4

Belajar Sejarah Dengan QR Code (+2)

Rusdi Mustapa May 14, 2017

Salam Guraruer,

DSCF7399Menjadi harapan semua guru ketika menyampaikan pembelajaran, siswa bisa mengikuti dengan penuh antusias. Karenanya seorang guru dituntut untuk bisa menghadirkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Sejarah adalah mata pelajaran yang lebih banyak mengedepankan aspek kognitif dan afektif. Tidak heran jika pada saat pembelajaran sejarah, banyak siswa yang kurang antusias, karena penyampaian guru kurang menarik, membuat mengantuk, dan bahkan membosankan ( testimoni sebagian siswa yang saya tanya ).

Dari kenyataan itulah, saya berusaha menampilkan pembelajaran sejarah yang “berbeda” di mata siswa. Berbeda dalam arti metode, media dan pendekatannya. Karena itulah saya berusaha menggunakan teknologi informasi (IT) dalam pembelajaran, karena jika hanya disampaikan dengan lisan saja, maka kurang menarik bagi siswa. Hal inilah yang kemudian membuat saya berfikir keras untuk “menguasai” IT yang bisa diterapkan dalam pembelajaran sejarah. Mulailah “bergerilya” mencari informasi secara aktif seputar IT, mulai dari penggunaan aplikasi-aplikasi yang bisa diterapkan dalam membuat media pembelajaran. Dari hasil searching akhirnya saya mendapat sebuah aplikasi yang bernama QR Code.

QR Code ( Kode QR) adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.

Mengapa saya mengenalkan QR Code pada siswa ? Alasan paling mendasar adalah bahwa pembelajaran di era teknologi saat ini menuntut semua guru untuk juga berpacu menyesuaikan. Jangan sampai sebagai guru kita tertinggal jauh dari siswa dalam penguasaan teknologi. Pembelajaran berbasis IT  merupakan sebuah keniscayaan. Alasan kedua adalah banyak siswa yang sudah memiliki perangkat komunikasi yang sudah canggih ( bahkan gurunya malah kalah hehehe ), seperti tablet, android, I-pad, dan lainnya. Sehingga sangat disayangkan jika “potensi” perangkat komunikasi yang sudah canggih tersebut tidak di maksimalkan, terutama dalam pembelajaran. Tinggal bagaimana sebagai guru bisa mendampingi dan mengarahkan.  Inilah ikhtiar dan komitmen saya untuk  meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah.

Bagaimana penggunaan QR Code dalam pembelajaran sejarah ?

Salah satu prinsip pokok pembelajaran abad ke-21 yaitu Instruction should be student-centered, maka pengembangan pembelajaran seyogyanya menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Siswa ditempatkan sebagai subyek pembelajaran yang secara aktif mengembangkan minat dan potensi yang dimilikinya. Siswa tidak lagi dituntut untuk mendengarkan dan menghafal materi pelajaran yang diberikan guru, tetapi berupaya mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya, sesuai dengan kapasitas dan tingkat perkembangan berfikirnya, sambil diajak berkontribusi untuk memecahkan masalah-masalah nyata yang terjadi di masyarakat.

Bagaimana penerapannya ? Nah, inilah yang saya kenalkan kepada siswa, bagaimana memaksimalkan QR Code dalam pembelajaran sejarah. Siswa akan mengalami pengalaman baru belajar sejarah, dimana materi akan dibuat dalam format “QR”. Untuk bisa melaksanakannya tentu saja membutuhkan perangkat android. Untuk bisa memecahkan kode QR, siswa mesti menginstall aplikasi pembaca QR Code yaitu QR Code Reader dari Google Play.

google play

Untuk penerapan pembelajaran sejarah menggunakan QR Code ini, siswa saya bagi dalam kelompok-kelompok dengan anggota antara 5 – 6 orang. Hal ini dilakukan karena pembelajaran yang efektif adalah ketika siswa bekerja secara bersama (collaborative learning), di mana akan terjadi kerjasama yang dinamis, saling membantu dalam memecahkan masalah serta mampu mencapai sukses bersama. Setelah terinstall di android, selanjutnya saya memberikan kode QR materi ” Peristiwa Seputar Proklamasi” yang menjadi pokok bahasan.

Code

DSCF7396Secara bersama siswa bekerjasama memecahkan  kode QR yang  berisi perintah untuk dilaksanakan. Cara menggunakan kode QR adalah cukup dengan mengarahkan kamera pada kode QR, hingga muncul warna kuning berkedip, hingga secara otomatis, kamera pada ponsel anda menangkap gambar dari QR Code tanpa menggunakan shutter kamera anda.

Dalam pelaksanannya ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Terlihat siswa banyak bertanya tentang masalah yang mereka temukan. Secara intensif saya memberikan arahan dan bimbingan agar siswa bisa memecahkan masalah yang ditemui. Alhamdulillah dengan kesungguhan dan rasa ingin tahu yang besar akhirnya mereka bisa melaksanakan kegiatan tersebut.

DSCF7395

Album lebih lengkap kegiatan pembelajaran sejarah dengan menggunakan QR Code bisa dilihat di bawah ini

Kegiatan Pembelajaran Sejarah dengan QR Code

Kemajuan teknologi memang harus disikapi secara bijak. Pemanfaatan IT dalam pembelajaran adalah sebuah keniscayaan di era digital saat ini dan tugas gurulah untuk mengarahkan, mengawasi serta membimbing siswa dalam pemanfaatannya sehingga bisa menunjang prestasi belajar siswa.

Maju terus pendidikan Indonesia..!!

————————————————–

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru

1,255 total views, 1 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar