• Rindu saja tidak cukup, pastinya
    aku harus menyebut
    sabut tak lagi berserabut
    itu pun tak juga cukup
    Rindu saja tidak cukup, teman
    kita berteman, teman dalam perjuangan, pastinya
    tapi mengapa tidak juga […]

  • SESUNGGUHNYA ingin sekali terus di sini. Bersama guru-guru hebat nan sejati. Sembari belajar dan membimbing diri, ilmu bertambah dari hari ke hari, silaturrahim pun terpupuk untuk penguat diri.

    Tapi dan tapi, […]

  • Biar udah umuran tapi masih merasa masih ‘baru’ macam saya, boleh ikut kan? Nama: M. Rasyid Nur, Karimun Kepri. Nah ini saya kirimkan, sekurang-kurangnya menambah ramai ehm. […]

  • ThumbnailDEBAT merupakan salah materi yang dikembangkan dalam pembelajaran Mata Pelajaran (MP) Bahasa Indonesia. Debat merupakan bagian dari pembelajaran Keterampilan Berbicara. Selain kompetensi Keterampilan Menyimak […]

  • Pak Iwan Sumantri, Pak Umar Tholib, Pak M. Subakri dan Pak Saleh saya akan coba aktif lagi seperti dulu-dulu lagi. Saya setuju, mari kita ramaikan blog kesayangan ini. Salam hormat dan salam sukses selalu untuk […]

  • Pak Iwan, kapan-kapan, bantu saya, ya. barangkali saja saya nanti punya naskah yang dapat dipertimbangkan, hehe. Selamat dan sukses, Pak Iwan atas lahirnya buku ini. Kata Pramudya, penulis buku itu tidak akan […]

  • ThumbnailBISMILLAH, begitu lama. Ya, terasa sudah sangat lama. Kesibukan kerja dan tidak cerdas mengelola masa, membuat saya tidak sempat singgah. Ya, seperti terlupa karena lama tak singgah di halaman penuh inspirasi dan […]

  • Baru bisa mengikuti di dunia maya. Pernah mau ikut bahkan sudah beli tiket. Tapi Tuhan tidak mengizinkan karena masih beralangan di detik-detik mau berangkat. Semoga terus sukses.

  • LIBUR akhir tahun yang bertepatan dengan libur semester pasca penyerahan rapor pendidikan bagi guru sangatlah penting. Dari tiga kali libur dalam setahun (libur semester genap, libur puasa dan libur semester […]

  • Sama-sama, Bu Etna. Sudah lama kita tak kontak via blog kesayangan ini. Puisi itu adalah ungkapan perasaan yang pasti dirasakan oleh setiap kita. Masa kecil kita adalah masa-masa kita begitu mesra dengan ibu kita. […]

  • Benar, Pak Tutut. Tiada duanya kasih sayang yang kita terima sebagaimana diberikan ibunda kita. Terima kasih sudah singgah. Salam sukses selalu.

  • PESAN Untuk Ibu dari Jauh, adalah sebait puisi yang saya tulis beberapa waktu lalu. Malam ini, tidak sengaja saya menemukannya di file lama ketika saya mencari-cari tulisan-tulisan lama. Ketika coretan ini saya ulang baca, dan kebetulan pada hari Senin (22/ 12) ini adalah hari bersejarah buat ibu: inilah Hari Ibu yang setiap tahun diperingati selalu.

    Setelah berpikir sejenak, saya memutuskan untuk dipublish kembali di blog guru kesayangan ini. Sebagai mengetuk hati sendiri untuk terus mengenang jasa-jasa ibu, maka saya posting puisi ini. Tentu saja saya berharap, pengakuan akan betapa besarnya jasa ibu ini dapat mengetuk hati siapa saja. Ibu adalah guru utama buat siapa saja. Selamat menikmati:

    pesan untuk ibu di hari ibu
    tidak pernah aku lupa pada
    jasa-jasa yang tiada duanya
    ketika aku tiada menjadi ada
    karenanya
    emak yang kini renta di desa
    nun jauh di sana

    bertahun-tahun emak memelihara
    merawat menyuapi dan membelai kami
    malam siang dan pagi hari
    tiada henti karena apa pun terjadi
    memandikan kami di kali
    walau jauh dari gubuk kami
    emak berjalan kaki membawa kami
    ke tepian mandi nan jernih

    emak terkadang tidak makan nasi
    yang ada hanya ubi
    tanaman yang disiram keringat setiap hari dari pagi ke pagi
    adalah pengganti nasi

    emak tidak juga berhenti
    emak tetap bekerja untuk kami lima orang anaknya
    emak tetap berdoa untuk ayah yang meninggalkannya dan kami anak-anaknya

    kini aku sudah pergi meninggalkan emak dan adik-adik
    bertahun-tahun sudah tidak serumah lagi
    di gubuk lapuk yang dulu membesarkan kami
    emak hanya kudengar suaranya dari henpon tetangga
    aku tidak jua mengirimkan henpon untuknya sendiri

    jika ada kumpulan recehan yang berlebih
    dari menjual barang rongsokan dan besi karatan
    atau dari koran bekas yang dikumpulkan
    uang itu itu tidak cukup untuk menambah
    hasil kebun yang ditanam bersama

    adik-adikku juga sudah tidak lagi bersekolah
    membantu ibu mencangkul karena sudah tamat sekolah
    masuk SMA apa lagi kuliah tiada biaya

    hari ini
    seharusnya aku mencium emakku
    tapi emak sangat jauh di sana
    aku tidak bisa pulang karena ongkos tiada
    aku juga tidak bisa mengirimkan uang untuk membantu emak di sana
    maafkan anakmu, ibu
    maafkan karena belum bisa juga berterima kasih
    sebagaimana pesan ibu bapak guru, dulu
    oh ibu, jangan tutup pintu syurga yang emak simpan itu
    anakmu akan kembali entah berapa tahun lagi

  • Sebagai guru memang tugas itulah yang akan kita laksanakan, hehe.

  • Benar, Bu Etna. Menurut beberapa teman yang sudah enjoy dengan K-13 mengatakan kalau proses pembelajaran dengan kurikulum baru ini sebanrnya sangatlah baik. Hanya tergantung kepada guru juga. Seperti dijelaskan […]

  • SETELAH Menbuddikdasmen, Anies Baswedan mengeluarkan surat bernomor 179342/MPK/KR/2014 tanggal 5 Desember 2014 tentang penundaan implementasi K-13 (Kurikulum 2013) bagi sekolah-sekolah yang baru memulainya pada […]

  • Sama-sama, Pak Kasmadi. Terima kasih, sudah berkunjung ke catatan singkat ini. Lama tidak kontak di Guraru. Semoga Guraru terus maju.

  • HARI ini, Sabtu (25/ 10/ 14) bertepatan dengan 1 Muharram 1436, Tahun Baru Hijriyah (TBH). Tak terasa, sudah satu tahun (qamariyah) kita bersama di tahun hijriyah. Sebagai guru, meskipun kita menghitung hari […]

  • Amiin, terima kasih, Pak Kasmadi atas doanya. Doa Bapak adalah doa kita bersama.

  • Benar, Bu Etna. Pasti ada banyak tindak-tanduknya yang positif dan dapat diteladani. Kepergiannya secara hampir bersamaan itu adalah salah satu petunjuk dari Allah bahwa hubungan baik di antara keduanya sebagai […]

  • Load More

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar