5

Apakah Itu Idoling(?) (+4)

Aziz Muhammad May 7, 2015

Seperti tema yg ada ‘Apakah itu idoling”

Mungkin banyak orang yg blm tahu apa itu idoling

idoling adalah kegiatan menyukai individu maupun banyak orang karena suatu hal yg kita sukai, entah karena sifatnya,parasnya, dan mungkin suka dgn genre lagunya jika yg kita idolakan adalah grup musik. Idoling juga masuk dalam hal yg memengaruhi  pengembangan diri tiap indvidu loh..

Jadi “Idoling” yg sebenarnya apa sih? Hobby?Pekerjaan?Apa cuma buat ada adaan saja?

Kalo menurut gw disini idoling adalah hobby yg bisa bikin kita semangat entah pas kita ngeliat artis yg kita idolakan ataupun mungkin band yg kita sukai. Menurut gw dalam masa remaja mencari sosok idol yg tepat adalah hal yg penting agar kita bisa semangat dalam ngejalanin hidup ini.

lagu-terbaik-dan-terpopuler-jkt48

Nah ada yg tau gambar diatas mungkin?

Yapp benar.. JKT48

JKT 48 adalah bentukan idol group dari jepang yg mengikuti sister group mereka di jepang yaitu AKB48

Pada awal kemunculannya.. Group ini langsung disambut hangat oleh kalangan remaja maupun dewasa di indonesia khusus kaum “Lelaki”. Wajar mengapa kaum lelaki yg banyak menyukai group ini, mungkin karena para yg cantik dan menggemaskan anggotanya dan mungkin juga karena lagu lagu yg membuat semangat.

DSC00892

 

Rasa senang, rasa hangat ketika idol menyapa para fans,, semua sensasi idoling itu luar biasa,, dan hanya bisa dirasakan oleh fans,, semua orang yang sekarang menjadi fans seorang idol itu pasti awalnya bukan seorang fans juga kan,, yang orang awam sekarang rasakan pernah dirasakan oleh fans

Nah selain mempunyai sisi baik, idoling juga mempunyai sisi negatif

Ciri-ciri idoling destruktif, terang Vera, psikolog anak dan keluarga, yaitu melakukan hal-hal yang merugikan dirinya, seperti menghambur-hamburkan banyak uang demi membeli pernak-pernik idolanya sampai menjual barang-barang orangtuanya.

“Berbeda kalau membeli pernak-pernik langka, lalu dia jual lagi untuk dapat untung, itu justru baik,” kata psikolog yang berpraktik di RS Pondok Indah ini.

Pengembangan diri yang baik, lanjut dia, harus bersifat konstruktif, yaitu membuat seseorang melakukan hal-hal yang positif, seperti belajar menyanyi atau desain. Agar anak tidak terjebak dalam perilaku idoling yang destruktif, maka menurut Vera, orangtua perlu mengarahkan anak untuk melakukan penghayatan terhadap dirinya. “Katakan pada anak bahwa dirinya unik, memiliki kelebihan dan kekurangan yang tidak sama dengan orang lain, sehingga tidak perlu menjadi orang lain untuk jadi baik,” tuturnya.


1,479 total views, 1 views today

Tagged with:

Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar