0

Cara Terbaik Menanamkan Nasionalisme Kepada Murid (0)

Pengelola Guraru August 16, 2017

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, serangkaian acara dan perlombaan dalam merayakan hari kemerdekaan selalu digelar. Selain menyambut HUT RI dengan kemeriahan, momen ini juga bisa dimanfaatkan untuk menguatkan rasa nasionalisme para generasi muda, khususnya siswa, di lingkungan sekolah. Membangun dan menjaga rasa nasionalisme dinilai penting agar siswa dapat membentuk kepribadian, menanam rasa saling menghargai, dan mengetahui identitas bangsanya.

Rasa nasionalisme tidak dapat tumbuh hanya dengan memaksakan anak didik menghafal Pancasila. Lantas, bagaimana agar siswa memiliki sikap nasionalisme dan cinta tanah air? Semangat nasionalisme bisa ditumbuhkan, dipupuk, dan dibudidayakan dengan metode sederhana sebagai berikut:

Metode Menyanyi

Jaman sekarang sungguhlah berbeda dengan masa generasi 90-an. Pada masa itu, anak-anak tumbuh dengan lagu-lagu anak-anak yang mendidik dari beberapa penyanyi cilik. Namun anak-anak jaman sekarang justru ‘terpapar’ lagu-lagu dewasa yang banyak disiarkan televisi.

Metode Menyanyi

Oleh karena itu, sering-seringlah Guraru mempopulerkan lagu-lagu nasionalisme di sekolah. Lewat lagu, anak didik bisa belajar banyak tentang nilai-nilai kebangsaan, semangat persatuan, dan rasa cinta tanah air. Selain itu, terapkan pula lagu-lagu bertema nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya untuk momen upacara bendera atau pelajaran seni.

Metode Wisata

Salah satu cara untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme anak didik adalah melalui berwisata. Dengan memperkenalkan keindahan alam dan keunikan budaya Indonesia, hal ini dapat mengugah rasa keingintahuan siswa sekaligus membangkitkan rasa bangga terhadap negara.

Metode Wisata

Selain itu, Guraru juga bisa mengadakan acara karyawisata ke tempat-tempat bersejarah seperti museum dan monumen perjuangan. Seperti pepatah ‘Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya’, maka berwisata ke museum menjadi pilihan yang tepat. Museum tak hanya membantu mengenalkan sejarah bangsa tetapi juga beragam informasi yang inspiratif bagi siswa untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.

Metode Bercerita

Bercerita atau mendongeng tentang sejarah kemerdekaan, perjuangan para pahlawan atau segala hal tentang Indonesia juga dapat membantu meningkatkan rasa nasionalisme. Selain itu, bercerita tak hanya sekadar membuka cakrawala pengetahuan siswa, tetapi juga melatih memori para siswa untuk terbiasa mengingat banyak hal, seperti mengingat latar belakang sejarah, nama-nama tokoh, dan sebagainya.

Metode bercerita

Jadi, cobalah ceritakan sejarah apa saja yang Guraru ketahui. Ada banyak pelajaran, hikmah, dan pesan moral yang mendidik yang bisa menjadi membantu menumbuhkan karakter dan jiwa nasionalisme dalam diri siswa. Ceritakan dengan cara yang menarik ya, agar murid-murid tidak bosan.

Metode Gambar dan Buku

Sekarang ini sudah jarang anak-anak yang mau membaca buku, terutama buku sejarah. Oleh karena itu, cobalah Guraru memotivasi siswa untuk memiliki minat membaca. Dari minat baca akan tumbuh rasa ingin tahu, dan dari rasa ingin tahu akan tumbuh sebuah keputusan.

Metode Gambar dan Buku

Selain buku, gambar pahlawan nasional juga sebaiknya dipasang di dinding kelas untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme. Para siswa pun dapat meneladani karakter para pahlawan. Atau mengajak murid untuk berkreasi mencari gambar pahlawan lalu memasangnya di dinding kelas dengan tampilan yang menarik.

Selain empat metode di atas, Guraru juga bisa menanamkan rasa nasionalisme di lingkungan sekolah dengan cara lain. Beberapa tindakan dan kebiasaan berikut ini dapat menumbuhkan semangat kebangsaan dan rasa nasionalisme peserta didik.

  1. Memupuk rasa nasionalisme melalui mata pelajaran, khususnya pelajaran Sejarah dan Pendidikan Kewarganegaraan.
  2. Menerapkan jiwa rela berkorban cinta tanah air dengan melatih siswa aktif berorganisasi dan berkompetisi.
  3. Menanamkan rasa cinta tanah air dengan kegiatan ektrakulikuler Pramuka dan pasukan khusus pengibar bendera.
  4. Memastikan siswa menghormati simbol-simbol negara seperti lambang burung garuda, bendera merah putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya.
  5. Memastikan seluruh siswa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat di sekolah, bukan hanya menggunakan bahasa inggris saja.
  6. Memperkenalkan keberagaman kebudaya bangsa, mulai dari lagu, tarian hingga permainan tradisional.

Ingat Guraru, para pelajar merupakan satu-satunya harapan bangsa untuk bisa lebih maju lagi. Dengan cara-cara di atas, semoga bangsa Indonesia terus mampu mencetak generasi bangsa yang cinta persatuan dan kesatuan bangsa, ya!

255 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar