2

Belajar Matematika Menggunakan Kue Tradisional Bima “Pangaha Bunga” (+1)

Muhammad Yusuf May 26, 2017

Pangaha bunga adalah merupakan salah satu jenis kue tradisional daerah Bima yang sangat terkenal, terutama bagi masyarakat Bima yang ada diperantauan. Tiap kali mereka memesan oleh-oleh dari Bima, mereka tidak pernah lupa untuk memesan pangaha bunga. Bahkan masyarakat Bima yang saat ini masih berdomisili di daerah Bima sendiri senantiasa membeli pangaha bunga sebagai jajanan keluarga di rumah. Pada setiap acara do’a atau mbolo weki (pertemuan keluarga dan kerabat menjelang acara-acara penting, seperti pernikahan atau sunatan), pangaha bunga adalah merupakan jajanan wajib yang selalu ada untuk disajikan pada para tetamu yang hadir.

Dasar penamaan pangaha bunga itu sendiri adalah karena kue tersebut berbentuk menyerupai bunga (pangaha dalam bahasa Bima berarti kue). Pangaha bunga merupakan makanan khas daerah Bima yang turun termurun masih dilestarikan hingga saat. Menurut sejarahnya, asal mula pangaha bunga dikenalkan oleh orang-orang Melayu. Pangaha bunga awalnya hanya berkembang di Kampo Melayu (Kota Bima), dimana para guru ngaji yang berasal dari Melayu tinggal. Saat ini pusat pangaha bunga telah bergeser ke daerah Sila (Kabupaten Bima). Ada dua model pangaha bunga yang ada di Sila saat ini, yaitu seperti tampak pada gambar berikut.

15078888_1842188889398490_3903322457959896305_n

Adanya dua model tampilan pangaha bunga itu mengilhami saya untuk menggunakannya dalam kegiatan pembelajaran Sistim Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) mata pelajaran Matematika Kelas VIII di SMP Negeri 1 Bolo. Cara penggunaan kedua model pangaha bunga tersebut adalah dengan menghitung banyak bunganya, contohnya jika ada dua buah pangaha bunga model pertama dan tiga buah pangaha bunga model kedua maka ada berapa total banyak bunga dari kedua model pangaha bunga tersebut?. Kemudian untuk mengarahkan ke pembelajaran SPLDV dibuatlah masalah seperti jika banyak pangaha bunga ada tujuh dan total banyak bunga ada 33 buah maka berapakah banyak pangaha bunga model pertama dan pangaha bunga model kedua yang ada?.

Siswa terlihat sangat senang mengikuti kegiatan pembelajaran, mereka juga terkadang ada yang belajar sambil menyantap pangaha bunga yang gurih dan renyah tersebut. Saya sama sekali tidak keberatan dengan hal itu, bahkan saya mengizinkan mereka untuk membeli air minum gelas untuk melengkapi santapan mereka. Sayapun sangat senang karena siswa saya bisa memahami pembelajaran SPLDV dengan cepat.

edit1 edit2 edit3

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guru Era Baru

427 total views, 3 views today


Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar