL survey masyarakat

Gambar 3: Ruang tempat berjualan di rumah bu Ida ini cukup bersih. Peralatan dan cara mengatur ruangan bagus hingga menarik pembeli. Tomat yang dipilihnya juga mengikuti aturan yang sudah ditentukan oleh siswa. Dari gambar tampak jus tomat bu Ida laris manis. Alhamdulillah. Karena bu Ida sukses, maka siswa memberi tambahan alat pembuat jus dan diberitahukan kepada ibu Ida bahwa kedua alat dan dana sebesar 50 ribu rupiah dihadiahkan kepada beliau. Bu Ida gembira sekali dan hingga kini beliau masih berjualan jus tomat.

PBL Jus tomat

Video berikut menunjukkan upaya siswa dalam melaksanakan sosialisasi hidup sehat alami dengan jus tomat pada warga sekolah, khususnya guru, WK, dan karyawan TU. Demikianlah cuplikan PBL yang pernah saya lakukan. Insya Allah bermanfaat.

18,870 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

About Author

Bu Etna @gurutematik

Saya guru kimia di SMAN 16 Surabaya sejak tahun 1973 hingga Desember 2011. Saya sudah purna tugas sebagai PNS, namun Insya Allah saya tetap mengajar untuk melayani bangsa hingga akhir hayat. Pembelajaran yang saya lakukan dapat melalui blog, sms, email, atau yang lain. Saya selalu berupaya untuk mengajar kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sebagian dari pengalaman ini sudah saya tulis di blog saya. Insya Allah saya dapat menulis secara rutin, termasuk permintaan pengguna blog.

View all posts by Bu Etna @gurutematik →

Comments (21)

  1. Thanks banget Bunda Etna atas ilmu praktek PjBl-nya. Saya pun belum pernah mempraktekkan hal ini. Jadi saya akan ikuti terus info PjBL ini dari Bunda Etna dan guraruers lainnya! #sambil nyari ide buat PjBL IPS. 🙂

  2. Sama-sama pak Taufik. Oh bpk belum pernah sama sekali menerapkannya? Mungkin saya kimia jadi banyak kehidupan sehari-hari yang terkait dengan kompetensi yang harus dikuasai siswa. Insya Allah contoh dari rekan Guraru dapat menginspirasi. Thx so much responnya. Salam sehat selalu.

  3. Pak @Sukani memang PBL syarat minimal langkahnya ada 3. Perumusan masalah, perencanaan dan pelaksanaan, pelaporan dg presentasi. Yg ideal dianjurkn siswa interaksi dg masyarakat dlm metode riset atsu survey. Insya Allah Guraru dpt memprogram PBL tugas tanpa riset dan dg riset. Semoga bermakna. Amin. Thx.

  4. Ibu ternyata guru kimia ya, senang sekali saya dapat berkenalan dengan ibu. Ayo mengembangkan PBL senyampang bulan April ini tema dari admin adalah PBL. Insya Allah postingan pengalaman kita di sini bermanfaat bu, tak hanya di lingkungan sekolah kita saja. Saya tunggu ya bu. Salam.

  5. Bergabung dg Guru Era Baru membuat saya ikut bertanggung jawab terhadap Pembelajaran Era Baru. Rasanya sbg anggota Guraru saya harus melaksanakan Peraru. Insya Allah bisa. Mari Guraru melalui sharing di web yg amat hebat ini kita lakukan layanan bangsa sesuai era baru. Semoga lancar dan sukses. Amin.

  6. Keren, Bu. Buat saya ini pengetahuan (bukan pengalaman) baru. Tentu saya harus belajar baik-baik agar mampu melaksanakannya juga. Terima kasih banyak-banyak, Bu Etna. Tulisan Ibu selalu memberi pencxerahan, hehe. Salam hormat, Bu.

  7. Amin ya rabbal alamin. Terima kasih banyak pak Rasyid. Insya Allah bpk bisa mensosialisasikan PBL ini ke guru-guru. Seluruh mata pelajaran dapat melaksanakannya pak, dari yang paling sederhana saja. Seluruh aspek dalam kehidupan kita dapat dijadikan PBL, malahan itulah maksudnya. Siswa belajar dari apa yang biasa dilakukannya, agar dari pengalaman nyata (bukan instan) mereka menyadari pentingnya segera meningkatkan taraf hidupnya. Sungguh PBL itu luar biasa pak, apapun yg terdekat dg siswa dipelajari. Insya Allah contoh-contoh PBL di web Guraru ini dapat bermanfaat untuk acuan guru menuju menerapan kurikulum 2013. Salam hormat dan Insya Allah kita semua sehat selalu.

  8. Amin ya rabbal alamin. Thx so much bu respon dan doanya. Iya nih saya sdh tak banyak memberi les privat. Home schooling madih. Senang sebab ada home industry juga. Termasuk PBL keluarga bu hehe. Ayo bu postingkn tulisan ibu ke sini. Kangen skl lho. Salam sehat selalu. Saya dore ini ke Jkt sd minggu.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar